Tobatku Karena Cinta

Tobatku Karena Cinta
Menjadi Supir Pengganti


__ADS_3

Keesokan harinya, dipagi hari yang masih dingin, datang sebuah kurir mengantarkan setangkai mawar merah di rumah Naura


Tok...Tok...Tok...


"Iya pak Maaf ada apa ya" Ucap Naura yang membuka pintu rumah


"Saya ingin mengantarkan paket bunganya nona" Jawab kurir itu.


"Maaf Pak, sekarang saya sudah tidak mau lagi menerima bunga atau paket apapun yang tidak jelas pengirimnya"


"Kenapa nona?, biasanya kan selalu terima mawar ini?


"itu kemarin, sekarang saya sudah tidak mau lagi"


"Jadi gimana mawar ini nona?"


"Ya sudah kembalikan saja sama pengirimnya. sudah dulu ya pak saya mau bersiap berangkat kesekolah dulu. terima kasih" Ucap Naura lalu menutup pintu rumahnya dan kurir itu juga pergi meninggalkan rumah Naura


"Siapa sayang?" Tanya Sarah yang duduk di ruang tamu bersama Tomi


"Kurir ma, ngantar mawar lagi"


"Terus mana mawarnya?"


"Naura tolak ma"


"Kenapa?"


"Nggak mau lagi mah, Pengirimnya nggak jelas. Naura takut jangan sampe itu penjahat"


"Ehm" Sarah hanya diam lebih baik menutup mulut walaupun sudah tau siapa yang mengirim mawar itu.


Dilain tempat, Kurir itu kembali ke azzar untuk mengembalikan mawar itu


"Ditolak ya pak?" Tanya Azzar


"iya pak, katanya dia sudah tidak mau lagi menerima ini karena pengirimnya tidak jelas. Kenapa mas tidak melampirkan namanya?"


"Kalau saya cantumkan nama saya pak pasti dia akan menolaknya sejak kemarin"

__ADS_1


"Ooh Lagi perjuangin cintanya ya mas?


"Heheheh Bantu doanya ya pak"


"Iya pak. sepertinya dia juga gadis baik mas. hanya saja dia belum pakai hijab"


"Itu lah fokus utama saya pak. saya akan berusaha aga dia bisa mencintai hijab"


"Amin. semoga dilancarkan mas"


"Amin. terima kasih ya pak"


"Sama-sama pak. kalau begitu saya pamit dulu. masih ada kerjaan" UCap kurir itu dan menyerahkan mawar ke Azzar kemudian pergi.


Azzar menerima bunga itu dengan perasaan bingung.


"Sepertinya saya harus jujur kalau selama ini yang mengirim mawar itu adalah saya" Batin Azzar


.....


Trrinnggggg.....


Naura hanya bisa bingung membaca pesan yang masuk di ponselnya. dia kemudian langsung ke ruang makan untuk mengklarifikasi kepada Sarah


"Mah, Kok cowok itu sih yang jemput Naura, Apa tidak ada lagi yang lain?" Tanya Naura kepada sarah


"Maksud kamu Ustadz Azzar?"


"Mama kenal sama dia?"


"Iya kenal dong. dia itu ngelamar jadi sopir dirumah kita karena sopir mama cuti 2 hari"


"Kenapa harus dia sih mah. kan masih banyak orang lain ataukah pesan sopir online saja"


"Mana ada orang lain yang mau kerja hanya 2 hari saja. mama takut kalau orang lain yang antar kamu. mama takut kamu nanti kenapa-kenapa. Lagian kalau Nak Azzar orangnya baik jadi mama bisa tenang"


"Terserah mama deh" Naura Pasrah lalu menuju kamarnya untuk mengambil tas


Tooott... Tooott...

__ADS_1


Bunyi klakson mobil dari depan rumah. Azzar sudah tiba untuk menjemput Naura.


"Ra... Naura... Itu Nak Azzar sudah ada didepan. cepat turun nanti kamu terlambat" Teriak Ara memanggil Naura


"Ia ma" Naura turun dari lt 2 kamarnya.


"Ra ini mama sudah siapkan bekal kamu ke sekolah" Sarah memberikan kotak makan berwarna pink


"kayak anak kecil saja mah bawa bekal"


"Ambil saja sayang, kan kamu belum makan nanti kamu sakit gimana?" lanjut Tomi ayahnya.


"Tapi pa, kan ada kantin disekolah"


"Makanan dirumah lebih sehat sayang. kalau diluar kita belum bisa menjamin kebersihannya" Lanjut sarah


"Terserah mama dan papa saja deh. Kalu begitu saya berangkat dulu ya" Ucap Naura sambil menerima kotak makan berwarna pink dan mencium tangan mama dan papa nya. Naura lalu menuju ke mobil Azzar


"Selamat pagi Nona Soleha" Ucap Azzar yang sudah dihampiri Naura


"Iya Terima Kasih" jawab Naura ketus


"Sama-sama Nona. Silahkan masuk, Nanti kita telat masuk sekolah" Ucap Azzar sambil membukakan pintu belakang.


Setelah Naura masuk kedalam mobil, Azzar kemudian melajukan mobilnya dengan kecepatan standar. dipertengahan jalan, tiba-tiba Naura bertanya kepada Azzar


"Kok kamu mau sih jadi sopir saya"? Tanya Naura


"Lagi butuh kerjaan saja non. lagian nanti kalau ada yang jahatin non naura gimana?


"Ooh... Tapi Kok kamu tau kalau dirumah saya lagi butuh supir?"


"Kalau itu jawabnya nanti saja ya! yang jelas Non Naura harus sampe ke sekolah dulu, Nanti telat"


"Ehmm..." Naura hanya diam dan tidak melanjutkan lagi pertanyaannya...


Azzar kemudian fokus dengan kemudinya. dia sudah menduga, Naura akan mempertanyakan Hal ini. Namun Azzar tidak mau terlalu ambil pusing karena Fokus utamanya bukan itu melainkan pelan-pelan agar Naura bisa suka sama dia.


....

__ADS_1


__ADS_2