Tuan Muda Di Balik Layar

Tuan Muda Di Balik Layar
Nona Rose


__ADS_3

Memasuki akhir semester semua siswa baik pengajar mempersiapkan diri dengan baik.


Biasanya murid yang selalu heboh dan buat keributan sudah jarang terdengar. Rupanya mereka benar-benar menyiapkan diri untuk menghadapi semester akhir ini.


Apalagi mereka mendengar kalau liburan panjang nanti beberapa teman mereka lebih tepatnya para pemain basket yang memenangkan pertandingan 6 bulan lalu akan berangkat keliling Eropa sesuai dengan salah satu hadiah yang di terima mereka.


Walaupun mereka tidak termasuk di dalamnya tapi mereka ikut bangga.


Semester akhir yang di tunggu akhirnya tiba.


Semua murid memiliki kegugupan tersendiri karena ujian kali ini adalah penentu apakah mereka berhak naik ke tingkat lebih tinggi atau tidak.


Walaupun kebanyakan murid bandel dan susah di atur tetapi dalam ujian kali ini mereka tidak meremehkan nilai mereka. Boleh bandel tapi tidak untuk pelajaran mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan nilai yang memuaskan.


Ilmu adalah kehidupan bagi mereka sedangkan nilai akhir hanyalah sebagai bukti sejauh mana mereka berhasil dan berusaha.


Sekolah sangat sepi seperti tidak ada penghuni di dalam kelas hanya jarum jam yang terus berdentang memecah kesunyian itu.


Semua siswa larut dalam buku catatan yang mereka buat untuk memudahkan mereka belajar.


(Lone club private room)


Seorang wanita muda duduk dengan anggun di dalam ruangan yang minim pencahayaan sebuah gelas anggur tampak berputar indah yang di apit oleh jari-jari lentik itu.


Suasana di sekitarnya tampak tenang dan beberapa bodyguard juga berdiri dengan tenang di depan pintu tetapi kalau di perhatikan dengan baik tampak jari-jari tangan mereka saling meremas entah apa yang membuat mereka sangat gugup.


Tampak seorang pria muda dengan penampilan tidak mencolok berjalan dengan tenang dan terlihat santai menuju ke arah ruang pribadi di sekitar lantai VIP.


Melihat kedatangannya para bodyguard yang berdiri di depan pintu mengernyit heran ada apa dengan anak muda ini? itulah yang terlintas di benak mereka.


"Apakah Nona rose di ruangan ini? Tanyanya setelah berdiri tepat di hadapan para pengawal yang masih menatapnya.


"Sampaikan kepadanya kalau saya sudah tiba" ucapnya melanjutkan perkataannya karena tidak ada respon dari orang-orang di depannya.


"Ah. Silahkan masuk Tuan maaf atas ke lancangan kami" ucap seorang bodyguard itu.


Pria muda itu yang tidak lain adalah Jenk sendiri memasuki ruangan itu dan dapat dia lihat seorang wanita yang duduk di tempat yang agak gelap.


"Maaf membuat mu sedikit menunggu Nona" ucap Jenk mengambil tempat duduk Bersebrangan dengan wanita itu.

__ADS_1


"Ah santai Tuan. Saya baru saja juga tiba" ucap wanita itu tersenyum anggun.


"Tidak bagus bukan kalau langsung melanjutkan topik tanpa menikmati hidangan? ucap Jenk rupanya dia sudah belajar bicara banyak sebelum Ia datang.


(Jujur Saya rada kaku dengan bahasa sarkasme seperti ini maklumi kalau belum terlalu bagus dalam kata sarkas)


"Haha anda pandai berlelucon" Ucap wanita itu di sertai tawa anggun.


Kedua orang itu sama-sama terdiam membiarkan beberapa orang menghidangkan banyak masakan enak.


Tentu karena umur Jenk masih di bawah dia tidak di ijinkan untuk mengsumsi minuman beralkohol seperti anggur dan antek-anteknya.


Pelayan menyediakan minuman khusus untuknya yaitu minuman yang memiliki energi tersendiri itu seperti air putih kalau di lihat secara mata terbuka.


Wanita yang di panggil Rose itu tidak menanyakan minuman apa itu karena dia memaklumi bahwa remaja di depannya ini masih di bawah umur.


Setelah selang setengah jam kedua orang itu menyelesaikan menu makanan yang di sajikan tadi tanpa tersisa sama sekali.


"Ada apa Tuan yang luar biasa ini ingin menemui yang kecil ini? ucap wanita itu setelah menyelesaikan makanan terakhir.


"Nona seperti yang di kenal langsung inti memang tidak salah" ucap Jenk dengan senyum tipis


Kedua orang itu melakukan percakapan yang mana ini salah satu misi yang di jalankan oleh wanita itu.


Wanita yang tidak lain adalah Queen of the devil ketika dia dalam misi sedangkan nama samaran lainnya adalah Rose.


Karena wanita itu memiliki tujuan yang sama sehingga dia mengambil tindakan.


Ya misi tentang penyelamatan Tuan Muda Wen di ambil alih oleh wanita itu supaya dia yang berhadapan dengan anak kecil itu.


Karena kedua orang yang di tolong oleh Jenk sekarang masih di rumah sakit.


Bukannya Jenk tidak bisa menghadapi para pemberontak itu tetapi dia memiliki rencana tersendiri sehingga melibatkan wanita yang di juluki Queen of the devil itu.


Kedua orang Tuan dan pelayan itu juga sudah lama sembuh dan tengah mendalami ilmu beladiri di sebuah perguruan beladiri yang baru baru ini meresahkan dunia hitam.


Jenk sengaja memberikan mereka kesempatan untuk belajar di sana karena dia ingin membentuk sebuah tim yang memang benar-benar mulai dari nol.


Secara tidak langsung dia memberikan mereka sebuah harapan dan rasa kesetiaan yang akan mereka ingat seumur hidup.

__ADS_1


Sedangkan orang-orang dari keluarga Wen menyerah untuk mencari masalah dengan orang yang bahkan mereka tidak ketahui pasti.


Tiap kali mereka mengirim orang hebat untuk memburuh pelaku penyelamat dari musuh yang ingin mereka musnahkan orang itu akan selalu di kirim pulang dengan anggota badan tidak lengkap alias di cincang hidup-hidup.


Sehabis pertemuan dari Club Jenk tidak banyak melakukan kegiatan karena dia ingin menikmati waktunya dengan baik.


Dia tidak terlalu mengambil pusing dengan masalah perusahaan dan bisnis yang tengah merambat naik dan di kenal di seluruh negeri ginseng itu.


Semua bisnis yang berada di bawah kepemimpinannya dan yang dia bangun sendiri tanpa bantuan atau tanpa embel nama Bright di belakang tidak ada yang mengetahui siapa pemilik atau pendiri dari bisnis tersebut.


Karena tiap-tiap anggota inti milik Jenk yang mengelola semua bisnis tersebut sehingga benar-benar tidak memberikan celah bagi orang lain untuk mengetahuinya.


Sekarang bos besar sedikit memiliki banyak waktu santai dan menikmati waktunya seperti kebanyakan remaja lainnya.


Itu dorongan dari semua bawahannya karena melihat Tuan Muda mereka terlalu sibuk dengan masalah pendirian perusahaan sehingga banyak waktu terlewatkan dan sangat di sayangkan oleh mereka kalau Tuan Muda mereka tidak menikmati waktu remajanya dengan baik.


Di sinilah Ia di arena balap motor setelah mempertimbangkan banyak hal dia menerima ajakan temannya untuk mengikuti balapan motor yang di adakan jauh dari pemukiman warga.


Tempat ini berada di bawah lembah yang di apit oleh dua buah gunung yang tidak terlalu tinggi.


lokasi balapan ini memang benar-benar strategis.


Ini biasanya di gunakan untuk balapan liar motor dan juga mobil.


Jenk berangkat dengan motor Ducati miliknya yang berwarna merah serta penampilan yang betul-betul seperti pembalap pakaian serba hitam jaket kulit hitam serta tatanan rambut yang sengaja di acak-acak menambah kesan mewah dan hot serta nakal.


Kedatangan nya yang sedikit berbeda apalagi ini pertama kalinya mereka melihat seorang remaja laki-laki memiliki warna mata indah sedikit menarik perhatian anak-anak muda yang berada di dalam balapan liar itu.


Hahayyyy sobat ๐Ÿ‘


Salam sehat jaga kesehatan selalu ๐Ÿ˜‡


**Si next episode Jenk akan di tantang untuk mengikuti balapan liar padahal jelas-jelas motornya sedikit kalah saing kecepatan dengan merek Yamaha.


Akankah Jenk nanti memenangkan pertandingan?


yoyooo jangan lupa bantuan nya teman silahkan berkomentar memberikan ide mungkin saya bisa menguraikan dalam sebuah cerita untuk next kelanjutan kisah Jenk.


Mungkin teman-teman mau Jenk di berikan tantangan atau apalah itu silahkan berkomentar ya terimakasih**

__ADS_1


__ADS_2