
Jam pulang sekolahpun tiba. Azzar sudah ada didepan sekolah untuk Menjemput Naura. sebenarnya Naura sudah tidak mau dijemput lagi oleh Azzar apalagi tadi pagi Azzar bertemu dengan Hani. entah apa yang mereka bicarakan yang membuat Hati Naura mulai merasakan api cemburu. Namun dia harus sabar karena sesuai perjanjian kalau hari ini waktu terakhir Azzar menjemputnya.
"Selamat siang nona Shaliha..." sapa Azzar yang sudah membuka mobilnya.
Tanpa menjawab sapa Azzar, Naura lalu masuk kedalam mobil dan duduk di kursi tengah. Setelah Naura masuk, kemudian Azzar juga masuk dan mulai menyalakan mesin mobilnya. Namun saat hendak mobilnya melaju, tiba-tiba Naura mempertanyakan pertemuan Azzar dan Hani tadi pagi
"Ngobrolin apa saja kamu tadi dengan Hani?"
"Tadi mana ya? Ohhh yang tadi pagi itu dedpan sekolah ya? Ucap Azzar yang langsung berbalik menghadap Naura agar bisa melihat penuh wajah cantiknya.
"Ehmmm..." Jawab Naura
"Nggak ada yang penting kok. Tapi kenapa kamu mempertanyakan itu? apa kamu sudah mulai cemburu jika saya dekat wanita lain?" Ucap Azzar yang menaik turunkan alisnya sambil tersenyum.
"Iddiiihh GeER banget lu. siapa juga yang cemburu. sudah jalan saja cepat biar kita bisa sampe dirumah"
"Ayo lah, bilang saja. tidak baik kalau perasaan itu dipendam saja"
"memangnya Mas tidak dengar saya bilang apa tadi?"
__ADS_1
"Ayolah.... Bilang sekali saja kalau kamu memang cemburu" Paksa azzar sambil tersenyum menatap Naura
"Ehhh nggak ada tuh seorang Naura mau cemburu. sayakan bukan siapa-siapa kamu. lagian juga itu Hak-Hak kamu mau kenalan dan ketemu sama siapa tidak ada yang larang. kamu tau kan kalau Hani pernah celakai saya. saya nggak mau kalau kamu nanti kerjasama dengan Hani untuk mencelakai saya" Jawab Naura dengan alasan tersebut karena sudah bingung mau jawab apa atas pertanyaan azzar
"Saya tidak mungkin melakukan itu. saya tidak sejahat itu" Ucap azzar yang meyakinkan Naura
Sebenarnya Naura juga bimbang dengan perasaan hatinya. dia bingung kenapa dia merasa tidak suka atas pertemuan Azzar dan Hani.
"Baguslah kalau begitu" Lanjut Naura
"Hmmm. Berarrti bukan karen cemburu ya? Ok saya akan berusaha dan tetap menunggu samapai rasa cemburu itu hadir dalam hatimu yang paling dalam"
"Hehehehe" Azzar hanya bisa tersenyum dan kemudian melajukan mobilnya.
Sebelum pulang, Azzar pergi ke suatu tempat untuk mengambil sesuatu. Dia berbelok ke arah yang tidak biasanya ia lalui ketika hendak ke rumah Naura. membuat Naura bingung akan arah tujuannya
"Ehhh... Kita mau kemana ini? arah rumah saya kan ke kanan bukan kekiri?" Tanya Naura heran
"Maaf Nona Naura, saya mau mengambil pesanan saya dulu" jawab Azzar yang berhenti tepat di depan resto Pizza.
__ADS_1
"Nona shaliha tunggu dulu sebentar ya. saya turun dulu untuk mengambil pesanan saya. tetap diatas mobil ya. jangan kemana-mana sebelum saya balik" Perinta Azzar kepada Naura lalu turun dari mobil dan masuk kedalam resto
Seperti Janjinya, Azzar kemudian kembali ke mobil dengan membawa 2 kantung berisi masing-masing 1 Box Pizza ke dalam mobil.
"Maaf Nona shaliha sudah menunggu terlalu lama" ucap azzar padahal hanya 5 menit saja meninggalkan mobil.
Setelah Azzar masuk kedalam mobil, ia lalu melajukan mobilnya menuju rumah Naura.
Naura yang sedari tadi berpikir kenapa azzar selalu memanggilnya Nona shaliha. Naura ingin menegurnya tapi nantinya akan menjadi pembahasan yang sangat alot lagi jika harus dibicarakan dengan Azzar. sehingga dengan berat hati dia harus sabar dan menunggu waktu yang tepat untuk menegurnya.
sesampainya di rumah Naura, Azzar kemudian memasukkan mobilnya kedalam halaman parkir rumah. Naura terkejut karena Mobil azzar kadang hanya sampai didepan rumah saja sedangkan saat ini masuk ke dalam parkiran rumah.
"Loh kok masuk kedalam sih, Biasanya kan sampe didepan pagar saja?" Tanya Naura bingung
"Nggak apa kan Nona shaliha? sekali-sekali saya mau bertamu sama ibu dan bapak kamu juga" Jawab Azzar sambil tersenyum
"Nona... Nona... sejak kapan nama saya jadi Nona shaliha. panggil nama asli saya saja. nggak usah pake nona nona" Tegas Naura
"Hehehehe, Jangan marah dong Nona shaliha..eh maaf maksudnya Naura shaliha" ucap Azzar dengan nada yang lembut dan sedikit tertawa mendengar ucapan dari Naura.
__ADS_1
......