Tobatku Karena Cinta

Tobatku Karena Cinta
Busana Baru


__ADS_3

"Wah, Roknya sudah kamu pakai sayang? Kamu Cantik banget pakai pakaian sopan seperti itu" Puji Sarah yang melihat Naura pulang dari sekolahnya


"Mama sudah pulang? tidak jadi keluar kota?" Tanya Naura kepada mama papanya yang sudah duduk santai diruang tam


"Jadi, ini baru pulang jadi baru istirahat" ucap Sarah yang lagi santai bersama tomi diruang tamu


"Oh iya ma, nanti Naura minta Izin untuk pergi Masjid ya bersama Fani?" pinta Naura pada kedua orang tuanya


"memangnya ada apa dimasjid? ada pengajian?" Tanya Tomi heran kepada Naura


"Iya pa, Pengajian Ibu-ibu. jadi nanti disana saya dan Fani belajar bacaan Shalat"


"Wah Bagus kalau begitu. Papa setuju" ucap Tomi


"Kalau mama gimana?" tanya Naura kepada Sarah


"Pastilah sayang mama setuju. Tapi mama bingung, kamu mau pergi kemasjid tapi sepertinya kamu tifak punya jilbab sayang" lanjut Sarah


"Ada selendang ma. nanti Naura pake selendang saja"


"Kok Selendang?" Tanya Sarah yang sudah mengerutkan keningnya


"Jilbab pasmina ma. nanti saya pakai seperti selendang biar bisa sedikit menutup kepala karena Naura belum bisa menggunakan jilbab".


"Kita kemall yuk pa!" Ucap sarah yang menarik tangan Tomi


"Untuk apa Ke Mall? Tanya Tomi

__ADS_1


"iya Ma, ngapain mama kemall?" tanya Naura juga


"Mama mau belikan jilbab untuk kamu. Yuk lah pa, nanti Naura keburu pergi loh" Ucap Sarah yang masih menarik tangannya


"Kalau itu papa mau saja" Ucap Tomi dan langsung berdiri dan pergi bersama Sarah


"Kamu nggak usah ikut ya Sayang, kamu makan dulu dan langsung beres-beres"


"Iya Ma"


Sarah dan Tomi bergegas ke Mall untuk pergi membelikan Naura sebuah jilbab untuk dipakai saat ke masjid. sedangkan Naura mengikuti perintah mamanya untuk makan dan bersiap-siap sambil menunggu Fani dan sarah.


Tak lama menunggu, Akhirnya Fani datang menjemput Naura


"Loh, Kok kamu belum siap-siap Ra?" Tanya Fani yang sudah tepat di depan gerbang


"Coba kamu telpon, sekarang dia dimana?"


"Baik Fan. saya telpon dulu ya" Ucap Naura lalu mengambil ponselnya


"Halo ma, Mama sekarang dimana? sudah ada Fani jemput" Tanya Naura kepada mamanya melalui panggilan telpon


"Ooh iya tunggu sebentar lagi ya, Mama sudah diperjalanan menuju rumah" ucap Sarah


"Iya ma, soalnya takut telat"


"Iya, ini mama sudah dekat rumah" Ucap Sarah yang kemudian masuknya mobil kedalam pekarangan rumah

__ADS_1


Sarah turun dari dalam mobil dan menyerahkan paperbag kepada Naura.


"Nih, Buruan diganti pakaiannya" ucap Sarah yang menyerahkan paperbag kepada Naura


Naura lalu mengambil paperbag itu dan bergegas masuk kedalam kamarnya untuk berganti pakaian. Setelah Naura membuka Paperbag itu, ternyata bukan hanya jilbab saja tetapi ada gamis putih juga yang serasi dengan jilbabnya.


Setelah Naura memakai jilbab dan busana muslimnya, Naura kemudian mengambil tas yang berisi buku tuntunan shalat lalu bergrgas menuju Fani yang sudah menunggu Naura


"Wah, kamu cantik banget sayang dan sepertinya busana itu sangat pas ya dibadan kamu" puji Sarah yang masih ada di depan rumah


"Alhamdulillah ma, kalau begitu Naura berangkat dulu ya. Takut telat" Ucap Naura Pamit kepada Sarah dan Tomi


"Iya sayang, Hati-hati ya" Ucap Sarah dan Tomi


Naura kemudian masuk kedalam mobil dan duduk tepat disebelah Fani dan sesegera mungkin menuju kemasjid tujuan mereka.


"Sepertinya ada yang akan terpesona nih melihat penampilan nyonya mudanya" Ejek Fani yang kemudian pahanya dicubit oleh Naura.


Sesampainya dimasjid, terlihat dari depan Masjid tampak sunyi dan tidak ada lagi ibu-ibu yang terlihat dari depan masjid


"Wah sepertinya kita sudah telat Fan, Maaf ya. gara-gara gue kita telat datangnya" Ucap Naura yang melihat sekeliling Masjid


"udah deh nggak usah bersalah seperti itu. kita minta maaf saja. pasti dimaafin" ucap Fani


"Ya sudah, Yuk Masuk" Ajak Naura


....................................................................................

__ADS_1


__ADS_2