Tobatku Karena Cinta

Tobatku Karena Cinta
Mulai belajar Agama


__ADS_3

Setelah Makan, Naura bersiap-siap dan menunggu Fani untuk bersama-sama berangkat ke masjid tempat Azzar mengajar.


"Kamu mau kemana sayang, Kok baru pulang sekolah sudah rapi lagi?" Tanya sarah yang melihat Naura menyisir rambutnya.


"Ehm... eh.. ehm... Anu Ma... Itu" Ucap Naura Kaku berbicara yang mencari alasan kepada mamanya


"Anu apa?" Tanya Sarah yang mengerutkan Keningnya


"Itu ma, Naura mau pergi kerja kelompok. Iya kerja kelompok"


"Dimana? Sama siapa?"


"Dilapangan Ma, dengan Fani"


"Ooh, dengan Fani. Kalau begitu kalian hati-hati ya ! Pulangnya jangan terlalu larut malam" pesan Sarah lalu berjalan keluar dari kamar Naura


"Baik Ma"

__ADS_1


Naura selesai berdandan, dia memasukkan semua perlengkapan yang nantinya akan mereka gunakan. kebetulan Naura mempunyai satu-satunya gamis dan pasmina pemberian temannya saat ulang tahun lalu.


Setelah semua perlengkapan sudah siap, Naura lalu turun ke depan rumah untuk menunggu Fani datang menjemputnya. Naura sengaja Menunggu didepan agar Mamanya tidak melihat Fani jikalau Fani nantinya sudah memakai baju gamisnya.


Beberapa menit kemudian, Mobil Fani tiba tepat didepan Naura berdiri.


"Loh Ra, kok kamu berpakaian seperti itu sih, kita kan Mau ke masjid" Ucap Fani yang menatap heran pakaian Naura


"Husstt... saya sudah bawa dalam tas Tenang saja. Yuk berangkat" Ucap Naura lalu bergegas masuk kedalam Mobil dan duduk disebelah Fani


"Loh kenapa pakaiannya nggak dipakai langsung sih, pasti mama kamu lebih bangga kalau tau kamu pergi pengajian" Terang Fani


"Sudahlah, Terserah kamu saja. Tapi nanti kamu mau ganti bajunya dimana?" Tanya Fani kembali


"Nanti kita berhenti di WC umum saja sebelum masjid. Bisa kan pak?" Tanya Naura kepada sopir Fani


"Bisa Non" jawab Bapak Tua itu yang sambil mengemudikan mobilnya

__ADS_1


Sopir Fani terus mengemudikan mobilnya menuju masjid tempat Azzar mengajar sambil mencari WC umum seperti pesan Naura. setibanya di WC umum, Naura turun dari mobil dan kemudian bergegas masuk kedalam WC untuk mengganti pakaiannya. setelah berpakaian, Naura bergegas masuk kedalam mobil.


"Loh Kok jilbabnya nggak dipakaikan peniti Ra?" Tanya Fani melihat pasmina yang dikenakan naura hanya terpasang diatas kepala saja


"Gak kuat aku Fan. Gerah. nantilah jika saya sudah terbiasa pakainya barulah saya pakai peniti" Ucap Naura dengan sangat santai


"Huufft Terserah kamu saja deh" Ucap Fani pasrah mendengar jawaban Naura


Fani dan Naura langsung berangkat menuju masjid tempat Azzar Mengajar. setibanya didepan masjid, terlihat banyak ibu-ibu pengajian berada didepan masjid yang hendak masuk kedalam masjid. mereka mencari keberadaan Ustadz Azzar namun tidak ditemukan. Mungkin sudah berada didalam masjid.


"Ayo Segera Ra, biar kita bisa duduk didepan nanti" ajak Fani


"Ogah ah duduk didepan. nanti apa yang dikatakan ibu-ibu itu lihat jilbab saya seperti ini" ucap Naura


"Ya sudah kalau begitu biar saya saja yang duduk didepan bersama ibu-ibu. nanti kamu duduk sendiri saja dibelakang" Sindir Fani kepada Naura agar mau mengurungkan niatnya itu untuk duduk di belakang


"Baiklah, kamu saja didepan biar saya dibelakang. Yuk cepat masuk" Ucap Naura lalu menarik tangan Fani bergegas masuk tanpa menghiraukan ucapan Fani yang menyindirnya.

__ADS_1


................................................................................


__ADS_2