
Setelah pulang mengajar, Azzar langsung menemui umminya dan menanyakan hal yang disampaikan abi nya
"Bagaimana ummi? apa yang dikatakan abi? Tanya azzar yang tidak sabar mendengar jawaban abi nya
"Ummi sudah bicara sama abimu. kata abi tolong ditanyakan sama orang tua Naura kapan kita bisa bertamu kesana?"
"Alhamdulillah ya Allah, Azzar tanyakan ke Naura dulu ya" Ucap Azzar yang begitu bahagia dan berlalu meninggalkan umminya untuk segera menghubungi Naura
"Iya Nak" Jawab Umminya dengan harap-harap cemas
Setibanya didalam kamar, Azzar lalu menelpon Naura untuk memberitahukan kabar baik itu.
"Waalaikumsalam Mas, Ada apa?" Tanya Naura diseberang telpon
"Mas ada kabar gembira buat kamu" Ucap azzar yang begitu bahagia
"kabar bahagia apa mas?"
"abi bertanya kapan orang tua kamu punya waktu, kami mau datang melamar"
"Apa? Lamaran?" Tanya Naura kaget
"Iya dek Naura, Mau kan Kamu menikah dengan Mas?" Tanya Azzar
"Hehehe iya mas. Naura mau" Ucap Naura malu-malu
"Alhamdulillah. Tolong disampaikan sama mama dan papa ya kapan kami bisa kerumah"
"Iya Mas"
"Sudah dulu ya, Mas mau mandi. Sebentar lagi mas ada jadwal mengajar. Kamu lagi ngapain?"
__ADS_1
"Lagi duduk-duduk saja mas dikamar Nunggu mama pulang karena nanti Naura mau izin untuk pergi cari kado untuk Fani"
"Oh begitu, Kalau begitu nanti kamu hati-hati ya"
"Iya Mas Terima kasih banyak"
"Sama-sama, Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam" jawab Naura yang senyum-senyum sendiri mendengar kabar baik dari Azzar kemudian mematikan telponnya bersama azzar
Naura mendekati bunga mawar yang ada diatas mejanya. mawar itu sudah sangat banyak karena Naura selalu mengumpulkan semua mawar yang diberikan azzar setiap paginya. dia mengambil 1 tangkai mawar dan menciumnya.
"Terima kasih sudah hadir dalam hidupku" ucap Naura dengan penuh rasa bahagia dan cinta dalam hatinya
Sarah dan tomi tiba dirumahnya, Naura lalu turun kebawah dan menghampiri mereka
"Ma, nanti mama punya waktu nggak untuk temani Naura cari kado untuk Fani" Tanya Naura
"Iya Ma"
"Kamu nggak kepengen juga lanjutkan sekolahmu ke sana bersama Fani?" tanya Tomi
"Tidak Pa, Naura sudah tertarik dengan pelajaran ilmu agama. Jadi Naura mau memperdalam ilmu agama Naura disini saja. Boleh kan pa?"
"Boleh dong sayang" Ucap sarah dan tomi
"Jadi Mama mau kan antar Naura cari kado untuk Fani?
"Jadi sayang. tapi sore bisa? karena mama mau istirahat dulu sebentar"
"Iya Ma"
__ADS_1
Sarah dan Tomi masuk kekamarnya dan Naura duduk di halaman depan rumahnya menunggu mama nya istirahat. sambil menunggu, Naura mendengar pengajian lewat ponselnya.
Tak terasa 2 jam berlalu, Sarah datang menghampiri Naura
"Loh kamu nggak istirahat juga sayang"
"Nggak mah, tadi naura dengar pengajian juga. Mama sudah istirahat?"
"Iya sayang. sekarang mama sudah segar. mama juga sudah mandi. Ayok kita berangkat sekarang untuk cari kado buat Fani"
"Ayok ma"
Sarah berangkat bersama Naura kepusat belanjaan. sesampainya disana, Naura jadi bingung kado apa yang akan dibelikan untuk Fani. karena disana begitu banyak barang-barang yang cocok buat Fani
"Bagusnya kita beli apa ya ma? Naura bingung Nih"
"Ehmmm beli apa ya, Memangnya Fani suka apa sayang"
"Nggak ada sih ma, dia orangnya biasa-biasa saja nggak neko-neko"
"Gimana kalau kita beli perlengkapan shalat saja"
"Bagus juga tuh mah. sekalian Al-Qur'an dan tasbih juga ya ma"
"Iya Sayang, karena itu lebih bermanfaat kalau dia disana"
Naura lalu menarik mama nya dan lalu berjalan menuju toko busana muslim. dia mereka mencari mukenah yang cocok buat Fani.
"Gimana kalau ini mah, sepertinya cocok buat Fani ya" Tanya Naura sambil memegang mukenah berwarna Pink.
"Wah bagus sekali sayang. ambil itu"
__ADS_1
Setelah Mukenah, Alquran dan tasbih sudah didapat, Sarah menuju kasir untuk membayar semua barang tersebut. Kasir juga langsung membungkus kan kado tersebut. setelah selesai berbelanja, mereka pulang kerumah.