Tobatku Karena Cinta

Tobatku Karena Cinta
Kegundahan Hati Azzar


__ADS_3

Melihat wajah azzar yang nampak marah, akhirnya Arjun melepaskan tangan Naura dan pergi meninggalkan mereka.


"Ayo cepat masuk" Perintah Azzar kepada Naura


Naura kemudian masuk kedalam mobil azzar dan Fani juga masuk ke mobil jemputannya. setelah Naura masuk kedalam mobil, Azzar juga masuk kedalam dan bersiap untuk mengemudikan mobilnya.


"saya sudah putus sama dia" Ucap Naura yang hanya dilihat sekilas oleh Azzar.


"Jangan GR ya, itu semua karena saya nggak mau disebut perempuan murahan" Ucap Naura


Azzar tidak berbicara dan fokus mengendarai mobilnya. hanya sesekali saja dia melirik Naura lewat kaca. setibanya di depan rumah, Naura hendak turun dan Azzar berkata


"Jaga diri kamu baik-baik sebelum kamu ternoda" Ucap Azzar yang dijawab lirikan oleh Naura lalu naura turun dari mobil dan masuk kedalam rumah.


"Ya Allah, Melihat Naura pacaran saja hati ini sangat cemburu. bagaimana kalau dia menolak cinta saya dan lebih memilih menikah dengan lelaki lain. Apa aku sanggup menerima kenyataan ini? Pinta Azzar kepada Rabbnya.


Azzar kemudian pulang kerumahnya. setibanya di rumah, azzar masuk dengan wajah ditekuk


"Kamu kenapa sayang? sepertinya ada masalah yang kamu hadapi nak!" Tanya Umminya yang melihat Azzar merebahkan badannya di sofa


"Ummi, Seandainya Naura menolak cinta Azzar gimana? saya bingung, saya sudah selalu berusaha untuk menjadi yang terbaim untuk dia namun beluma terlihat hasil yang sangat signifikan" Ucap Azzar yang ingin menghilangkan kegundahan hatinya


"Kenapa kamu pesimis begitu Nak?"


"Naura menolak mawar pemberian Azzar, dan nampaknya tidak ada ketertarikan Naura yang mencul terhadap saya Ummi"


"Tapi Naura tidak marah kan sama kamu?"


"Tidak sih Ummi. tapi dia sangat cuek dan dingin kalau dekat sama azzar ummi"


"Apakah dia sudah punya pacar?"

__ADS_1


"Tidak ummi. karena dia juga tidak suka pacaran"


"Bagus kalau begitu Nak, berarrti kamu masih ada peluang. coba kamu usaha saja dulu. jangan gegabah untuk bilang cinta. biarkan dia merasakan kamu menjadi pelindungnya. Nanti juga dia akan luluh dan cinta sama kamu Nak" Ucap Umminya yang membuat azzar tampak tenang


"Terimakasih Ummi. Ummi sudah mendukung dan merestui hubungan saya Sama Naura" Ucap Azzar dan memeluk Umminya


"Sama-sama sayang. ayok kedapur makan dulu. ummi sudah masak tuh"


"Baik ummi"


....


Naura masuk kedalam rumah, ketika dia melintas diruang tamu, Dia melihat Sarah duduk membaca majalah. Karena kurangnya kerjaan dikantor maka sarah lebih dulu pulang dibanding Tomi suaminya.


"Ma, Mama kok nggak bilang sih kalau kiriman mawar selama ini itu dari Ustadz Azzar?" Tanya Naura kepada sarah yang duduk disebelahnya


"Mama takut sayang nanti kamu marah jadi mama lebih baik diam, Memangnya Nak Azzar sudah cerita?" Jawab Sarah sambil mengusap rambut Naura


"Wah bagus dong. berarrti secara tidak langsung Nak azzar itu menyatakan Cintanyanya sama kamu sayang"


"Ihh Mama, orang dia cuma ngasih mawar saja kok"


"hehehhe Terus Mawarnya mana? Kok nggak dibawah pulang? biasanya langsung dibawah kedalam kamar?"


"Saya tidak terima mawar itu ma"


"Loh Kenapa?"


"Saya nggak suka ma sama dia"


"Kenapa nggak suka? kan Nak Azzar orangnya baik sayang" tanya Sarah bingung

__ADS_1


"Naura nggak srek sama dia ma. ah sudah mah Naura capek. saya mau kekamar dulu" Ucap Naura dengan wajah masam lalu beranjak masuk kekamar.


"Ya sudah sayang, Istirahat sana"


Naura beranjak kekamarnya. kemudian dia lalu merebahkan badannya diatas tempat tidurnya. begitu banyak tanda tanya yang menghampirinya tentang Ustadz Azzar. Ia lalu melihat mawar didalam Vas bunga diatas mejanya. terdapat beberapa bunga yang kelopaknya sudah berguguran disekitar Vas itu. namun masih ada 1 yang mekar sempurna dan segar. kemudian dia ambil mawar itu keluar dari vas.


"Mawar ini sangat indah tapi maaf saya belum tertarik" Naura memasukkan mawar itu kedalam vas lagi


Tak lama dia berbaring diatas ranjangnya, tiba-tiba ponselnya berbunyi. sebuah panggilan dengan nomor baru masuk di hp nya.


"Halo... Maaf ini dengan siapa." Ucap Naura


"Halo Naura, ini aku Hani!"


"Ngapain loh telpon saya, kalau kamu mau bahas Arjun lebih baik tidak usah karena sekarang saya sudah tidak punya urusan sama dia lagi" Jawab Naura penuh amarah


"Ini bukan soal Arjun. saya juga sudah nggak tertarik sama Arjun"


"Terus apa?"


"Saya sekarang tertarik sama lelaki yang antar jemput kamu kemarin disekolah. kirimkan saya Alamat dan No telponnya saya butuh cepat"


"Ah Gila kamu. mana tau saya alamatnya. saya hanya punya no telponnya saja"


"sudah itu saja. cepat kirim kesini"


"Ia sabar-sabar. Nanti saya kirimkan. Maaf Sudah dulu saya sibuk dan nggak punya banyak waktu" Ucap Naura ketus lalu mematikan panggilan itu.


Setelah Panggilan Hani sudah dimatikan, Naura mengirimkan No telpon azzar melalui pesan singkat kepada Hani.


"Dasar perempuan Aneh, Hanya mengejar cinta lelaki sampai segitunya ngerendahin dirinya. kayak perempuan nggak laku saja" Gerutu Naura.

__ADS_1


...


__ADS_2