Tobatku Karena Cinta

Tobatku Karena Cinta
Penampilan Baru


__ADS_3

"Assalamualaikum" Ucap Naura sambil membuka pintu rumahnya. Naura ingin membiasakan mengucapkan salam saat hendak masuk kedalam rumah.


"Waalikum salam, Non Naura sudah pulang?" Tanya Bibi


"Iya Bi, Mama dan papa belum pulang ya" Tanya Naura lagi


"Iya Non, tapi nyonya tadi berpesan agar Non Naura makan dulu karena nyonya agak telat pulangnya. kebetulan bibi juga sudah masak makanan kesukaan non Naura"


"Baik bi, tapi Naura shalat dulu ya setelah itu baru makan" ucap Naura sambil berjalan menuju kamarnya


"Iya Non"


"Alhamdulillah Ya Allah, semua keluarga disini sudah mulai mendekat denganMu" Batin bibi yang melihat perubahan yang terjadi kepada Naura dan orangtua nya.


Naura sudah melaksanakan shalat dhuhurnya, ia lalau mengambil ponselnya dan menelpon mama nya


"Halo Ma"


"Iya sayang kenapa"


"Mama dan papa sudah shalat?" Tanya Naura


"Sudah sayang, tadi pas Adzan papa dan mama minta izin untuk pergi ke masjid"


"Alhamdulillah. Oh iya ma, Naura mau minta izin keluar"


"Mau kemana?"


"rencananya saya dan Fani akan menggunakan jilbab kesekolah jadi kami mau pergi beli jilbab dulu ma"


"ooh iya sayang. boleh dong. justru mama sangat senang kalau kamu mau memakai jilbab kesekolah"


"Terima kasih ya ma"


"Iya sayang, Hati-Hati ya"

__ADS_1


Naura menutup telponnya. dia lalu bergegas turun ke ruang makan untuk makan siang karena bibi sudah mempersiapkannya. Setelah Naura Makan siang, Naura lalu mengambil ponselnya lalu menghubungi Fani


"Halo Fan, Kira-kira jam berapa nanti kita pergi membeli jilbab?" Tanya Naura


"Sekarang juga boleh, karena saya juga mau mencari seragam baru yang lebih sopan"


"Ok, Kalau begitu saya mandi dulu ya dan sy tunggu disini saja"


"Siap"


Naura dan Fani bersiap-siap untuk pergi berbelanja kebutuhan mereka. tak lama kemudian Fani datang menjemput Naura dan mereka lalu pergi bersama.


Setelah mendapatkan barang yang mereka cari, mereka bergegas pulang dan menunggu waktu ashar tiba


Setelah melaksanakan shalat ashar, mereka lalu bergegas menuju masjid tempat dimana Azzar melakukan pengajian. dihari itu Azzar tampak rileks dan lembut dalam mengajar. Fani dan Naura juga semakin mahir dalam bacaan shalatnya.


Keesokan harinya Naura memakai seragam sekolah muslimahnya. dengan berjalan keluar ragu dan sedikit malu mendekati Azzar yang sudah menunggu didepan rumahnya sambil mengecek ban mobilnya


"Assalamualaikum mas" Sapa Naura tepat dibelakang azzar yang sedang mengecek ban mobilnya


"Ini Naura anak majikan saya kan?" Tanya Azzar lagi memastikan yang hanya dijawab dengan anggukan dan senyuman.


"Alhamdulillah, Akhirnya...." Ucap Azzar yang membuat Naura bingung


"Akhirnya apa?" Tanya Naura


"Tidak..... Ayok kita kesekolah. sudah pamit sama mama dan papa kan?"


"Sudah"


Mereka berdua masuk kedalam mobil. seperti biasa setibanya didalam mobil, Azzar memberikan setangkai mawar kepada Naura. Naura lalu menerimanya dengan penuh bahagia dan kemudian mencium bunga tersebut


"Terima Kasih ya mas, sudah mau memberikan saya mawar setiap hari"


"Sama-sama. Oh iya nanti sore boleh ketemu dengan kamu dirumah?" Tanya Azzar

__ADS_1


"Untuk Apa mas? kan mas bisa bilang sekarang juga nggak apa"


"Nggak enak berbicara disini. dirumah kamu saja atau kamu mau ditaman?"


"Jangan ditaman mas. nanti apa dikata orang kalau melihat mas Azzar bersama wanita"


"Betul juga. kamu makin dewasa ya sekarang!"


"hehehe terima kasih banyak pujiannya Mas"


"Sama-sama"


Azzar mengantar Naura sampai kesekolahnya. setelah turun dari mobil, semua mata siswa tertuju pada penampilan Naura yang sangat berbeda


"Bruk!!!!" Naura menabrak salah satu siswi yang juga memakai pakaian muslimah


"Naura, Benarkan kamu Naura?" Tanya siswi itu


"Iya, Eh Kamu Dina kan? kamu mau kemana? kekelas ya?" Tanya Naura


"Iya Ra, saya buru-buru banget sampe-sanpe nabrak kamu. Maaf ya"


"Iya nggak apa kok. saya juga salah nggak lihat-lihat"


"Wah kamu sekarang sudah berjilbab ya" Tanya Dina penuh kagum


"Alhamdulillah, doakan saya ya semoga saya selalu Istiqomah seperti kamu"


"Iya dong pasti, kalau begitu saya masuk kelas dulu ya, masih ada tugas yang mau diselesaikan"


"Iya Din"


Dina Berjalan dengan terburu-buru masuk kedalam kelasnya. begitu juga dengan Naura yang begitu bahagia bisa menggunakan jilbab ke sekolah. Naura lalu berjalan masuk kedalam kelasnya.


...................................................................................

__ADS_1


__ADS_2