
Azzar kemudian masuk kedalam mobilnya lalu mengemudikannya dengan laju yang cukup cepat agar Naura tidak telat sampai disekolah
"Nggak baik Kamu marah-marah seperti itu sama orang tua sendiri. apalagi kamu itu anak satu-satu mereka. Kasih sayang mereka hanya untuk kamu saja" Ucap Azzar setelah memberhentikan mobilnya trpat didepan sekolah Naura
"Tidak usah ceramah pagi" jawab Naura Judes
"Ini" ucap Azzar yang memberikan bekal dan setangkai mawar kepada Naura. padahal Naura sudah berpikir apakah Azzar masih akan memberikannya mawar atau tidak setelah kejadian kemarin.
"Terima kasih" jawab Naura sambil menerima bekal dan mawar lalu dia turun dari mobil namun langkahnya terhenti setelah mendapatkan pesan dari Azzar
"Tolong sampaikan juga sama Fani, nanti siang saya ada mengajar jam 2 di masjid Al - Falah. setelah mengajar saya bisa ajarkan kalian baca surah Al-fatiha" ucap Azzar
"Iya" Jawab Naura Cuek lalu melanjutkan langkahnya masuk kedalam sekolahnya.
Melihat Naura sudah masuk kedalam sekolahnya, Azzar lalu melajukan mobilnya untuk segera pulang kerumahnya.
"Ra, Kok kamu nggak balas pesan aku sih" Tanya Hani Yang tiba-tiba menghadang Naura didepan kelas
"Pesan Kamu? yang mana?" ucap Naura lalu mengambil ponselnya dan mengecek pesan Hani yang berisi "Ra, boleh ya saya sewa Mas Azzar untuk hari ini?".
"Kenapa kamu tidak membalasnya?" Tanya Hani lagi kepada Naura yang serius membaca pesan diponselnya
"Oh, Maaf, saya tidak pegang ponsel dari tadi pagi. makanya pesan kamu sy baru lihat ini" Ucap Naura Cuek Lalu berjalan menuju tempat duduknya dan meninggalkan Hani yang ada didepannya
"Tapi besok bisakan mas Azzarnya saya sewa sehari?" rengek Hani yang menghampiri Naura di meja nya Naura
permintaan Hani itu membuat Naura berpikir " Ada baiknya juga seperti ini agar saya tidak selalu mengingatnya dan bisa cepat melupakan lelaki itu" Batin Naura
"Ok, Tapi saya tidak bisa menjamin kalau Azzar mau jemput kamu. jadi kamu harus menunggu mas Azzar didepan rumah aku" Ucap Naura yang menyetujui permintaan Hani
"Ok tidak masalah yang penting besok saya bisa semobil dengan Mas Azzar. Kalau boleh tau berapa tarifnya?" ucap hani sangat senang
__ADS_1
"Terserah kamu saja. saya tidak matok harga" jawab Naura ikhlas kalau Mas Azzar jadi sopir Hani
"Baik Ra. Thanks ya" Ucap Hani lalu pergi meninggalkan Naura
Naura hanya mencibir keinginan Hani yang sangat ingin mendapatkan Azzar. entah apa yang sangat diunggulkan dari Azzar itu hingga dia sangat mengejar-ngejar Azzar. bahkan Arjun sudah tidak dikekarnya lagi.
"Apa-apaan sih kamu Ra, Masa kamu mau tukaran sopir dengan Hani. sampe patok harga seperti itu. memangnya dia itu barang apa?" ucap Fani yang kesal mendengar percakapan Hani dan Naura.
"tidak begitu Fan, kan kamu lihat sendiri tadi Hani sangat memohon meminta itu. jadi saya iba dan menyetujui permintaannya. biar dia bisa merasakan kebahagiaan juga" ucap Naura yang membuat suasana lebih tenang.
"Bagi kamu baik Ra, tapi tidak untuk Mas Azzar. saya yakin nanti Mas Azzar pasti kecewa. kan kamu tahu sendiri Ra kalau mas Azzar itu sangat risih dengan Hani" terang Hani
"Tidak mungkin. Mas Azzar itu orangnya baik. pasti dia bisa menjaga perasaannya. lagian juga biarkan hani merasakan kebahagiaannya walaupun itu Semu"
"Terserah kamu deh. yang penting kalau nanti mas Azzar marah-marah jangan bawa-bawa saya ya dan jangan curhat sama saya" tegas Fani
"Percaya deh sama aku. Mas azzar itu seorang Ustadz. pasti dia bisa menghargai perasaan orang lain" ucap Naura yang penuh dengan sandiwara agar Fani mau tersenyum
"Entahlah, kita lihat saja besok" Ucap Fani yang masih cuek
"Tapi kamu ikutkan Ra"
"Bagaimana ya? sebenarnya rada-rada malas sih"
"Ayolah ikut, biar kita bisa belajar bareng"
"Ok deh. tapi kamu jemput aku ya"
"Memangnya mas Azzar tidak jemput? kan kita bisa barengan tuh kesana"
"Mas azzar itu bukan sopir saya setiap hari. dia hanya antar dan jemput saya saja kesekolah. Lagian juga nanti apa dikata orang kalau kita ke masjidnya bersamaan" ucap Naura yang hanya mencoba menghindar dari Azzar
__ADS_1
"iya juga sih"
Fani dan Naura menghentikan percakapannya dan melanjutkan pembelajarannya hingga waktu jam sekolah berakhir. sementara Fani dan Naura bersiap-siap untuk pulang, Tiba-tiba Hani datang dan menghampiri mereka lagi
"Ra, jangan lupa dengan rencana kita besok ya" ucap Hani yang mengingatkan Naura
"iya" Jawab Naura dengan malas dan berjalan keluar kelas bersama Fani.
Azzar sudah menunggu didepan sekolah untuk menjemput Naura begitu juga dengan sopir Fani.
"Kita langsung pulang atau Nona ada rencana lain yang mesti dikunjungi" Tanya Azzar yang selalu bersikap ramah kepada Naura
"Pulang saja" Jawab Naura Singkat lalu bergegas masuk ke dalam mobil
"Ok berangkat"
Azzar bergegas masuk kedal mobil dan langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang hingga tiba di depan rumah Naura.
"Apa kamu nanti mau dijemput untuk ke masjid?" Tanya Azzar
"Nggak perlu"
"Kamu tidak ikut?" Tanya Azzar dengan wajah sedikit kecewa
"Tidak, Cepat pulang sanah" ucap Naura lalu bergegas keluar dari Mobil Azzar
"kamu belum mendapat hidayah. semoga cepat kamu mendapatkannya" Ucap azzar yang menghela nafas sangat berat mendengar perkataan Naura
setelah Naura keluar dari mobil, Azzar lalu memutar mobil dan langsung bernagkat menuju masjid. dia sudah mempersiapkan semua kebutuhannya didalam mobil mulai dari peci, koko, sarung, dan buku yang akan dia pakai untuk mengajar.
..............................................................................
__ADS_1
...Terima kasih...
...Jangan lupa Like, Coment, dan Vote ya...