Tuan Muda Di Balik Layar

Tuan Muda Di Balik Layar
Serigala bulan


__ADS_3

Rumah lelang berada di kawasan kota S di sebuah pasar gelap yang terkenal di negeri ginseng. Rumah lelang ini adalah sebuah rumah lelang yang sangat besar di mana akan berkumpulnya banyak pesaing dalam menjarah harta lelang.


Jenk mengendarai mobil sport Lamborghini Aventador dengan warna merah menyala di jalanan yang lumayan masih sibuk dan itu cukup menarik perhatian para pengguna jalan.


Kali ini Jenk berkendara sendiri tanpa assisten Jo. Penampilannya cukup santai tapi elegan dengan kemeja hitam dan kacamata hitam yang bertengger manis di pangkal hidung nya yang mancung menutupi warna kedua bola mata biru itu. Warna outfit nya yang sangat serasi dengan kulitnya yang putih dan bersih membuat Ia tampak memukau.


Dia membelah jalanan yang masih padat itu dengan kecepatan sedang dengan ekspresi wajah yang khas yaitu datar dan dingin.


Mobil sport merah itu terus melaju. Jenk seharusnya belum bisa berkendara di jalanan seperti ini karena usia nya belum legal untuk mendapatkan surat ijin mengemudi.


Sekali-kali adu keberuntungan di jalanan seperti nya tidak apa-apa (Oke pemirsa jangan di tiru).


Dua jam Ia habiskan untuk tiba di tempat tujuan. Memasuki wilayah yang sudah lumayan sepi dari jalan utama.


Rumah lelang berada di pinggiran kota dengan banyaknya stand jualan yang berjejer rapi di sepanjang daerah tersebut.


Jenk memarkir mobilnya di parkiran umum para pengunjung. Mobilnya sedikit terlihat mencolok dari banyaknya kendaraan pengunjung lainnya.


Mobilnya yang mewah dan warnanya yang mencolok itu menarik perhatian para pengunjung pasar.


Mereka pertama kali melihat adanya mobil kelas dunia parkir nyasar di parkiran pengunjung biasa.


"Siapa orang kaya gabut parkir di sini? seperti itulah pikiran para warga biasa.


Ya Jenk tidak memarkir mobilnya di parkiran untuk pengunjung di rumah lelang di pasar gelap.


Jangan salah fokus pada nama pasar nya yang bertuliskan pasar gelap. Itu hanya lah namanya karena pasar ini hanya buka pada malam hari.


Selain mobilnya yang menarik perhatian kini para warga kembali di buat terpesona oleh sebuah sosok yang keluar dari dalam kendaraan mewah itu.


Wajahnya yang masih sangat muda orang-orang bisa dengan mudah mengetahui bahwa dia masih anak di bawah umur walaupun wajahnya tertutup kacamata hitam dan tinggi badan yang ideal mata orang tua itu tidak bisa menipunya.


Karena postur tinggi perpaduan Asia Eropa lah membuat Jenk memiliki tinggi tubuh jauh dari usianya.


"Omo anak muda tampan dari mana ini? seorang wanita paruh baya berteriak dengan heboh dengan suara cempreng khas ibu ibu menawarkan jualan kepada pembeli.


"Kenapa bisa ada grup idola anak perempuan nya di rumah" Ibu itu berpikir bahwa Jenk adalah salah satu anggota grup penyanyi yang sering di idolakan anaknya yang masih muda.


Melihat penampilan Jenk memang dia seperti anggota boyband Korea yang lagi hits.


Dengan wajah poker Jenk melangkah menjauh dari keramaian menuju sebuah gedung tempat lelang di adakan.


Masih banyak pasang mata yang mengikuti pergerakan nya. Apalagi dengan gaya jalannya yang elegan membuat pengunjung sulit mengalihkan pandangannya.

__ADS_1


"Selamat datang mohon tunjukkan kartu identitas anda" Jenk kembali di sapa oleh para penjaga pintu masuk rumah lelang.


Jenk kali ini menggunakan masker nya yang tergantung manis di lengannya sebelumnya.


Dia memberikan sebuah kartu sederhana sebagai kartu identitas Jenk.


Melihat kartu namanya segera penjaga itu membiarkan Jenk masuk.


Jenk melangkah masuk. Di dalam sana sudah ada beberapa kandidat kuat yang akan berebutan barang lelang malam ini.


Mengedarkan pandangannya keseluruhan penjuru, Jenk melangkah di sebuah kursi pojokan yang tidak terlalu mencuri perhatian.


Banyak orang berdatangan memasuki ruangan. kursi yang banyak kosong tadi telah terisi penuh.


Tidak lama kemudian seorang wanita muda dengan gaya elegan dan seksi naik ke podium untuk menyapa para tamu.


"Selamat malam dan selamat datang Tuan dan Nona yang terhormat. Seperti biasa malam ini akan ada pelelangan seperti sebelumnya dan ada sedikit item yang bertambah pada akhir acara nanti. Untuk mempersingkat waktu dan untuk cepat menjawab rasa penasaran kita semua maka dengan resmi Saya membuka acara pelelangan di mulai.


Tengggg


Bunyi palu yang di ketuk terdengar tanda bahwa acara pelelangan resmi di mulai.


Dua orang pria membawa masuk dua buah dulang yang di tutupi kain merah darah.


"Tuan-tuan yang terhormat item pertama kita adalah dua buah gelang giok pasangan dari dinasti Ming kerajaan Tiongkok. Ini adalah gelang pasangan dari Raja dan ratu abad ke 4 " Wanita itu menjelaskan sepasang gelang giok sambil membuka kain merah yang menutupi kedua benda tersebut.


"Selain sebagai gelang pasangan dari Raja dan ratu abad ke 4 dinasti Ming, Gelang ini memiliki khasiat sebagai penyembuh maka dari itu kami membuka harga 500 juta" Wanita itu menjelaskan kembali.


"501" Seorang pria paruh baya mengangkat papan harga.


"502"


"503"


"555"


Para pelanggan terus bersaing memberikan harga untuk sepasang gelang tersebut.


"555 satu kali..."


"600"


"605"

__ADS_1


"700"


"705"


Perebutan harga lelang gelang terus berlanjut hingga mentok di harga 2 miliar.


"2 miliar satu kali, dua kali dan tiga kali oke gelang ini telah di menangkan oleh Tuan muda Lim" Seorang pria muda yang duduk di depan Jenk yang telah memenangkan sepasang gelang tersebut.


Pelelangan berikutnya terus berlalu dan tidak ada yang menarik perhatian Jenk karena itu hanya beberapa pil dan barang yang tidak di butuhkan oleh Jenk itu sendiri karena incarannya sejak awal adalah barang akhir.


"Oke Para Tuan dan Nona yang terhormat sekarang kita masuk dalam barang utama hari ini"


Kedua pria yang sama datang dengan membopong sesuatu yang di tutupi oleh kain hitam.


Tanpa banyak kata wanita muda itu langsung membuka kain hitam yang menutupi benda yang menjadi penantian semua orang.


Semua orang dapat melihat seonggok benda bernyawa yang berada di balik kain hitam tersebut.


Seekor serigala kecil dengan bulu berwarna hitam pekat tertidur dengan mata terpejam erat.


Kehadiran nya yang tenang menarik semua perhatian dan membuat seluruh orang dalam ruang lelang tertegun betapa cantiknya bulu serigala kecil itu.


Matanya yang terpejam sejak tadi segera terbuka dengan perlahan menampilkan bola mata warna biru gelap memberikan tatapan intimidasi bagi orang di sekitarnya.


Kedua bola mata itu terus menyusuri setiap orang yang berada dalam ruang lelang tersebut.


"Aummmm"


Suaranya yang menggelegar merdu dan malas itu membuat orang tertarik.


"Oke sekarang silahkan Tuan dan Nona memberikan harga"


"1 miliar" Seorang pria muda yang terlihat energik segera memberikan penawaran tinggi.


Dia sangat tertarik dengan little serigala itu.


"1,5 Miliar" seorang pria muda yang seumuran dengan laki-laki yang menawarkan harga pertama juga mengangkat papan harga.


Hahahaiiii guys


Lama tidak berjumpa apa kabar Kelen


Sehat?

__ADS_1


Tentu dung sehat


Salam berkat orang terberkati 🤗🖤


__ADS_2