
Memberikan waktu istirahat untuk tim yang barusan selesai bermain sekarang tim yang kembali bermain adalah tim SMK 1 Busan melawan tim basket dari sekolah menengah atas 3 Seoul setelah pihak panitia memberikan waktu istirahat selama dua puluh menit.
Benar waktu yang sedikit yah mau bagaimana lagi manusia mengejar waktu jadi waktu istirahat juga sedikit.
Kembali kedua tim berhadapan permainan kali ini benar-benar menguras energi bukan hanya tenaga secara fisik energi mental dan pikiran juga terkuras.
Para juara tahun ini akan benar-benar sangat luar biasa bisa mempertahankan kejuaraan ini.
Berbeda dengan di lapangan stadion yang bergelora suara dukungan.
Di tempat para pasukan khusus anak-anak sudah kembali di giring untuk di kembalikan kepada orang tua mereka masing-masing.
Anak-anak sudah di atur tempat pertemuan bagi pemerintah dan pasukan penyelamatan itu.
Mereka menjanjikan sebuah tempat elit di mana hanya segelintir orang berkuasa yang dapat menikmati kemewahan tempat ini.
Di dalam sebuah ruangan terdapat beberapa pribadi yang memiliki keindahan tersendiri sedang sedikit berdiskusi mengenai kejadian ini.
"Saya berharap kepala Lee bisa merahasiakan keberadaan ini dan Anda tahu apa yang akan terjadi ketika hal yang tidak diinginkan terjadi" ucap seorang gadis yang dari suaranya dapat di jelaskan kalau dia masih muda dengan tegas dan dingin.
"Anda tidak perlu kuatir Nona kami akan sangat menjaga privasi tamu kami". ucap orang yang di panggil kepala Lee itu.
"Saya berterimakasih untuk itu kepala Lee" ucap gadis itu kembali.
"Karena semuanya sudah teratasi saya permisi kepala Lee" Lanjut gadis itu bangkit berdiri dan berlalu begitu saja bersama beberapa pengawal.
"Segera hubungi orang tua masing-masing anak-anak itu" perintah tegas kepala Lee kepada assiten
"Baik Pak! ucap tegas assiten itu.
"Dan ingat kejadian ini tidak boleh tersebar" ucap Kepala Lee itu lagi.
"Siap Pak! jawab tegas assisten itu sebelum berlalu pergi.
Anak-anak itu sudah kembali kerumahnya mereka masing-masing dan para penegak hukum memberikan mereka sedikit arahan untuk orang tua memastikan anak-anak mengurangi rasa trauma mereka.
Para orang tua yang mendapati anak mereka kembali sangat gembira dan berjanji memastikan mereka untuk mengurangi rasa trauma itu.
Bersyukur anak-anak yang terculik dari Keluarga mampu jadi untuk menyewa psikiater tidak terlalu membebankan.
Tim yang bermain saat ini adalah tim yang memperebutkan juara tiga dan empat.
Sedangkan Tim basket Jenk dan sekolah menengah pertama negeri 1 Seoul itu akan memperebutkan juara pertama dan kedua.
__ADS_1
Skor di papan skor saling mengejar mereka memiliki kekuatan yang sama-sama kuat mempertahankan posisi bertahan dan penyerangan mereka.
Mereka mengerahkan seluruh energi mereka hanya untuk mengejar juara tiga ini.
Strategi masing-masing dari kedua tim itu sama-sama memiliki keunggulan masing-masing.
Jika tim A memiliki strategi penyerangan kuat maka begitu sebaliknya dengan tim B memiliki strategi pertahanan yang kuat dan akan sedikit lemah di strategi penyerangan.
Orang-orang dapat melihat ini dengan jelas kalau kedua tim ini saling mempertahankan posisi.
Tim basket Jenk dan Gedy ini juga memanfaatkan waktu istirahat untuk menyusun strategi. Sedikit mengubah strategi penyerangan dan pertahanan karena strategi yang mereka gunakan tadi Jenk yakin pihak lawan sedikit memahami.
Jadi untuk memperkuat strategi tadi mereka harus sedikit mengubah dan juga menetapkan untuk memancing strategi lawan masuk jebakan.
Yah mereka harus sedikit bermain licik tetapi tidak menyakiti lawan atau menggunakan trik kotor.
Mereka hanya perlu menggunakan logika kemampuan untuk memanipulasi waktu yang sedikit itu.
"Kalian sudah mengerti masing-masing tugas? ucap Jenk dengan tegas terlihat sekali aura pemimpin miliknya terpancar.
Para tim nya juga baik itu senior maupun rekan sebayanya tidak menyangkal strategi milik Jenk ini sangat efektif.
Sederhana dan benar-benar mengecoh lawan.
Mereka bahkan awalnya sedikit tidak percaya seluruh peryataan Jenk begitu lugas dan dapat di mengerti.
Yang walaupun kadang Jenk juga menyampaikan strategi itu menggunakan bahasa Korea yang belum fasih bercampur dengan bahasa Inggris membuat dia sedikit kesulitan untuk menjelaskan secara detail tetapi untung teman-teman nya ini cepat tanggap dan mengerti.
Yah memang benar mereka cukup sedikit kurang mengerti dan merasa sedikit lucu dengan aksen bahasa Korea Jenk yang sedikit kebaratan.
"I know you guys got what I mean" ucap Jenk pada akhirnya.
"Yah kami mengerti" ucap mereka serius tidak menampilkan senyum lucu untuk Jenk lagi.
"Apakah minuman enak tadi masih tersedia Yan" ucap Michael yang sedari tadi tidak sabar untuk bertanya.
"Kenapa apa kau menginginkan nya lagi? tanya Yan yang duduk bersebelahan dengan Jenk.
"Ya minuman itu sedikit memberikan ku energi" ucap Michael semangat.
"Kalau ada apa balasan yang setimpal? ucap Yan menaik turun kan kedua alisnya.
"Aish kau masih meminta imbalan juga. Aku akan memberikan mu mobil mewah ku" ucap Michael.
__ADS_1
Hanya sebotol minuman energi rela memberikan mobil sport miliknya.
"Apa kau pikir aku tertarik dengan mobil mewah mu itu? ucap Yan
"Aish aku akan mentraktir mu selama sebulan" ucap Michael sedikit berpikir kalau Yan tidak tertarik dengan barang mewah lalu apa lagi dan hanya pikiran itu yang terlintas sekarang.
"Bagus aku terima traktiran mu tetapi dengan sedikit penambahan syarat" ucap Yan.
"Syarat apa lagi itu? ucap Michael.
"Mentraktir teman sekelas selama sebulan bagaimana? ini tentu bukan hal besar untuk mu" ucap Yan.
Yang lainnya hanya menonton aksi konyol kedua orang ini di tengah ketegangan mereka masih saja membahas syarat dan pernyataan konyol.
"Baiklah aku menerima syarat mu jadi sekarang mana minuman nya" ucap Michael tidak keberatan mentraktir teman kelasnya dalam sebulan.
Orang kaya mah bebas uang bukan masalah bagi mereka.
"Baiklah deal" ucap Yan meminta teman-teman kelasnya yang cewek untuk membawa minuman yang sudah di sediakan itu.
Hyun Narra dan tiga gadis lainnya mendekat dan membagikan minuman yang sudah di persiapkan oleh Yan.
"Aish kau curang kenapa hanya aku yang di minta kompensasi sedangkan mereka ikut minum" ucap Michael protes.
"Kau yang meminta tadi dan juga menyetujui syarat dari ku sedangkan mereka tidak" jawab santai Yan.
Tumben manusia es satu ini banyak ngomong kalau sudah dengan Michael yang seperti mulut wanita itu cerewet.
"Aish kau benar-benar curang" ucap Michael hanya meringis mendapati kenyataan kalau dia masuk perangkap manusia es kedua ini.
"Yah nasib berteman dengan manusia super duper dengan kompensasi" gerutu Michael menegak habis minumannya.
"Sabar bro" ucap Yong Wook menepuk pelan bahu Michael.
"Kau juga manusia es sejak kapan kau peduli? ucap Michael menatap kesal Yong Wook yang seperti mengejeknya.
Michael sekarang terlihat seperti seorang gadis yang merenggut karena tidak di perhatikan oleh pacarnya.
Hai hai hai π
Apa kabar kalian?
Semua sehat?
__ADS_1
**Terimakasih untuk teman-teman yang selalu mendukung Author dengan cara kalian masing-masing semoga semuanya dalam keadaan sehat ya π
Jangan lupa dukung kakak author ya terus terimakasih π**