Tobatku Karena Cinta

Tobatku Karena Cinta
Ujian Sekolah


__ADS_3

Disekolah


"Nggak terasa ya, ternyata bulan depan kita sudab mulai ujian" Tanya Fani kepada Naura


"iya saya sangat deg-degan Fan"


"Sama, saya juga begitu, semoga kita bisa lulus ya"


"Amin"


Naura yang sangat giat belajar agama, sementara mengalihkan fokusnya kepada materi sekolahnya. jadwal les sore, serta tugas-tugas tambahan yang semakin banyak membuatnya harus extra lebih keras belajar demi lulus dari sekolahnya.


"Ukhty bangun" ucap seorang gadis yang membangunkan Naura karena tertidur saat akan mengikuti les


"Eh, Maaf. saya sangat lelah banget. ehm, Kamu Dina kan?" ucap Naura sambil mengucek matanya


"Iya saya Dina. saya duduk disebelah kursi Fani. Mungkin Fani tadi tidak enak mau ganggu kamu karena kamu tidurnya nyenyak banget. tapi karena sudah ada guru makanya saya beranikan diri untuk membangunkan kamu" ucap Dina menjelaskan agar Naura tidak salah faham nantinya


"Tidak masalah, Terima kasih ya"


"Iya sama-sama. kamu pasti sangat lelah kan menghadapi jadwal les sekolah"


"Iya Din. Lelah banget. tapi semua harus dijalanin agar kita dapat lulus dengan nilai yang baik. oh iya kalau begitu saya ke toilet dulu ya untuk cuci muka agar ngantuk nya hilang"


"Hati-hati ya, jangan sampe kejedot pintu" ucap Dina yang melihat Fani masih terhuyung saat berdiri


"hehehehe" Naura hanya membalasnya dengan tawa dan bergegas masuk kedalam toilet


sesampainya didalam toilet, Naura bertemu dengan Fani yang masih mengurusi wajahnya didepan cermin


"Loh kok kamu disini Ra?" Tanya Fani


"Saya mau cuci muka Fan, ngantuk banget


Apalagi gurunya sudah ada"


"Ya sudah cepetan, sy tunggu"

__ADS_1


"Iya"


Naura kemudian bergegas membasuh mukanya dengan air agar dia tidak terlalu mengantuk lagi.


"Kok kamu bisa bangun Ra?" Tanya Fani lagi


"Tadi Dina yang bangunin aku"


"Setau saya Dina itu anak pesantren Loh. kayaknya bagus juga kalau kita belajar agama sama dia. pasti dia banyak tau"


"Iya Fan, dia juga sangat baik. Tapi bagaimana kita mau belajar agama, sedangkan jadwal les kita sangat padat belum lagi tugas-tugas sekolah yang harus diselesaikan secepat mungkin"


"Iya ya, saya makin pening melihat tugas-tugasyang tak kunjung selesai" ucap Fani cemberut


"Sabar, tidak lama lagi kok kita tamat" ucap Naura tersenyum


"kalau dengar kata Tamat, rasanya sangat sedih banget Ra. karena pasti kita akan berpisah"


"Sudah jangan mewek ah. nanti saya ikutan mewek juga lagi. Yuk masuk ke kelas nanti kita terlalu jauh tertinggal materinya" Ucap Naura lalu menarik tangan Fani menuju kelasnya


Mereka bergegas masuk kedalam kelasnya untuk melanjutkan pembelajarannya.


......


Pesan tiap pagi Azzar membuat Naura semakin bersemangat dan giat dalam menghadapi ujiannya. Azzar juga membatasi obrolannya dengan Naura agar Naura tidak fokus ke ponselnya melainkan ke lembar soal yang dia hadapi setiap harinya


Satu minggu berlalu, libur panjang sekolah akhirnya tiba. Naura tidak menggunakan hari liburnya itu untuk jalan-jalan melainkan untuk memperdalam ilmu agamanya.


Hari semakin hari, Naura semakin cinta dengan ilmu agama. dia sudah banyak menghapal surah-surah pendek. bahkan surah yang cukup panjang pun dia hafal Karena bimbingan dari azzar.


"Saya punya sesuatu untuk kamu, diterima ya" ucap Azzar sambil menyerahkan sebuah bungkusan


"Apa ini mas?" Tanya Naura


"dibuka saja"


Naura membuka bungkusan itu dan sangat terkejut melihat isi dari pemberian azzar itu

__ADS_1


"Gamis? ini untuk Naura" Tanya Naura melihat isi dari bungkusan pemberian azzar itu. tampak wajahnya sangat bahagia


"Kamu suka?"


"Suka banget mas. Terima kasih ya"


"Iya sama-sama. Mas doakan semoga kamu lulus tahun ini dengan nilai yang baik ya"


"Amin. Terima kasih"


Tak lama kemudian, Sarah dan Tomi pulang dari kantor.


"Oh ada Nak Azzar dirumah, sudah lama?" Tanya Sarah sambil meletakkan tasnya dan duduk disebelah Naura


"belum lama juga tante" sambil menyalami tangan Sarah dan Tomi


"Pasti mau memantau perkembangan bacaan shalat Naura Ya?" Tanya Tomi yang juga duduk disebelahnya


"Iya Om"


"Om bangga sama kamu Nak. sekarang Naura sangat mendalami ilmu agama. bacaan shalatnya juga semakin hari semakin baik. bahkan sudah melebihi saya. penampilannya juga sekarang lebih tertutup dan itu semua berkat kamu. Terima kasih ya" ucap Tomi sambil menepuk bahu Azzar


"Terima kasih banyak Om, itu juga bukan sepenuhnya karena Azzar Om. tapi memang karena kegigihan dari Naura sendiri yang sangat giat dalam belajar agamanya"


"iya, memang anak papa ini sangat Hebat" Puji Tomi


"Ah papa sudah dong mujinya. Naura mau lanjutkan lagi bacaannya" Ucap Naura


"Iya deh. kalau begitu Om masuk kamar dulu ya. mau istirahat sebentar" pamit tomi


"Iya om silahkan" ucap Azzar


disana, sisa Sarah, Azzar dan Naura yang masih tetap ada di ruangan itu. Sarah memang sengaja masih berada disitu karena ingin melihat juga perkembangan bacaan shalat dari putri kesayangannya.


Naura melantunkan bacaannya dengan sangat Fasih dan merdu yang membuat Sarah semakin bangga.


"Alhamdulillah kamu makin fasih membacanya. besok kita lanjut lagi ya"

__ADS_1


"Iya mas" Ucap Naura kemudian menutup Al-Quran yang ada dihadapannya.


........


__ADS_2