Tobatku Karena Cinta

Tobatku Karena Cinta
BERANGKAT


__ADS_3

setibanya didalam kamar, Naura lalu mengambil ponselnya dan menginfokan kepada Azzar dan Fani kalau dia sudah mendapatkan izin dari orang tua nya.


"Besok kita jadi berangkat ya, Saya sudah dapat izin dari mama" pesan singkat Naura yang ditujukan untuk Azzar dan FAni


"aku juga sudah dapat izin" Jawab Fani


"Ok semua. siap-siap Besok saya jemput" Balas Azzar.


Setelah menginfokan kepada Fani dan Azzar, Naura lalu beristirahat dengan cepat karena mereka akan berangkan lebih awal besok pagi. Naura sangat senang menunggu hari esok.


.....


Keesokan harinya, Naura sudah bangun sepagi itu dan langsung mempersiapkan semua perlengkapan yang akan di bawa termasuk bekal yang juga dibantu oleh bibi. Semuanya sudah beres dan juga Naura sudah berpakaian Rapi. Tak lama kemudian klakson Mobil Azzar berbunyi dari depan rumah. Sarah dan Naura langsung keluar menuju Azzar yang juga menghampiri mereka


"Sudah mau jalan Nak azzar" Tanya Sarah kepada Azzar tepat didepan pagar rumahnya


"Iya tante. mohon izin keluar bersama Naura. tapi kami tidak berdua kok. ada Fani juga ikut bersama kami" Ucap Azzar kepada Sarah


"Ooh iya Nak Azzar, saya sudah tau. Naura kemarin sudah cerita sama tante" Tegas Sarah sambil tersenyum


"Ma kalau begitu Naura berangkat dulu ya, biar pulangnya nanti juga bisa cepat. apalagi ini masih mau singgah jemput Fani lagi dirumahnya. izin pamit sama papa ya!" Ucap Naura sambil menciu tangan Sarah dan berjalan masuk kedalam mobil


"Kami pamit dulu ya tante, Assalamualaikum" lanjut Azzar dan melajukan mobilnya


"Waalaikum salam. iya Nak hati-hati dijalan ya" ucap Sarah yang melambaikan tangan ke arah mobil azzar yang sudah berjalan


diperjalanan menuju rumah Fani, Azzar memberikan lagi setangkai mawar kepada Naura. Hanya itu yang bisa Azzar lakukan agar dapat meluluhkan hati Naura


"Ini Non Shaliha" ucap Azzar yang menyodorkan Setangkai mawar merah ke Naura


"Terima kasih" ucap Naura yang menerima mawar dari azzar. Naura tidak mau banyak bicara tentang bunga pemberian Azzar agar perjalanan hari ini bisa berjalan dengan baik.

__ADS_1


"Rumah Fani dimana?" Tanya Azzar


"Belok kiri didepan, Blok B no 2 mas" tegas Naura


"Ok" Azzar memberhentikan tepat di depan rumah Fani.


"Saya duduk dimana ini?" Tanya Fani


"Dibagasi mobil juga boleh. kebetulan kosong tuh" Canda Naura


"Jahat banget kamu Ra, bilang aja kalau kamu nggak mau diganggu berduan dengan mas Azzar kan?" Ejek Fani


"Ehmm Apaan sih. kamu itu ya kalau ngomong asal-asalan saja"


"habisnya kamu sih ditanya yang baik-baik malah jawabnya lain. ya sudah Terima saja" jawab Fani sambil tertawa kemudian masuk dan duduk tepat disebelah Naura


"kayaknya kamu bahagia banget ya hari ini?" ucap Naura yang melirik ke arah Fani


"Iya dong. kan kita mau pergi jalan-jalan. jadi harus bersenang-senang hari ini" Jawab Fani


Azzar masuk kedalam mobil setelah semua peralatan Fani sudah dimasukkan kedalam bagasi mobilnya


"Ok semua sudah beres. jadi kalian sudah siap? kita mau berangkat sekarang?" ucap Azzar ditengah percakapan Naura dan Fani


"siap... Berangkat" Teriak Fani dan Naura penuh bahagia


"Ucap Bismillahirrahmanirohim. Kita bernagkat" lanjut Azzar lalu melajukan mobilnya dengan kecepatan Rendah.


Dipertengahan perjalanan, Fani tidak sengaja melihat mawar yang ada di sebelah Naura.


"Mawar siapa ini?" tanya Fani yang memegang mawar diseblah Naura sehingga membuat Naura diam tak berkutik

__ADS_1


"Ehmmm atau jangan-jangan kalian sudah jadian ya? ucap Fani yang mendapat tatapan tajam dari Naura


"Tidak boleh pacaran, kalaupun sudah saling cinta nanti langsung nikah saja" tegas Azzar sambil tersenyum


"berarrti Mas Azzar belum saling cinta ya?" Sindir Fani


"Iya, masih butuh usaha lebih keras lagi"


"Tapi mawarnya kan sudah diterima? Gimana itu maksudnya" Tanya Fani lagi yang tanpa menghiraukan Naura disebelahnya


"Mungkin agar urusan kelar kali"


"Lanjut terus.... Sampai Gajah bertelur" Potong Naura yang tidak tahan lagi disindir sehingga membuat Fani tertawa terbahak-bahak.


"Oh iya, aku mau cerita perihal sesuatu yang terjadi disekolah kemarin Mas Azzar?" Lanjuta Fani


"Eh kamu jangan macam-macam cerita ya, aku nggak bakalan izinin kamu" Naura yang sudah menutup mulut Fani


"Ok Ok Ra, Nggak jadi deh" ucap Fani yang mengangkat 2 jarinya agar Naura mau melepaskan tangannya


"Nah begitu dong" Naura melepaskan tangannya dari mulut Fani


"Jadi teman kok Galak amat ya" Ucap Fani yang mengusap bibirnya


"Ada apa sih, sepertinya ada yang ditutupi dari saya. jadi penasaran" ucap azzar sambil melihat kearah mereka melalui kaca


"Enggak ada apa-apa kok. sudah, fokus nyetir saja biar kita bisa cepat sampenya" Jawab Naura


"Oke"


....................................................................................

__ADS_1


...Terima kasih sudah membaca Novel saya sampai tahap ini. ❤️❤️❤️...


...Sekali lagi saya mohon ya kak, dukung saya dengan cara Like, Coment, share,dan Vote sebanyak-banyaknya ya agar saya selalu bersemangat nulisnya tiap hari. Terima kasih 😍😍😍...


__ADS_2