Tobatku Karena Cinta

Tobatku Karena Cinta
Menjadi Sopir Pribadi


__ADS_3

Naura dan Azzar masuk kedalam rumah. Naura yang sudah terbiasa Masuk tanpa permisi lalu ditegur oleh Azzar. kemudian Azzar menarik lengan Naura hingga Naura mundur kembali ke depan pintu


"Apaan sih tarik-tarik, nggak sopan banget" Ucap Naura Emosi


"Biasakan setiap masuk rumah itu ucap salam dulu. kagak baik masuk rumah tanpa salam" Lanjut Azzar


"Hmmmm..."


"Assalamualaikum..." Ucap azzar dari depan pintu Lalu masuk kedalam rumah yang diikuti oleh Naura


"Waalaikumsalam, Sudah pulang Nak. Ayo kalian masuk" Ucap sarah yang datang menghampiri mereka


"Terimakasih banyak tante. ini ada makanan sedikit buat tante" Ucap Azzar sambil menyerahkan 1box pizza


"apa ini? Wah Pizza ya?. Kamu tau juga ya kalau Naura sangat suka pizza" sindir Sarah kepada Naura yang ada disebelahnya yang membuat Azzar tersenyum dengan ucapan sarah


"Kenapa senyum-senyum, puas ngeledek saya. Maaf sekarang saya nggak doyan pizza" ucap Naura yang judes kepada Azzar lalu beranjak masuk ke kamarnya

__ADS_1


"Sudah nak Azzar. tidak perlu ditanggapi. Kalau Naura itu Ngambeknya sebentar saja nanti juga baik lagi. ayo kita duduk dulu." Ucap sarah mengajak azzar duduk disofa ruang tamu.


"ada yang mau saya tanya sama kamu tapi saya bingung mau mulai dari mana" Lanjut Sarah


"Kenapa tante?" tanya azzar penasaran


"Begini, Sopirnya Naura minta tambahan cuti 1 bulan lagi. apa Nak azzar bersedia menjadi sopir pengganti lagi untuk Naura? Tapi kalau memang tidak bisa juga tidak apa-apa. Tapi ibu minta tolong carikan pengganti yang baik hati. karena jujur, saya tidak berani melepas naura dengan orang lain yang belum saya kenal"


"Kalau saya tidak masalah tante. mau tiap haripun juga saya bersedia. tapi apa Naura mau? saya takutnya nanti Naura tidak nyaman jika saya yang mengantarnya"


"Serius tante kalau bunga Azzar masih disimpan sama Naura?" tanya Azzar penuh bahagia


"Iya. Untuk apa saya bohong?"


"Terimakasih banyak tante sudah mendukung perjuangan Azzar"


"iya sama-sama Nak. tapi bagaimana dengan tawaran tante? kamu mau kan?"

__ADS_1


"iya tante saya bersedia, lagian juga ini cara saya agar saya bisa dengan mudah membuat Naura cepat mencintai saya"


"Terima kasih banyak ya Nak azzar"


"Sama-sama Tante, kalau begitu Azzar balik dulu soalnya masih ada jadwal mengajar saya sebentar sore" ucap Azzar pamit dari rumah Naurah


"Iya Nak azzar hati-hati. dan terima kasih banyak juga pizzanya ya"


"Iya tante"


Azzar keluar dari rumah Naura dan lalu masuk kedalam mobilnya dan memandangi mawar yang ditolak Naura.


"Ternyata kamu malu-malu kucing ya. mengakui saja susah banget kamu ucapkan. tapi saya yakin kamu juga punya rasa sama seperti saya. Sisa menunggu waktu yang tepat saja. semoga kita segera disatukan dalam ikatan yang suci" Ucap Azar yang berbicara dengan mawar itu seolah-olah sedang berbicara dengan Naura.


Tanpa berpikir panjang, Azzar lalu memotret mawar itu yang sudah hampir layu lalu dia kirimkan ke Naura dengan Caption " Kasian mawar ini sudah hampir layu karena ditolak sama pemiliknya"


Naura menerima pesan dari Azzar tapi hanya membacanya saja tanpa membalas kemudian ia letakkan kembali ponselnya di atas meja kamarnya.

__ADS_1


__ADS_2