Tobatku Karena Cinta

Tobatku Karena Cinta
Naura Diculik


__ADS_3

Setelah Jam Olahraga berakhir, Tiba saatnya untuk beristirahat. Fani dan Naura menuju Ke kantin untuk sekedar jajan dan beristirahat sejenak.


"Eh Ra, kamu serius tadi tuh senyum-senyum ke Arjun?" Tanya Fani Heran


"Heheheh Emangnya kenapa Fan?"


"Heran saja, Loh kan anti banget sama Arjun. Tiba-tiba senyum-senyum begitu ke dia seolah-olah kamu naksir sama dia"


"Nggaklah, Nggak mungkin"


"Loh kenapa Nggak mungkin?. bisa saja kan?"


"tadi itu saya cuma sengaja untuk manas-manasin Hani. soalnya dari tadi saya main dia perhatikan saya terus. ya sudah gue kerjain juga biar dia makin panas" Jawab Naura bahagia


"kamu gila juga ya, Berani banget loh hahaha"


"Berani lah" Ucap Naura dan melanjutkan makanan yang ada dihadapannya.


Tak lama mereka ngobrol, tiba-tiba Arjun datang dihadapan mereka dengan suara yang sangat lantang sehingga semua orang yang ada dikantin itu berbalik kearah Arjun. Termasuk juga dengan Hani yang heran melihat tingkah Arjun


"Permisi, Perhatian semua" Ucap Arjun didepan Naura yang sudah memegang setangkai mawar yang persis sama dengan mawar yang Azzar kasi ke Naura


"Apakah benar semua mawar yang saya terima itu dari Arjun?" Batin Naura bertanya


"Walaupun saya selalu ditolak olehnya, tapi sya tidak mau mnyerah untuk menyatakan rasa sayang dan cinta saya kepadanya. dan kali ini saya akan kembali mngutarakannya. semoga saja dia mau menerima saya" Ucap Arjun dengan suara Lantang


"Naura, Apakah kamu mau menjadi pacar aku" Ucap Arjun sambil berlutut dihadapan Naura


Melihat tingkah konyol Arjun, Naura lalu berdiri. ternyata tidak jauh dari posisi mereka, ada Hani dan temannya yang juga memperhatikannya.


"Sepertinya ini waktu yang tepat untuk memberikan pelajaran ke Hani biar dia tidak selalu ganggu saya dan Fani" Batin Naura


Tak berpikir panjang, Naura lalu menuju lebih dekat lagi dengan arjun dan mengambil mawar yang ada ditangan Arjun


"Aku terima cintamu" ucap Naura dan diiringi dengan tepuk tangan semua murid yang ada di kantin. "Biar mati karena cemburu kamu hani" Gumam Naura lalu kembali kemejanya dan duduk disebelah Fani


"Loh sudah gila Ra?" Bisik Fani


"Sudah, Diam saja" Ucap Naura

__ADS_1


"Mau makan apa? biar aku suapin? Tanya Arjun yang tiba-tiba datang dan duduk disebelah Naura.


"Jun, Begini saja. kita jangan romantis-romantis di sekolah ya. malu dilihat sama teman-teman yang lain. apalagi kita sudah mau ujian akhir. takutnya guru tau dan menghukum kita nanti" Acting Naura


"Jadi bagaimana?"


"Yaa... Kita duduk-duduk pacaran saja berdua kayak begini ya"


"Terserah Naura saja, yang penting kamu bahagia"


"Aku lebih bahagia jika tidak melihat mukamu" batin Naura yang ingin muntah di sebelah Fani"


Bel Jam selesai istirahat pun berbunyi, Naura sangat legah karena dapat pisah dengan Arjun. Nampak Naura dan Fani bergegas dan masuk ke kekelasnya.


"Ra, sepertinya Hani sangat marah sama kamu pas tadi kamu terima Arjun jadi pacarnya" Tanya Fani ketika sudah berada didalam kelas


"Baguslah Memang itu yang saya mau Fan" Jawabnya Bahagia.


Jam pulang sekolah sudah tiba, Naura dan Fani keluar dari sekolah bersamaan sambil membawa setangkai mawar merah di tangannya.


Azzar sudah berada didepan pintu gerbang sekolah Naura. azzar datang karena sudah mendapat izin dari orang tua Naura untuk menjemputnya.


"Silahkan masuk Neng-neng" ucap Azzar


"Ngapain kamu kesini?"


"Hari ini saya bertugas menjemput nona Naura hari ini"


"Maaf, saya tidak sudi 1 mobil dengan kamu" Jawab Naura Ketus dan pergi berjalan kaki dan disusul Fani.


Tidak lama mereka jalan, tiba-tiba arjun datang menghampiri mereka.


"sayang, kita pulang bareng yuk," Tanya Arjun yang sudah ada disamping naura yang mengendarai sepeda motornya.


Azzar yang melihat Arjun mendekati Naura bertanya-tanya dalam hatinya, Apakah lelaki itu sudah menjadi pacar Naura? Azzar makin panas tatkala lelaki itu memanggil Naura dengan sebutan Sayang.


"Tidak usah Arjun, saya pulang sama Fani saja. kamu duluan pulang saja. nanti supir saya datang dan saya tidak ada kan kasihan juga" Jawab Naura


"Yakin nggak apa kamu pulang sendiri sayang?"

__ADS_1


"Saya nggak pulang sendiri. saya pulangnya sama Fani"


"Baiklah kalau begitu saya pulang dulu ya sayang?"


"Ehmm..." Jawab Naura Ketus


Setelah Arjun pergi, Azzar kembali menghampiri Naura dan membujuknya untuk naik ke mobilnya.


"AYok pulang Neng Naura yang cantik" Rayu Azzar


"Mas Azzar" Panggil Fani


"Iya ada apa Fan"


"Naura tadi ditembak Cowok yang waktu itu loh"


"Wah berarrti sudah ada yang punya ya?" Tanya Azzar dengan wajah sedih


"Aku pulang duluan ya Yen?, kalian lanjut saja ngobrolnya" ucap Naura sambil berjalan cepat agar tidak mendengar obrolan mereka.


"Cemburu ni ye..." Lanjut Fani sambil tertawa. "Ra tunggu" Teriak Fani namun Naura terus berjalan tanpa menghiraukan Teriakan Fani.


Tak lama setelah Fani berteriak. Tiba-tiba sebuah mobil taksi berhenti didepan Naura. Turun 2 orang pria dewasa menggunakan topeng dengan postur badan yang tinggi dan besar menyekap Naura dan memasukkannya kedalam taksi tersebut dan berlalu pergi


"Naura" Teriak Azzar yang melihat Naura di culik oleh orang yang tidak dikenal


"Mas Azzar ayok cepat kejar Taksi itu" Teriak Fani dari luar mobil dan Azzar lalu menancap gas dan mengejar taksi itu


"ini pasti ulah Hani, gadis itu memang nekad" Batin Fani


tidak ada lagi yang dipikir Azzar saat ini. bagaimanapun caranya dia harus mengejar taksi itu agar Naura bisa diselamatkan. Dilain sisi Naura terlelap didalam taksi itu karena bius yanb diberikan penculik itu.


"Nauraku... Bertahan ya, saya pasti akan selamatkan kamu. lihat saja jika Naura kenapa-kenapa, siapapun kamu tidak akan saya maafkan" Ucap Azzar yang marah sambil mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi.


Taksi yang menculik Naura masuk kedalam perkampungan yang gelap dengan akses jalan yang sangat kecil. Azzar terus mengejar taksi itu hingga beberapa saat Azzar kehilangan jejak karena tidak mahir mengendarai mobil dijalan bebatuan.


"Shiittt... kenpa bisa sampai hilang jejak sih" Ucap Azzar dengan penuh emosi dan memukul stir mobilnya.


...

__ADS_1


__ADS_2