Tuan Muda Di Balik Layar

Tuan Muda Di Balik Layar
Markas baru


__ADS_3

Bangunan yang di renovasi itu kini telah di layak gunakan. Bangunan megah di dominasi warna hitam dan putih dengan sentuhan gold memberi kesan tersendiri.


Bangunan yang berlantai sepuluh itu di kelilingi dengan area yang luas terdapat lahan yang luas di mana beberapa alat latihan terpampang seperti beberapa tumpukan ban oto Fuso dan kawat duri beserta kuali yang berisi air panas dan di bawahnya ada untuk api.


Tidak lupa ada tempat untuk latihan memanah dan juga menembak.


Area latihan itu layaknya area latihan militer sudah di lengkapi oleh banyaknya alat latihan yang elit.


Di sekitar area bangunan itu sendiri terpasang banyak jebakan yang mana bila orang yang tidak mengetahui dan tidak hati-hati di pastikan nyawanya akan tercabut.


Alat ini adalah hasil rancangan dari tim Jenk itu sendiri.


Beberapa kamera pengawas terpasang di berbagai sudut baik yang dapat di jangkau dan tidak di jangkau.


Dan yang mengendalikan ini semua tidak lain adalah robot manusia. Bila ada penyusup atau benda-benda yang berbahaya dan tidak terverifikasi oleh sistem maka benda itu hangus dengan sendirinya.


Bangunan itu di rancang sendiri oleh orang-orang Jenk sehingga bangunan itu bisa di kendalikan sesuka hati oleh robot dan Jenk.


Jenk melihat hologram bangunan yang sudah jadi itu lewat layar komputernya dan hasilnya benar-benar tidak mengecewakan.


Ada banyak titik merah yang muncul yang tidak lain itu adalah alat jebakan dan juga kamera pengawas.


Dan orang yang bisa memasuki bangunan itu adalah orang yang harus terverifikasi oleh sistem yang berada di bangunan itu. Hal ini mencegah terjadinya penyusup dan penghianat dan juga ini melindungi anggota yang ikut bergabung.


Karena Jenk yakin di masa depan akan ada banyak musuh yang mengincarnya dan keluarga.


Setelah mematikan layar komputernya Jenk bangkit berdiri dan merapikan beberapa dokumen yang berserakan di atas meja.


Bahkan Jenk merombak kamar asrama yang dia tempati dengan memasang beberapa alat penyadap, dan beberapa kamera mini seperti lubang peniti di setiap sudut.


Bukan karena apa dia melakukan hal ini dia hanya harus terbiasa untuk memasang pelindung di setiap kesempatan.


Karena belum tentu asrama aman baginya apalagi dia adalah keturunan keluarga over power dan pengendali kekuatan dan ekonomi dunia banyak yang menaruh perhatian kepadanya walaupun mereka belum mengetahui siapa dia sebenarnya.


Akan banyak sekali oknum yang mencari tahu keberadaannya yang tidak pernah muncul di publik dan pasti dengan segala cara.


Di sinilah Jenk sekarang di bangunan yang baru saja Ia pantau melalui layar komputernya.


"Baiklah mereka benar tidak mengecewakan" gumam Jenk menatap gerbang yang kokoh di depannya.

__ADS_1


Jenk mengeluarkan remote kontrol dari saku celananya yang seukuran biji jeruk itu.


Setelah terverifikasi barulah pintu itu terbuka menampilkan halaman yang luas. Halaman ini cocok untuk berlatih kecepatan berlari.


Setelah melihat keseluruhan ruangan itu Jenk sekarang berada di halaman latihan selatan gedung.


Dia mengambil dua ban oto. Berat ban ini tidak bisa di anggap remeh ratusan lebih kilogram.


Jenk menarik nafas terlebih dahulu dan meregangkan otot-otot tubuhnya supaya menghindari cedera yang tidak di inginkan.


Jenk jongkok dan mengangkat kepalanya melihat lurus ke depan. Dia mengumpulkan kekuatan ke tangannya.


Tidak ada energi dalam ini murni energi kekuatan fisik Jenk.


Setelah kedua ban itu terangkat Jenk mulai menarik. Pertama dia masih santai menarik kemudian dia berlari menggunakan seluruh kekuatan yang dia miliki.


Kalau orang biasa yang menarik ban ini di butuhkan banyak waktu baru mencapai target tetapi karena Jenk sudah melalui ujian fisik yang mengerikan jadi ini mudah baginya.


Belum beristirahat Jenk melanjutkan menahan nafas di dalam air selama beberapa menit. Jenk kembali melanjutkan dengan cara melompati seluruh palang dan berlari di atas ban yang tergantung dengan tali kemudian dia kembali merangkak di bawah kawat duri.


Sekarang latihan Jenk yang terakhir adalah berdiri di atas tiang dengan satu kaki bertumpu di kaki yang lain.


Latihan ini benar-benar latihan uji nyali kalau salah berpijak maka akan berakhir di panggang di atas kuali itu.


Jenk sudah bermandi keringat sekarang, peluh membasahi seluruh tubuh atletisnya.


Kulit putih bersih itu terpapar matahari sore membuat dia tambah seksi di tambah dengan rahang tegas dan mata tajam memberikan aura tersendiri.


Hampir satu jam Jenk berdiri di atas tiang dengan uap air panas membuat siapapun tidak akan mampu bertahan.


Hap!


Dia melompat dari atas tiang itu ke tanah rata dan mengatur nafasnya yang naik turun.


Dia duduk berseloroh di tanah tanpa alas duduk sama sekali.


Yan datang membawakan air minum untuknya eh bukan air minum tetapi seperti seperti susu tapi bukan susu.


Memang Yan akan muncul di mana saja Tuan nya berada padahal Jenk datang sendiri tadi tanpa siapapun.

__ADS_1


Jenk mengangkat satu alisnya menatap Yan yang menampilkan gigi putih dan tersenyum tidak berdosa.


"Tidak usah ditanya Tuan Muda. Ini saya membawakan air minum lebih segar dari air apapun" ucap Yan menyerahkan air minum di tangannya.


Jenk menatap botol transparan itu yang berisi air putih tetapi kenyal.


"Di minum Tuan Muda di jamin segar dan sehat plus enak dan bertenaga" hm Yan mempromosikan minuman yang dia racik.


Jenk menghirup uap air itu dan hanya bau buah buahan segar tetapi lebih tepatnya buah apa Jenk kurang mengetahui.


Dia mengalihkan pandangannya ke arah Yan yang menanti reaksi Tuannya.


Jenk meminum minuman itu. Tes baru satu tetes Jenk dapat merasakan tenggorokannya mengalir energi yang besar dan terasa segar.


Setelah memastikan minuman itu baik dia meminumnya tanpa ragu.


Benar air itu mengembalikan energi yang terkuras. Badan nya terasa ringan dan juga segar.


Kalau orang yang memiliki kemampuan tidak biasa pasti dapat melihat dari tubuh Jenk keluar asap putih.


"Minuman apa tadi Yan? ucap Jenk merasakan khasiat dari minuman itu.


"Itu adalah minuman hasil racikan ku Tuan Muda" ucap Yan dengan bangganya.


"Hm segar terimakasih" ucap Jenk mengangguk kepala mengerti.


"Itu tidak apa-apa Tuan Muda. Minuman itu mengandung energi murni alam sehingga kalau Tuan merasakan tubuh Tuan ringan dan berenergi itu adalah khasiat dari racikan minuman itu" ucap Yan menjelaskan manfaat minuman yang dia racik.


Yah wajar karena minuman itu mengandung energi spiritual murni dan juga air kolam suci di dalam ruang demensi milik Jenk tempat pasukan dan Yan itu tinggal.


Tetapi karena Jenk belum membangkitkan bakatnya sepenuhnya sehingga dia masih abu-abu soal itu.


Jenk masih belum mengingat apapun sehingga dengan cara kecil Yan membantu untuk mendapatkan kembali ingatan Tuannya.


Hai hai hai sobat ๐Ÿ‘ Author baru come back nih ๐Ÿ˜€ Apa kabar kalian?


Maaf Author jarang update karena kesibukan dunia nyata.


Jangan lupa tinggalkan jejak biar Author tidak stuck ide dan tetap update ya

__ADS_1


__ADS_2