
setibanya dirumah, Sarah dan Naura melihat Tomi sedang duduk diruang tamu sambil menikmati segelas teh dan gorengan yang disiapkan bibi. Mereka lalu bergabung bersama dengan Tomi.
"Sudah dapat kadonya sayang" Tanya tomi kepada Naura yang duduk disebelahnya
"Iya pa. tadi naura beli mukenah, Al-Qur'an dan tasbih"
"Wah bagus itu. sangat bermanfaat untuknya jika sudah diluar negeri. kapan Fani berangkat?"
"Iya pa, rencananya besok siang Fani sudah berangkat. Makanya sebentar malam saya berencana untuk menginap dirumahnya Fani. Bolehkan?" Tanya Naura
"Boleh dong sayang"
"Kalau begitu saya pamit dulu ya ma pa"
"Iya sayang. hati-hati ya"
Naura bergegas kekamarnya untuk mempersiapkan apa saja yang akan dia bawa karena akan bermalam dirumah Fani. setelah semua sudah siap, Naura lalu bergegas kerumah Fani yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumahnya.
"Terima kasih ya Ra sudah mau datang. Jadi kan kamu tidur malam ini disini?" Tanya Fani sambil memeluk Naura
"Iya, supaya disana nanti kamu tidak mimpikan aku"
"Terserah kamu deh mau bilang apa. yang jelas malam ini kita seru-seruan ya"
"Mau ngapain seru-seruan?" Tanya Naura
"Tidur hahahaha"
"Huuuu dasar, kalau tidur saja kamu memang no 1" Ucap Naura yang kemudian menyentil kepala Fani
Mereka menghabiskan malam bersama dengan canda tawa. mereka begitu senang dan menikmatinya hingga tak terasa mereka tertidur dengan sendirinya
Pagi pun tiba, Naura dan Fani mulai bersiap-siap semua perlengkapan yang akan Fani bawa keluar negeri.
__ADS_1
"Ini Fan dari aku sama mama buat kamu" ucap Naura yang menyerahkan kado buat Fani
"Wah Terima kasih banyak ya sahabat terbaik aku" ucap Fani bahagia kemudian memeluk Naura
"Kalian sudah siap?" Tanya mamanya Fani yang datang menghampiri mereka
"Sudah tante" Jawab Naura
"Yuk kita berangkat sekarang biar tdk telat"
Mereka bergegas dan mengangkat semua barang bawaan Fani. Fani dan Naura duduk berseblahan didalam mobil. Tak luput pula Sarah dan Tomi mengantarkan Fani ke bandara dengan mengikuti mobilnya dari belakang.
"Belajar yang baik disana ya, beri kabar ke aku jika sudah sampai" ucap Naura yang tidak bisa menahan air matanya melepaskan kepergian sahabatnya itu.
"Kamu juga jaga diri disini ya" Ucap Fani lalu melepaskan pelukannya. kedua gadis itu larut dalam kesedihan.
"Fani berangkat dulu ya Om Tante" Ucap Fani yang menyalami Tomi dan sarah lalu memeluk mama dan papa nya
"Mama dan papa juga baik-baik disini ya"
"Iya sayang"
"Maaf kami telat, baru selesai mengajar" Ucap Azzar sambil menyalami semua yang ada disitu termasuk kekasihnya Naura
"Ini ada oleh-oleh buat kamu. semoga suka. dan jika nanti sudah tiba jangan lupa ya ...." Ucap Sandi sambil memperagakan telpon di telinganya
"Terima kasih banyak ya sudah mau mengantar Fani" Ucapnya senyum
Setelah Pesawat Fani berangkat, Mereka semua pamit untuk pulang. Mama dan Papa Fani langsung ke kantor, Naura pulang bersama mama dan papanya serta Azzar pulang bersama dengan Sandi.
Setibanya dirumah, Sarah, Tomi dan Naura duduk di ruang tamu untuk sejenak melepaskan kelelahannya setelah pulang dari bandara.
"Ma Pa, Mas Azzar kemarin bertanya kapan kira-kira punya waktu karena orang tuanya mau datang melamar" Tanya Naura malu-malu
__ADS_1
"Ehmmm, Bisanya kapan ma?" Tanya Tomi
"Sepertinya minggu ini pa, apalagi kita kan libur kerja" Ucap Sarah
"Iya boleh juga jadi sabtunya kita bisa siap-siap untuk menjamu tamu kita"
"Iya Pa"
"Terima Kasih ya, kalau begitu Naura masuk kamar dulu mau telpon Mas Azzar"
"Iya sayang"
Naura pun menelpon Azzar untuk menyampaikan keputusan orang tuanya itu dan Azzar setuju.
Hari Minggu pun tiba, Azzar beserta abi dan umminya datang berkunjung kerumah Naura untuk proses lamaran. hingga pertunangan mereka pun tanpa hambatan. dan mereka sudah sepakat untuk melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.
Waktu berlalu begitu cepat, semua persiapan sudah menghampiri 100%. seminggu sebelum hari pernikahan, Abi menghampiri Azzra didalam kamarnya
"Abi boleh bicara sama kamu sebentar?" Tanya abi
"bisa abi" Tanya Azzar lalu duduk disebelah abinya
"Apa kamu mencintai Naura?" Tanya Abi dengan wajah datar
"Iya abi. Azzar sangat mencintai Naura"
"Apa abi bisa minta sesuatu dari kamu?"
"Silahkan abi, kalau Azzar mampu penuhi akan azzar penuhi"
"Abi yakin kamu pasti mampu. tapi semua tergantu mau tidaknya kamu melakukannya"
"Azzar akan mencobanya abi. kalau memang Azzar mampu"
__ADS_1
Abi terdiam Mendengar ucapan Azzar. ini harus dia lakukan demi kebaikan Azzar kedepannya.