Tobatku Karena Cinta

Tobatku Karena Cinta
Rok Baru


__ADS_3

Azzar mengendarai mobilnya dan meninggalkan Fani dan Naura yang masih berada didepan masjid.


"Ih kamu tertawa terus. Pulang Yuk" Ucap Naura yang menghampiri Fani yang masih tertawa


"Kamu nggak pulang bareng Ustadz Azzar?" Tanya Fani


"Kan ada mobil kamu! memang kamu nggak mau ngantar aku pulang Fan" Ucap Naura sambil melengkungkan bibirnya


"Oh iya saya lupa, hehehe"


"Bilang saja kamu nggak mau antar aku. huu pelit" ejek Naura


"untuk apa pelit? memangnya untuk antar kamu bakalan habisin bensin saya. kita kan jalan pulangnya searah. Yuk ah pulang" Ucap Fani dan menarik lengan Naura.


Fani dan Naura masuk kedalam Mobil Fani yang sudah menunggu sejak tadi.


"Pak, nanti kita singgah di WC umum lagi ya!" ucap Naura kepada bapak paruh baya itu.


"Baik Non" ucap sopir Fani sambil melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang


"Loh kenapa diganti sih. Biarin saja mama kamu lihat biar dia bisa bangga lihat kamu seperti itu" ucap Fani


"Ogah Main pamer" Bantah Naura


Setibanya di WC umum, Naura segera turun dan langsung menuju kamar mandi untuk mengganti pakaiannya. setelah selesai, ia lalu kembali masuk ke mobil dan melanjutkan perjalanannya pulang kerumah.

__ADS_1


Sesampainya didepan rumah Naura, segera mungkin Naura turun dari mobil dan menyuruh sopir Fani untuk segera pergi agar mamanya tidak melihat Fani yang menggunakan busana muslimah.


"Kamu sudah pulang sayang?" ucap Sarah yang sedang duduk di ruang tamu bersama suaminya


"Iya Ma, Baru saja nyampe. ooh iya itu apa ma diatas meja?" Tanya Naura ketika melihat sebuah kantong plastik berwarna hitam


"Kan kemarin kamu suruh mama beli rok panjang kan, makanya mama beli" Ucap Sarah sambil mengeluarkan rok itu dari kantong plastiknya


"Wah bagus banget ma, Makasih ya" Ucap Naura sambil menghempas-hempaskan Rok itu didepan pinggangnya


"Sama mama saja nih diucapkan terimakasih, papa Nggak? padahal papa loh yang antar mama kamu belanja" tanya Tomi yang pura-purah kecewa


"pasti dong untuk papaku yang tersayang juga. Makasih Pa. Kalau begitu saya masuk kamar dulu ya" Ucap Naura yang memeluk Tomi dan mencium pipinya lalu berjalan menuju kamarnya sambil membawa rok barunya.


Tak Lama kemudian, ponselnya berdering dan ternyata Fani yang menelponnya


"Besok kita kita ketoko buku yuk beli buku tuntunan shalat" Ucap Fani


"Iya Fan, kalau besok sempat ya"


"Pasti sempat kok. sampai ketemu besok ya"


"Ok"


Fani mematikan panggilannya dan Naura pergi mandi sore. setelah itu Naura bergabung bersama mama dan papa nya di ruang santai.

__ADS_1


"Tumben kamu mau gabung sama mama dan papa disini. biasanya kalau jam seperti ini kamu masih dikamar loh" Tanya Tomi


"Lagi pengen saja Pa. kapan lagi" jawab Naura lalu mengambil majalah yang ada diatas meja


"Oh iya, Tumben sayang kamu mau pake rok panjang?" Tanya Sarah kepada Naura


"Cuma pengen saja Ma. nggak salah kan Naura pake rok panjang" jawab Naura yang terus mencari alasan


"apa cuma karena itu atau karena Ustadz Azzar?" Ejek Sarah


"Ih mama kok dikaitkan dengan ustadz Azzar sih. nggak ada hubungannya kali ma" Ucap Naura yang mengerutkan keningnya


"Mungkin saja kan. tapi kalau memang betul juga kan nggak apa. mama sih sangat setuju, Gimana Pa" ucap Sarah sambil tertawa


"Kalau papa juga setuju lagian kan Ustadz Azzar itu orangnya baik kan" Lanjut Tomi


"Ih mama dan papa ada-ada saja deh. apa tidak ada pembahasan lain" Ucap Naura dengan wajah sedih


"iya-iya Calon istrinya ustadz Azzar" Ledek Sarah


"Ihh mama ah" ucap Naura yang membuat Sarah dan tomi tertawa terbahak-bahak


Mereka saling bercanda satu sama lain di ruang tamu. banyak pembahasan yang terjadi. orang tua Naura tampak Bahagia melihat putrinya yang sudah beranjak dewasa.


...................................................................................

__ADS_1


__ADS_2