
Beberapa orang yang berpakaian serba hitam dan resmi layaknya pengawal elit tampak menelusuri lorong rumah sakit terkenal di kota Busan.
Ada yang berpenampilan tidak mencolok segera menghampiri meja resepsionis untuk menanyakan apa ada pasien yang baru di rujuk beberapa jam yang lalu.
"Maaf apakah ada nama pasien yang Anda cari Tuan? ucap suster cantik itu menatap pria di depannya dengan curiga.
Melihat tatapan suster seperti itu membuat laki laki itu sedikit kurang nyaman.
"Ah begini Saya memiliki kerabat yang beberapa lalu di bawa lari ke rumah sakit ini dan ingin memastikan apakah itu mereka atau bukan? Ucap Pria itu
"Atas nama siapa kalau boleh tahu Tuan? Karena kami harus menjaga privasi pasien kami" ucap wanita itu to the point.
Lalu pria itu memberikan nama yang menurut dia ketahui serta usia dan juga jenis kelamin orang yang dia cari.
"Ah maaf Tuan kami tidak memiliki pasien seperti yang tuan ceritakan." ucap Wanita itu.
"Ah terimakasih" ucap Pria itu berlalu pergi.
Cara seperti ini tidak berlaku berarti dia harus menelusuri seluruh pelosok rumah sakit.
####⭐⭐⭐⭐⭐⭐####
Di sebuah kediaman mewah yang di tempati oleh sebuah keluarga dari Tiongkok di negeri ginseng itu tengah gempar karena Tuan Muda pewaris sah tahta keluarga itu di racuni dan beberapa pengawal dan pelayan yang setia pada majikan utama di tahan.
Ini di lakukan oleh Ayah tiri dari anak itu. Hari ini dimana anak yang berumur 12 tahun itu memuntahkan seluruh isi perutnya yang berwarna hitam menandakan kalau dia baru saja di racuni.
Dan tiba-tiba seluruh pelayan dan orang-orang yang berada di bawah pimpinan anak kecil itu di tahan artinya ini adalah pemberontakan dan penghianatan.
Melihat itu salah satu kepala pengawal yang berada di bawah bimbingan pemimpin terdahulu langsung mengangkat tubuh kecil yang sudah tidak berdaya karena pingsan dan berlari ke arah luar.
Beberapa bodyguard penghianat berusaha untuk menghentikan laju mobilnya tetapi karena memiliki pengalaman yang lebih baik dari mereka membuatnya langsung lolos keluar dari kediaman membawa keluar Tuan Muda kecilnya yang masih pingsan.
"Tuan Muda bertahanlah" gumamnya terus melajukan mobilnya karena di belakang beberapa mobil hitam mengejar mobil yang di kendarai nya.
"Aish dasar kepar@t penghianat" Umpatnya kesal.
Tiga buah mobil yang saling berkejaran di jalanan mengejar sebuah mobil sport hitam di depan dengan kecepatan yang tidak bisa di bilang normal saja ini sudah di luar normal kalau masih ada kecepatan lebih dari angka yang tertera di spidometer mobil mungkin angka itulah yang cocok.
Mereka terus berkejaran di jalanan yang masih sepi itu sehingga tidak menyadari bahwa di jalur yang berbahaya terdapat sebuah oto tangki yang mati tiba-tiba ketika mendaki sehingga mobil sport yang melaju dengan kecepatan tinggi menabrak sehingga terjadilah kecelakaan beruntun.
Untung sebelum menabrak belakang oto tangki itu pengendara mobil sport hitam menghantam mobilnya sedikit ke kiri sehingga tidak penyok depannya.
Pengendara mobil sport yang tidak lain itu adalah pelayan bersama Tuan Muda kecilnya.
__ADS_1
Pria itu dengan cepat menggoyangkan badan Tuan Muda nya yang masih pingsan di tambah lagi kecelakaan itu membuatnya sedikit memiliki luka.
"Tuan muda Anda harus sadar. Bangunlah Tuan muda sebelum mereka menemukan keberadaan kita" Pelayan itu terus mengguncang tubuh Tuannya yang sementara pingsan itu.
"Aishh gimana ini? Aku harus berhasil bawa pergi Tuan muda dari orang lucnut itu" ucapnya terus mencari jalan keluar untuk membawa pergi Tuannya.
Dia dengan susah payah akhirnya berhasil mengeluarkan Tuannya dari dalam mobil.
"Siapapun itu Tuhan tolong temukan mereka dengan kami. Untuk membawa Tuanku pergi dari hadapan mereka" Mulut pelayan itu terus berbicara memanjatkan doa.
"Aish dimana bajingan rendahan itu membawanya pergi" ucap seorang dari mobil lainnya.
"Cepat cari dan segera temukan mereka" ucapnya kepada beberapa bodyguard di belakang.
"Itu mereka cepat kejar" teriak seorang bodyguard melihat seorang pelayan menggendong Tuannya yang sementara pingsan.
Sebelum para bajing@n itu menemukan mereka dengan segera pelayan atau lebih tepatnya pengawal membawa lari Tuan Muda nya dengan luka di sekujur tubuhnya.
Dia terus berlari sampai suara dari orang yang mengejar mereka terdengar.
Dia sedikit memiliki harapan ketika orang-orang itu segera mendekat dia dapat melihat ada mobil lainnya yang berhenti di depan sana.
"Tuan siapapun tolong bawa pergi Tuan Muda ku" Ucapnya dengan nafas menderu cepat.
Melihat ada pengawal seperti pengawal pribadi yang keluar dari mobil membuatnya sedikit kurang yakin apakah mereka orang yang bisa di minta tolong atau tidak.
Dia dapat mendengar suara yang terdengar begitu datar dan penuh ketenangan serta tegas menanyakan apa yang perlu di tunggu.
Sehingga dia tidak ragu naik mengikuti orang-orang itu.
Yah orang-orang itu adalah pelayan dan Tuan Muda Wen yang di tolong oleh Jenk.
Sampai di sebuah kediaman elit pengawal itu dapat melihat seorang remaja laki-laki yang tidak jauh berbeda dari Tuan Muda nya turun dari mobil lainnya hanya belakang orang itu yang dapat di lihat nya.
Sampai mobil itu kembali melaju dia tidak dapat melihat wajah orang yang menolong mereka.
Di dalam ruangan VVIP kedua orang yang berbeda usia itu tengah di rawat di satu ruangan karena kehilangan banyak darah dan juga sedikit benturan di kepala.
Mereka di satukan untuk memudahkan pengawal yang berjaga dan juga menghindari yang tidak diinginkan.
Yah sudah ada beberapa pengawal yang berjaga di depan pintu dengan pakaian Formal serta pengawal yang menyamar menjadi tukang pel dan sebagai pasien.
Benar saja tidak berlangsung lama terdengar pemberitahuan kalau sudah ada pergerakan orang-orang dari yang mengejar kedua orang itu ke rumah sakit ini.
__ADS_1
Berarti memang benar kalau remaja laki-laki yang masih pingsan itu memiliki kedudukan dan pengaruh besar terhadap keberadaan keluarga Wen.
Racun yang berada di dalam tubuh anak itu juga sudah di netralkan melalui jarum infus yang terpasang di nadinya.
Sehingga perlahan rona wajah nya sudah kembali seperti semula tidak pucat lagi tapi belum sadar dari pingsan memang itu adalah salah satu efek samping dari penawar racun yang idap oleh anak itu.
Tringggg
Bunyi getaran hp di atas meja kaca dari seorang remaja Tampan yang sudah beranjak dewasa itu.
Dengan mata tertutup dia mengangkat telponnya.
"Halo"
"Oh boy kenapa gelap? mana wajah mu? suara cempreng dari sebrang telepon mengembalikan kesadaran penuh seorang Jenk.
"oh hai Sist" ucap Jenk mengarahkan kamera hp di wajahnya yang masih mengantuk.
"Oh Boy akhirnya kakak mu yang cantik ini melihat baby face yang menggemaskan itu" Jahil Jenny di sebrang sana.
"Kemana saja? ucap Jenk dengan raut kesal.
"Maafkan kakak sedikit sibuk selama dua bulan ini sehingga tidak menghubungi mu" ucap Jenny.
Yah selama dua bulan ini jadwal Jenny sangat padat sekedar pegang hp saja dia tidak sempat.
Sepertinya itu anugerah bagi Jenk sehingga tidak membuat heboh kakaknya selama dia menghilang selama dua bulan ini.
"My boy aku sangat merindukanmu. Bagaimana kabarmu di sana? Tanya Jenny.
"Miss you too Sist"
"I'm doing great Thank you. How are you? Balas Jenk.
"Seperti yang di lihat kakak sehat. Oh baiklah My baby Boy kakak harus pergi."
"Ada meeting yang harus di hadiri aku akan segera menelepon mu nanti"
"Bye I Love you Prince" ucap Jenny tanpa jeda.
Jenk dapat melihat kakaknya yang membereskan beberapa dokumen yang tercecer di atas meja.
"I love you too Sist jaga diri baik-baik bye" ucap Jenk mengakhiri telepon nya terlebih dahulu.
__ADS_1
Hahay sobat Author.
#Author mau memberikan sesuatu kabar kalau author sudah ada grup chat kalau ada yang mau bergabung silahkan ya Author akan terima teman-teman dengan senang hati dan kita bisa sharing soal update cerita dari karya Author Thank you semuanya banyak cinta untuk kalian 👏🤍