Tobatku Karena Cinta

Tobatku Karena Cinta
Belajar Bacaan Shalat


__ADS_3

Naura menarik tangan fani bergegas ke dalam masjid saat ibu-ibu pengajian juga masuk kedalam masjid. ketika mereka sudah berada dibaris paling depan, Naura melepas tangan Fani kemudian berjalan duduk dibarisan paling belakang.


"Duduk disini saja, Lebih aman tanpa melihat lelaki itu" Ucap Naura yang kemudian mengeluarkan ponselnya dan memainkannya.


Azzar yang sudah duduk di depan Ibu-ibu melihat Fani juga berada diantaranya. Azzar lalu mencari sosok Naura yang tidak dilihatnya bersama Fani


"Aku sangat berharap kamu datang juga Naura, Tapi ternyata kamu tidak datang" Batin Azzar yang kecewa dengan kenyataan.


Tanpa berpikir panjang, Azzar lalu memulai mengajar. semua Ibu-Ibu termasuk Fani memperhatikan apa yang disampaikan oleh Ustadz Azzar. beda dengan Naura yang duduk dibelakang hanya memainkan ponselnya tanpa mendengar sepatah kata pun yang disampaikan oleh Ustadz Azzar.


Jam Pengajian telah selesai. semua ibu-ibu bersama-sama melantunkan shalawat, membuat Naura menghentikan jempolnya memainkan ponsel ketika mendengar lantunan shalawat itu. entah kenapa mendengar shalawat yang diucapkan ibu-ibu itu membuat hatinya senang walaupun dia sama sekali tidak tau shalawat apa itu.


ibu-ibu pengajian keluar dari masjid. Ustadz Azzar tidak beranjak dari tempat duduknya karena masih akan mengajar Fani untuk memperdalam bacaan shalatnya termasuk surah AlFatiha.


Setelah Masjid kosong, Naura dapat melihat jelas Ustadz Azzar yang masih duduk ditempatnya sambil membaca kitab yang ada ditangannya. bukannya menghampiri, Naura malah tidak peduli dan sambil memainkan ponselnya termasuk Selfi dan upload ke dunia maya.


Ustadz Azzar yang baru saja menutup kitab yang dibacanya itu lalu mengambil ponselnya. Tanpa sengaja dia melihat postingan Naura di instagram semenit yang lalu di tempat dimana dia mengajar saat itu. tanpa berpikir panjang, Ustadz Azzar menoleh mencari keberadaan Naura. dan benar saja Naura tepat berada didepannya.


"Alhamdulillah ya Allah. dia menginjakkan kakinya di dalam masjid ini. semoga hidayahmu selalu kau curahkan untuknya" Batin Azzar yang begitu bahagia melihat Naura yang sudah mau datang ke masjid dengan berpakaian muslimah. walaupun sedikit bagian rambutnya masih terurai.


Azzar memejamkan matanya agar dia bisa meresapi kebahagiaan yang diberikan Allah didalam hatinya saat itu.


"Yuk kita mulai pengajiannya" Ucap Azzar kepada Fani yang berada tak jauh dari posisinya saat ini

__ADS_1


"Tunggu Mas, saya panggil Naura dulu" Ucap Fani lalu berdiri memanggil Naura yang duduk agak jauh dibelakang


"Naura, pengajiannya sudah mau mulai" Ucap Fani yang menarik lengan Naura


"Baiklah" ucap Naura yang pasrah ditarik oleh Fani


"Langsung kita mulai ya. kita langsung saja ke bacaan shalat agar saya tau kefasihan bacaan kalian sudah sampai mana" ucap Azzar yang diikuti anggukan Fani dan Naura hanya diam mendengar perkataan Azzar


"Kita mulai dari Fani dulu. jangan lupa baca basmalah untuk memulai hal yang baik" Lanjut Azzar


Fani memulai bacaan shalatnya dari awal sampai akhir. ketika Fani salah mengucapkan, Azzar langsung menegurnya yang membuat Naura tertawa karena Fani banyak kesalahan dalam pengucapan.


"Jangan menertawakan saya. awas saja kamu kalau nanti kamu banyak salah juga saya tertawain kamu jungkir balik ya" ucap Fani disela-sela belajarnya hingga membuat Azzar tersenyum melihat tingkah keduanya


"Ehm lihat saja nanti" jawab Fani


Meskipun Banyak salah dalam bacaannya, Fani dapat menyelesaikan bacaan shalatnya beserta qunut.


"Sekarang Naura, silahkan dimulai" Ucap Azzar


Naura memulai dengan membaca niat subuh dilanjut doa iftitah yang masih mulus tanpa kesalahan. dan sekarang dia masuk ke bacaan Al-Fatiha. ketika saat memasuki tengah bacaan tiba-tiba Naura salah penyebutan


"Stop. itu salah" ucap Azzar yang menghentikan bacaan Naura dan mengucapkan yang benar hingga Naura pun mengikutinya.

__ADS_1


Naura terus mengulai bacaan shalatnya dan sering kali mendapat kesalahan dalam pengucapannya hingga membuatnya dan Fani menertawakan kebodohannya satu sama lain.setelah proses yang lama, Akhirnya Naura bisa menyelesaikan semua bacaan shalatnya juga.


"Kalian mesti harus banyak berlatih lagi. masih banyak sekali kesalahan itu" Ucap Azzar sambil merapikan buku kitabnya untuk dibawah pulang


"Tidak Ustadz, Kalau Naura selalu benar bacaannya" Ucap Fani yang membuat Naura mencubit lengannya dan berlari keluar masjid meninggalkan Naura


Azzar Dan Naura berjalan bersamaan keluar dari masjid. Tampak Naura yang tidak menjauh dari Azzar bahkan dalam jarang yang cukup dekat.


"Kamu tadi kesini sama siapa? apa perlu saya antar pulang?" Ucap Azzar


"Nggak usah Mas, tadi saya datang bersama Fani"


"Oh kalau begitu saya duluan ya. kamu hati-hati pulangnya" ucap Azzar kembali


"Iya Mas Terimakasih. Terimakasih juga sudah sabar mengajari aku" Ucap Naura yang begitu lembut menjawab ucapan Azzar. sehingga membuat azzar segera memalingkan pikirannya agar tidak digoda oleh syaitan terlalu jauh. dia sadar kalau sedang berhadapan dengan wanita yang sangat dia cinta


"sama-sama. kalau kalian besok masih ada waktu, kalian besok bisa datang lagi. kebetulan besok saya ada jadwal mengajar di masjid kampung sebelah"


"Iya Mas. Naura pasti datang. Naura masih perlu banyak belajar lagi" ucap Naura sambil tersenyum


"Baiklah kalau begitu saya pamit dulu ya" Ucap Azzar lalu masuk kedalam mobilnya dan meninggalkan mereka berdua didepan masjid


....................................................................................

__ADS_1


__ADS_2