The Traitor : Relic War

The Traitor : Relic War
Prolog [Arc 1 - The Truth Is?]


__ADS_3

Apa yang pertama kali terlintas dalam pikiranmu ketika mendengar atau membaca kata "Kehidupan"?, Tidak, tidak aku ubah pertanyaan nya, apa definisi mu tentang kehidupan, ayo beri tahu aku...


Apa mungkin kau pikir kehidupan itu adalah sebuah aktifitas nyata, misalnya begini kau hidup untuk tumbuh dewasa, saat kau sudah dewasa kau akan di penuhi dengan banyak aktivitas, entah mungkin itu adalah pekerjaan yang harus kau lakukan untuk memenuhi kehidupan mu, atau mungkin menikah dan hidup sebagai keluarga bahagia bersama istri dan anakmu Sampai maut memisahkan?, tunggu apa itu bisa di sebut kehidupan..


Lupakan, Kalau kau bertanya padaku apa yang ku pikirkan tentang kehidupan maka aku akan menjawabnya sebagai sebuah Takdir, Maksudku ayolah coba pikirkan, pertama tentang apa itu Takdir, bukankah itu adalah sesuatu yang sudah di tentukan oleh sang pencipta... Misalnya kau di lahirkan pada keluarga kaya ataupun miskin itu adalah sebuah takdir... Benarkan?


Lalu kenapa Kehidupan adalah sebuah Takdir, Itu karena aku berpikir kita dihidupkan dengan tujuan yang jelas bukan?, Yah benar tujuan kita hidup semua hanyalah satu....


Mati...

__ADS_1


Itu adalah Takdir yang sudah pasti dan tidak dapat di ubah bagaimana pun kau berusaha, Bagaimana caramu mati juga merupakan sebuah Takdir, Entah itu Tertusuk Pisau Di Jalanan, Tertabrak Truck, Mati Karena Syok, Mati karena Penyakit, Terkena Sambaran petir, Terkena Sengatan listrik, semua itu adalah Takdir yang di miliki setiap orang, Tapi Pada akhirnya semua Takdir akan sama yaitu Mati.


Lalu untuk kehidupan yang Takdirnya sendiri sudah kau tau bagaimana akhirnya untuk apa kau menjadi sangat percaya Diri, Seperti para artis mungkin, atau para orang populer yang berusaha menjadi terkenal di kehidupan mereka yang sekarang.


Pada akhirnya mereka juga akan mati bukan?, Apa aku salah?, Tidak... Aku tidak salah... Untuk ukuran orang seperti ku itu sudah sangat merepotkan, aku yang sudah tau bagaimana akhirnya takdirku sendiri sudah menerima semuanya dengan lapang sehingga aku tidak perlu lagi bersusah payah untuk merubah kehidupan ku yang sekarang.


Setidaknya itulah yang ku pikirkan sampai beberapa saat lalu, sampai saat ketika aku duduk di kelas, duduk di antara orang orang yang akan menjadi mayat di masa depan, kau tau kan maksudku adalah teman sekelas ku.... Ayolah jangan berharap kalau aku adalah seorang anti sosial, aku juga berteman dengan mereka, dan itu cukup menyenangkan.


Yah Itu Dia...

__ADS_1


KABOOMMM!!


Meskipun aku tidak mendengar nya karena kami saja(Aku dan Teman Sekelasku) tidak tau apa yang terjadi, jika tidak di beritahu oleh sosok yang menyebut diri mereka sebagai "Dewa Kehidupan & Dimensi" Ini.


Yah benar, Ini adalah kehidupan Ku, karena aku adalah tokoh utama dalam cerita ini...


Aku Zen Kanade, Anak laki - laki yang bisa di bilang sangat tidak peduli dengan yang namanya kehidupan, sampai ketika si Dewa Ini memberikan ku sebuah misi yang ku pikir akan berjalan sangat sulit.


Tidak, tidak masalah, lagipula aku menganggap kehidupan adalah sebuah Takdir bodoh, jadi tidak akan masalah jika aku membunuh seseorang, karena itu pasti adalah Takdir mereka sebagai Orang Yang memiliki Kehidupan.

__ADS_1


"Mari Kita Mulai, Ceritanya..."


Note : Thanks Yang Udah Baca :)


__ADS_2