Tobatku Karena Cinta

Tobatku Karena Cinta
Setangkai Bunga Mawar Misterius


__ADS_3

Di Pesantren Nurul Huda, Azzar baru turun dari balai pengajian. setelah mengajar murid-muridnya, dia memilih duduk dibalai yang kosong sambil memainkan Ponsel nya. Iseng-iseng dia membuka aplikasi instagram dan mencari nama Naura. Dan apa yang dia cari harinya didapat.


"Wah Langsung dapat" Gumam Azzar yang tersenyum melihat keseruan yang dibagikan Naura.


Naura yang notabene anak orang kaya. Hampir semua foto-fotonya berada diluar negeri dan tak ada satupun yang berhijab. semua tanpa hijab termasuk juga orang tuanya. Hingga ia mendapatkan foto Naura yang hanya memakai Hot Pant yang membuat jari-jari Azzar dengan cepat melewati foto itu dan memilih tidak melihatnya lagi.


Tantangan terberatnya saat ini adalah bagaimana caranya agar membuat Naura jatuh cinta kepadanya, bagaimanpun caranya dia akan berusaha. selebihnya sisa Allah yang mengatur segalanya.


Azzar mengatur strategi agar bisa ketemu dengan Naura. ia berencana menyewa seseorang untuk mendekati Naura pagi ini.


"Dek Berhenti sebentar" Ucap Lelaki paruh baya yang membuat langkah Naura terhenti saat memasuki pekarangan sekolah.


"Ada apa pak?" Tanya Naura kepada lelaki tua itu.


"Ini ada titipan untuk kamu". Lanjut lelaki tua itu sambil menyerahkan setangkai bunga mawar kepada Naura yang lengkap dengan tulisan.


"Semoga harimu menyenangkan. dari pengagum rahasiamu" Ucap Naura sambil membaca tulisan di kertas kecil.

__ADS_1


"Memangnya ini siapa yang kasih pak?" Tanya Naura.


"Seorang lelaki yang mencintai kamu,tapi dia tidak menyebutkan namanya" kata lelaki tua itu.


"Siapa ya? Aneh banget" Ucap Naura sambil mencium bunga yang ada ditangannya itu.


"Bapak permisi dulu dek" Jawab lelaki tua itu yang nampak buru-buru.


"Memangnya ini dari siapa sih? Apakah Arjun? Ah kayaknya nggak mungkin kalau ini dari Arjun? saya tidak percaya kalau Arjun Seromantis ini" Ucap Naura yang masuk sekolahnya sambil memegang bunga tersebut. Tak lupa ia menyembunyikan kertas kecilnya.


Jika Naura tau kalau bunga itu dari Nizam, Pasti Naura langsung menolaknya.


"Semua berjalan sesuai dengan keinginan Nak Azzar" Ucap lelaki tua itu.


"Terima kasih banyak ya pak" Ucap Azzar sambil menyerahkan Tips.


"Sama-sama Nak" kemudian dia dan Azzar berlalu pergi.

__ADS_1


Naura berjalan dengan penuh percaya diri sambil membawa setangkai bunga ditangannya. Semua Pria memandang Naura dengan penuh harap. berharap Naura mempersembahkan bunga itu kepadanya.


Naura berjalan mengarah ke Arjun. dia hanya ingin memastikan kalau bunga tersebut memang benar-benar dari dia atau bukan.


Terlihat Arjun yang nampak malu-malu melihat Naura berjalan kearahnya.


"Ini Untukku?" Tanya Arjun melihat Naura menyodorkan bunga kepadanya. Naura hanya menaikkan alisnya pertanda iya. begitu arjun hendak mengambil mawar tersebut, dengan secepat kilat, Naura memindahkan tangannya.


"Loh tadi katanya untuk aku" Ucap Arjun yang heran melihat tingkah Naura.


"Maaf, Aku sudah berubah pikiran. aku tidak jadi memberikan bunga ini kepada siapapun. Mawar ini terlalu indah"


"Kamu suka bunga mawar?, Besok aku belikan ya!" Ucap Arjun yang seperti mendapat suntikan motivasi untuk merebut hati Naura.


"Fix, Mawar ini bukan dari dia" batin Naura yang melihat kearah mawar yang sekarang ada di genggamannya.


"Tidak perlu, Terima kasih!" ucap Naura dan berlalu pergi meninggalkan Arjun.

__ADS_1


__ADS_2