
Semuanya sudah berkumpul baik pianist serta teman-teman Jenk yang lainnya sudah berkumpul tinggal menunggu Tuan pesta yang belum datang.
Melihat seorang pemuda lonjong dengan pakaian serba putih menuruni tangga menuju pantai membuat beberapa orang yang bersembunyi dalam kegelapan bersiaga.
Jenk yang melihat keadaan pantai sepi seperti tidak ada penghuni dan lampu juga di matikan membuatnya sedikit heran.
Dimana yang lainnya? apakah aku salah mendatangi tempat? itulah yang dipikirkan nya saat ini.
Karena memang untuk acara kejutan dia tidak pernah membayangkan karena teman-teman nya ini bukan tipekal orang seperti itu.
Sebelum Jenk berbalik meninggalkan tempat itu tiba-tiba terdengar suara piano yang mengeluarkan instrument lagu selamat ulang tahun membuat dia kembali heran lagi.
"Siapa yang ulang tahun? itulah kira-kira yang di pikirkan nya karena memang ulang tahun nya sudah lama lewat.
"Apakah orang-orang ini salah mengenali orang? Dia masih bergelud dengan pikirannya tidak ada kejutan sama sekali di wajahnya yang ada hanya heran dan mengangkat kedua alisnya menyatu di keningnya.
Melihat Jenk yang berdiri tanpa raut wajah berbeda membuat teman-temannya dalam kebingungan juga.
Apakah acara kejutan mereka tidak berhasil?
Setelah instrument piano sebuah suara halus terdengar menyanyikan sebuah lagu selamat ulang tahun dengan hikmat disertai nama Jenk membuat Jenk mengangkat kepalanya langsung ke arah orang yang bermain piano yang hanya di sinari oleh lampu remang-remang.
Setelah menyelesaikan lagu selamat ulang tahun tiba-tiba lampu menyala membuat tulisan yang berada di spanduk serta foto Jenk yang tersenyum manis sambil menutup mata membuat Jenk membola.
Bukan karena kejutan yang membuat dia terkejut tapi foto besar yang tercetak dalam spanduk besar itu.
Itu adalah Foto dirinya ketika di paksa untuk tersenyum oleh anak kecil di warung kakek Kim.
Siapa yang berani mengabadikan momen tersebut? setahunya hanya anak kecil itu yang mengambil gambarnya ternyata teman-teman nya adalah penghianat mengambil gambarnya tanpa sepengetahuan nya.
Sekarang raut wajah Jenk sedikit suram melihat wajahnya yang sudah tidak dapat di lihat dengan baik teman-temannya panik.
Ini bukan bagian dari skenario yang mereka susun! Sungguh mereka hanya ingin memberikan kejutan bagi Jenk dan menyadari tatapan Jenk ke arah spanduk besar yang terpampang jelas di panggung kecil yang di buat membuat teman-teman menyadari bahwa dia tidak menyukai foto ini.
__ADS_1
Oh ****! kenapa bisa lupa hal ini?
Suasana menjadi canggung seketika bahkan para staff hotel bingung apa yang terjadi?
Seorang murid cewek salah satu teman Jenk menyanyikan selamat ulang tahun bersama Hyun Narra dan di ikuti oleh banyak teman-teman yang lain.
Menuntun Jenk ke arah panggung untuk sesaat Jenk menghilangkan raut wajah kesalnya dia mencoba memahami nanti akan menuntut jawaban soal akan foto ini.
Setelah birthday song selesai di nyanyikan oleh kedua perempuan itu segera beberapa teman-teman meminta Jenk untuk make a wish dan juga memberikan ucapan kepada teman-teman yang lainnya.
"Terimakasih semuanya! ini pesta yang luar biasa" Ujar Jenk singkat padat dan jelas.
Teman-temannya sudah memahami karakter nya sehingga tidak terlalu masalah Jenk tidak berbicara panjang lebar. Karena Jenk sendiri adalah orang yang to the point dan mengatakan yang simpel.
"Sekarang waktunya pangeran es kita meniup lilin dan membuat harapan" Ujar Hyun Narra selaku pemandu dalam acara pesta ini.
Jenk menutup sekilas matanya entah apa yang di harapkan itu hanya terjadi dalam beberapa detik.
Meniup lilin dan mendapatkan ucapan selamat dan panjang umur serta kado dari teman-teman.
Sekarang teman-temannya membuat kan pesta ulang tahun untuknya jauh dari identitas Ia yang sebenarnya. Di kenal sebagai Jenk tanpa latar belakang berarti.
Mendapatkan kado dan ucapan selamat ulang tahun yang tulus serta penuh sukacita ini dari teman-temannya Jenk dapat merasakan perasaan hangat mengalir dalam hatinya.
Perasaan ini membawa sensasi yang berbeda. Dia merasakan perasaan teman-teman nya ini sangat tulus dalam menyiapkan pesta untuknya bahkan mereka rela membooking sebagian hotel dan membuat pesta sederhana ini dengan pantai pribadi.
Dalam masih keadaan linglung tiba-tiba Jenk di rangkul oleh Michael.
"Selamat ulang tahun Bro" Michael memberikan pelukan sebagai saudara dan teman.
Teman-temannya yang lain tidak berani melakukan hal yang dilakukan oleh Michael hanya terlihat canggung. Jenk dapat memahami hal itu dia dengan inisiatif sendiri tanpa paksaan memberikan pelukan hangat kepada teman-teman seperjuangan nya ini.
"Kami tidak tahu apakah ini berguna untukmu" Ujar salah satunya menyerahkan kado yang di siapkan untuknya kepada Jenk.
__ADS_1
Jenk tidak mengatakan apa-apa hanya tersenyum tipis dan dari matanya terpancar ketulusan sebagai tanda ungkapan terimakasih darinya.
Satu persatu teman-temannya memberikan ucapan selamat dan kado di sertai oleh staff hotel yang turut merayakan hari ulang tahun Jenk memberikan ucapan selamat untuknya.
Setelah acara ucapan selamat ulang tahun Jenk memotong kue yang sangat besar dan membiarkan teman-temannya mengambil bagian sendiri. Karena Jenk tidak ingin memberikan kue ulang tahun yang pertama kepada siapapun dan lebih memilih membiarkan teman-temannya mengambil dan menjadi yang pertama.
Teman-teman Jenk juga mengakui dengan ide Jenk bahwa dengan begini Jenk memperlakukan mereka sama sebagai orang pertama.
Acara di lanjutkan setelah sesi foto bersama karena mereka menggunakan seragam yang sama yaitu putih putih segera fotografer yang sudah di siapkan memotret momen ini bahkan beberapa kamera sudah terpasang di setiap sudut untuk merekam aksi mereka selama pesta berlangsung.
Setelah sesi foto dan sudah mendapatkan bagian masing-masing. Jenk dan teman-teman mulai membentangkan tikar sebagai alas duduk dan melakukan barbeque bersama yaitu Ikan yang masih sangat segar serta ayam mereka beramai-ramai melakukan pekerjaan itu dan duduk melingkar sambil menunggu ayam dan ikan itu matang.
Yah dua orang secara bergiliran akan maju untuk membalik ikan dan ayam sedangkan yang lainnya duduk melingkar sambil bercerita dan ada yang menyanyi karena kelas Jenk anak-anak rata-rata memiliki kemampuan seni dan mereka memainkan alat gitar setelah menemukan lagu yang cocok.
Suasana di pantai itu sangat hidup di penuhi tawa dan candaan kadang ada yang membuat sajak dan saling membalas ketika sajaknya tidak nyambung di situlah mereka tertawa lepas.
Ada si pembuat onar yaitu Michael dan musuh bebuyutannya adalah seorang remaja laki-laki hampir sama tinggi dengan Michael maniak kebersihan selain Hyun Narra serta Yong Wook manusia es ketiga yang selalu membalikkan kata-kata Michael dengan pedas.
"Kalian kompak membuli ku ya? Ujar Michael tidak puas hampir rata-rata semua siswa mengejeknya tidak ada satupun yang membelanya.
"Cukup Michael kau tidak cocok dengan tampang menjijikkan seperti itu" Ujar Hyun Narra melihat Michael yang merengek seperti bocah.
"Cukup itu ikannya hangus" Jenk lebih mementingkan Ikan yang akan segera hangus.
"Ya ampun" Pekik seorang siswi melihat ikan yang di baliknya hangus sebelah.
**Yoyo guys welcome back with me author recehan π€.
Jangan lupa jempolnya kakak serta rate dan gift tipis-tipis ye kan π
Terimakasih yang sudah mampir.
Note: Nama Jenk gw ambil dari nama salah satu idola gw Jenk.Oz salah satu CEO termuda di London yang baru berusia 15 tahun.
__ADS_1
Gw terinspirasi dari dia sehingga membuat cerita ini sekian dan terimakasih π
Karena banyak yang bertanya namanya kok seperti Cewek dan juga terlihat aneh dan lain sebagainya. Supaya kakak readers paham namanya tidak sembarangan π Salam damai**