Tobatku Karena Cinta

Tobatku Karena Cinta
Naura Cemburu


__ADS_3

Keesokan harinya Azzar kembali bersiap-siap untuk mengantar Naura ke sekolah lagi. ia sudah janji sama orang tua Naura untuk menjadi sopir pengganti selama 1 bulan ini dikarenakan sopirnya sedang cuti.


Sebelum menuju kerumah Naura, Azzar terlebih dahulu membeli setangkai mawar untuk diberikan kepada Naura. Azzar akan selalu berusaha agar Naura mau menerimanya.


"Selamat Pagi Nona shaliha, bersiap-siap ya. sebentar lagi saya jemput" Azzar mengirim pesan singkat ke Naura


ponsel Naura berdering, ia lalu mengambil ponselnya dan membuka pesan dari Azzar. matanya melotot bercampur kaget dan heran ketika melihat isi pesan dari Azzar


"Haaaahh? Kok dia lagi sih yang jemput saya, bukannya kata mama kemarin hanyi 2 hari ya?. Ahh nggak benar ini, harus saya sampaikan kemama dulu ini" Ucap Naura yang kemudian keluar dari kamarnya dan pergi bertemu dengan mamanya.


"Ada apa sayang, Kok kamu lari-lari begitu seperti orang dikejar satpol PP saja" Ucap Sarah bercanda


"Iiih mama, sekarang bukan waktunya main-main ma, saya mau tanya sesuatu ma" Ucap Naura dengan nada kelelahan


"iya sayang ada apa?" sambil menyeruput teh yang ada didepannya


"Ma, itu sopir Naura kok masih dia sih yang antar. katanya cuma 2 Hari" Gerutu Naura


"Memangnya dia kenapa? Kan dia orangnya baik sayang. lagian sopir kamu minta tambahan cuti sebulan. jadi mama kasih karena sudah ada pengganti sementara. dan mama juga tidak takut kalau kamu diantar sama Nak Azzar" Jelas Sarah


"Tapi kenapa harus dia sih mah, Kan banyak tuh orang lain?" Rengek Naura dengan jutek


"Mungkin dia jodoh kamu?" Ucap Sarah senyum


"Ihh nggak mungkin mah, Naura nggak suka sama dia"


"Tapi mama pengen Nak Azzar jadi menantu mama"


"Kalau begitu mama saja yang nikah sama dia"


"Lah, kalau mama nikah sama dia, Ayah kamu bagaimana? Tanya Sarah sambil tertawa melihat wajah Naura yang kesal.

__ADS_1


"Kalau begitu sana makan dulu. lalu kamu siap-siap berangkat kesekolah. Tidak lama lagi Nak Azzar jemput itu" Lanjut Sarah


"Nggak mau mah, sudah nggak selera"


"daripada nanti saya suruh Nak Azzar belikan kamu makanan? pilih yang mana?"


"Iyaaa, Naura makan sekarang" jawabnya dengan wajah cemberut


"Nah gitu dong baru anak gadis mama" ucap Sarah dengan senyum bahagia.


Naura kemudian makan namun hanya beberapa suap saja karena selera makannya sudah hilang dikarenakan azzar masih menjadi sopirnya untuk 1 bulan kedepan. Tak lama Naura makan, terdengar suaru klakson mobil dari depan


Piiipp...Piiippp ..Piippp


"Ra... Naura... itu Nak Azzar sudah ada didepan" Teriak Sarah memanggil Naura yang masih di meja makan.


"Iya mah, Kalau begitu saya berangkat ke sekolah dulu ya mah" Ucap Naura sambil pamit dan mencium tangan mamanya.


Naura menuju ke mobil Azzar. setibanya di samping mobil,Azzar kemudian turun dan membukakan pintunya agar Naura dapat masuk.


"Selamat Pagi nona shaliha?" Ucap Azzar hang sudah membukakan pintu mobilnya namun naura tidak bicara sama sekali.


"Sebelum kita berangkat, ini ada mawar untuk Nona Naura? ucap Azzar yang kembali memberika mawar kepada Naura


Naura memandang lama mawar yang ada ditangan Azzar yang berada didepannya. dia ingin menolak tapi hatinya sudah kecanduan mawar. hanya ada 2 kata yang ada didalam fikirannya yaitu Terima atau tidak


"Sudah ini ambil saja, saya yakin kamu pasti suka mawar kan? ucap Azzar Namun Naura masih belum menerimanya.


"Kamu jangan mikir macam-macam atas pemberian saya ini. saya hanya memberikan saja tidak lebih" Lanjut Azzar yang membuat tangan Naura mulai menerima bunga itu


"Nah begitu dong, kalau begitu kita berangkat" Ucap Azzar yang sangat bahagia karena mawarnya sudah diterima oleh Naura tanpa menutup rahasia lagi.

__ADS_1


Azzar melajukan mobilnya menuju kesekolah Naura dengan perasaan yang sangat luar biasa bahagia. Setibanya di sekolah azzar memarkirkan mobilnya tidak jauh dari pintu gerbang. Nampak juga Hani sudah ada berdiri di tempat seperti biasanya. penampilan Hani berubah sangat drastis dengan berpakaian seragam sekolah muslimah. tidak terlihat lagi pakaian ketat dan pendek tetapi pakaiannya saat ini serba tertutup dengan memakai rok yang panjang.


"Astaga Itu Hani?" Naura Heran melihat cara berpakaian Hani yang sangat berbeda.


"Iya itu Hani. dia sudah merubah penampilannya" jawab Azzar


Azzar dan Naura turun dari mobil. dengan cepat Hani datang dan memeluk lengan Azzar. kelakuan Hani itu membuatnya sangat risih apalagi disentuh oleh wanita yang bukan muhrim. azzar lalu menoleh ke arah Naura, terlihat jelas raut wajah kekecewaan Naura. Azzar ingin menjelaskan semua yang dia lihat namun Naura dengan cepat membuang mawar yang sudaj dia terima tadi dan berlari masuk kedalam sekolahnya. saat itu Hati Azzar sangat Hancur dan kecewa melihat mawar pemeberiannya dibuang oleh Naura.


"Mas Azzar saya sudah berpakaian sopan loh, kata mas Azzar kita boleh dekat asal saya berpakaian sopan kan? Jadi sekarang kita boleh dong dekat-dekatan?" Ucap Hani yang masih memeluk erat lengan Azzar namun Azzar melepaskan tangan hani


"Kenapa sih mas azzar, saya kan sudah berusaha menjadi apa yang Mas minta. Tapi kenapa mas Azzar masih menghindar dari saya" Tanya Hani lagi dengan muka marah dan kecewa


Azzar melihat wajah Hani yang sudah tulus merubah cara berpakaiannya demi dirinya. Namun Azzar tidak bisa membuka hatinya untuk orang lain karena dia sudah jatuh cinta dengan Naura sejak lama. Azzar hanya ingin memperjuangkan cintanya.


"Saya bahagia kamu menjadi orang yang lebih baik. tapi ini sekolah, kita tidak boleh bermesra-mesraan. Nanti kalau guru kamu lihat, kamu nanti akan dapat masalah. jadi kamu masuk kesekolah saja, belajar dengan giat. kan siang nanti kita ketemu lagi" Ucap Azzar kepada Hani


"Iya sih mas. Tapi saya terlanjur jatuh cinta dengan Mas Azzar. makanya saya mau mesra-mesraan begini sama mas Azzar" Ucap Hani yang membuat hati Azzar terenyak mendengar Hani segamblang itu mengutarakan isi hatinya.


"Ya sudah kamu masuk sana, tidak lama Lagi pagar sekolah kamu ditutup itu"


"Baiklah Mas, sampai ketemu nanti siang ya. Daaa Mas Azzar" Ucap Hani yang berjalan masuk kesekolahnya sambil melambaikan tangannya ke Azzar.


"Ya Allah, Baru saja tadi saya bahagia sebentar karena mawarku diterima Naura, Eh sekarang mawarnya dibuang gara-gara hani. Semoga Kamu marah tidak lama-lama ya Naura" Gerutu Azzar sambil menepuk jidatnya.


Azzar kemudian masuk kedalam mobilnya dan berangkat pulang meninggalkan lokasi sekolah Naura karena hari ini ada jadwal mengajar ya lagi.


.....................................................................................


...Terima kasih sudah membaca Novel saya sampai tahap ini. ❤️❤️❤️...


...Sekali lagi saya mohon ya kak, dukung saya dengan cara Like, Coment, share,dan Vote sebanyak-banyaknya ya agar saya selalu bersemangat nulisnya tiap hari. Terima kasih 😍😍😍...

__ADS_1


__ADS_2