TIDAK PERLU DENDAM

TIDAK PERLU DENDAM
TPD2_Agam membicarakan tawaran


__ADS_3

Awalnya aku ingin mengapload cerita tentang Agam dan Melati ini sebanyak 40 bab. Tetapi, karna viewnya makin hari makin anjlok. Kayaknya nggak jadi deh.


Aku akan cepat menyelesaikan cerita ini langsung ke intinya. Agar tidak bertele2 lagi.


SELAMAT MEMBACA YA.


***


Agam terbangun lebih dahulu dari pada Melati. Dia menatap wajah perempuan itu dari sofa.


Wanita yang bernama Melati itu tertidur sambil tertelungkup. Mungkin tadi malam, wanita itu terus saja memperhatikan wajah tampan Agam.


Tak tak lama kemudian, wanita itu menggeliat dan terbangun dari tidurnya.


Dia membuka mata dan langsung melihat ke arah Agam yang sedang duduk di sofa.


*Dia bangun lebih dulu. * Melati bangkit dari tidurnya dan duduk.


Dia tidak nyaman dengan kondisi yang sekarang. Dia sangat ingin menghindar.


Pilihan tepatnya, dia akan pergi ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya dan menggosok gigi.


Setidaknya, dia akan melakukan dua ritual itu.


Tak lama kemudian, Melati keluar dari kamar mandi.


Lelaki yang bernama Agam terus saja memperhatikan wajahnya.

__ADS_1


*Ada apa dengannya? kenapa wajahnya begitu serius?* Melati sungguh merasa aneh dengan tatapan Agam.


"Aku ingin bicara denganmu. "


"Kemarilah. " Agam menyuruh Melati untuk mendekat.


"Kau ingin berbicara apa? "


Agam hanya tersenyum tipis mendengar sapaan Melati. Yah, karena Melati menyebut dirinya kau.


Apakah tidak ada kata yang lebih sopan? mungkin begitu yang di pikirkan oleh Agam.


Hanya Melati yang berani melontarkan kata lancang tersebut untuk dirinya.


Melati sudah duduk di sofa, yang menyebabkan mereka berdua saling berhadap-hadapan.


"Langsung saja ke intinya. Aku sedang tidak ingin berbasa basi. "


"Begini Nona Melati, saya sedang mencari seseorang untuk bisa menjadi istri saya. Karena Ibu saya selalu saja mendesak saya untuk segera menikah. Jika anda bersedia untuk menjadi istri saya, maka saya akan bertanggung jawab sepenuhnya soal finansial anda. Saya ingin menawarkan anda sebuah kesepakatan. "


"Kesepakatan?"


Agam hanya menganggukkan kepalanya.


"Saya tidak ingin memaksa anda. Saya yakin anda membutuhkan uang, sedangkan saya membutuhkan seseorang untuk menjadi istri saya. Anda cukup berperan sebagai istri saya, dan setelah itu saya akan membayar anda. "


"Intinya, finansial anda akan terpenuhi jika anda menikah dengan saya. "

__ADS_1


"Dari sekian banyak wanita, kenapa anda menawari saya untuk menjadi istri anda. Saya rasa anda bisa mendapatkan siapapun."


"Lihat diri anda Tuan Agam, anda itu tampan dan juga mapan. Wanita manapun bisa anda dapatkan. "


"Bagaimana jika saya ingin mendapatkan anda? "


Deg.


Wajah Melati berubah menjadi merah merona karena mendengar perkataan Agam.


"Tadi anda bilang, saya bisa mendapatkan wanita manapun yang saya inginkan. Bagaimana jika saya menginginkan anda dan ingin mendapatkan anda?"


"Tapi ini begitu cepat. Kita baru saja bertemu dan tiba-tiba anda ingin menikahi saya dengan menawarkan bayaran. Apakah saya serendah itu di pandangan anda? "


"Kenapa anda tidak membayar wanita lain saja? " Melati sedikit tersinggung dengan tawaran yang di berikan oleh Agam.


"Maksud saya bukan begitu Melati. Saya hanya ingin menawarkan bantuan kepadamu. Jika kamu menjadi istri saya, maka tidak ada seorang pun yang bisa menyakiti kamu. Dan satu hal lagi, kamu bisa mendapatkan apa yang kamu inginkan."


*Aku memang membutuhkan uang pada saat ini. Tapi bagaimana?*


*Setidaknya dia mau menikahiku, siapa lagi yang akan menikahiku setelah kejadian ini? hidupku begitu suram, pacarku selingkuh dengan sahabatku sendiri. Orangtuaku telah tiada.* Melati berusaha memikirkan tawaran yang di berikan oleh Agam kepada dirinya.


"Bagaimana Melati? " Agam bertanya kepada Melati.


"Beri saya waktu untuk berfikir. "


"Baiklah, saya akan memberi anda waktu 24 jam untuk berfikir. Pikirkan hal ini matang-matang. Kamu tidak akan rugi jika kamu mau menikah dengan saya. "

__ADS_1


*Ayah, apakah aku akan mengambil tawaran ini? Apakah aku akan berdosa setelah melakukan pernikahan ini? *


bersambung....


__ADS_2