Tuan Muda Di Balik Layar

Tuan Muda Di Balik Layar
Sky hotel


__ADS_3

Tentu dengan kemunculannya kembali memberikan orang-orang penting reaksi seperti baru saja menyelesaikan tugas yang sangat sulit untuk dilakukan.


Berbeda dia yang santai memasuki lobby hotel bersama beberapa tentengannya.


"Selamat siang Tuan maaf ada yang bisa kami bantu? ucap penjaga pintu melihat penampilan Jenk yang tampak lusuh tetapi dari tentengannya berbanding terbalik dengan penampilannya.


"Saya ingin memesan sebuah kamar. Apakah ada masalah? ucapnya.


"Mohon tunjukkan kartu identitas anda Tuan? ucap salah satu penjaga itu.


Jenk mengeluarkan sebuah kartu identitas sebagai siswa di sekolah internasional xx Korea.


"Mohon tunggu sebentar" ucap penjaga itu memastikan kartu itu tidak di rekayasa.


"Silahkan masuk" ucapnya setelah kembali dari memastikan kartu itu.


Jenk kembali memasuki Lobby menuju reception ternyata ada beberapa tamu yang melakukan registrasi juga.


Jadi dia hanya bisa bersabar menunggu waktu gilirannya.


setelah menunggu hampir sejam barulah gilirannya tiba.


"Ada yang bisa saya bantu Tuan? ucap seorang gadis muda reception yang ternyata adalah anak magang.


"Saya mau memesan sebuah kamar yang memiliki view menghadap laut" Sambil dia menambahkan tipe kamar yang Ia cari.


"Mohon tunggu sebentar Tuan" ucap gadis muda itu sambil mencari seluruh reservasi kamar yang belum berpenghuni.


"Kebetulan kami memiliki tipe kamar suite yang menghadap langsung ke arah laut" Wanita menjelaskan apa saja yang terdapat di dalam kamar itu dan berapa biaya beserta servis yang di dapatkan oleh tamu yang menginap di kamar itu.


"Oke Saya mau tipe kamar ini tolong bantu charge dengan kartu ini" ucapnya sambil memberikan kartu warna perak metalik.


Untuk dia selalu membawa kartunya kemanapun dia pergi kalau tidak bisa berabe nantinya.


"Boleh saya memiliki kartu pengenal Anda Tuan? ucap gadis muda itu untuk memudahkan dia mengisi data diri lengkap di sistem.


Jenk kembali menyerahkan kartu pengenal sebagai murid dari sekolah yang lagi trending di seantero negeri Korea.


Di dalam kartu tanda pengenal itu juga terdapat data diri yang lengkap jadi tidak masalah bagi pihak dan kartu itu juga resmi terdapat banyak cap logo sekolah.


Gadis itu mengisi semua data Jenk sambil mengingat nama seperti dia familiar dengan nama itu.


Gadis itu tidak memakan waktu lama Ia memasukkan data ke sistem serta pembayaran yang begitu lancar.


Untung hotel ini memiliki karyawan yang memiliki karakter yang bagus sehingga Jenk tidak lagi mendapatkan pandangan remeh karena pakaian yang Ia kenakan.

__ADS_1


"Silahkan Tuan" ucap gadis muda itu menuntun Jenk untuk mengikuti nya ke arah kamar yang di pesan.


Kamar itu berada di lantai tertinggi ke tiga.


"Silahkan Tuan" ucap gadis itu lagi setelah mereka tiba di lantai atas dan memasuki kamar yang begitu besar dan megah.


Seperti kebanyakan hotel kalau mereka menggunakan kartu elektronik.


Gadis itu menjelaskan isi kamar dan kegunaan fasilitas yang ada di dalam kamar.


"Selamat menikmati semoga Anda betah tinggal bersama kami Tuan" ucap gadis itu pamit setelah menjelaskan semuanya.


"Terimakasih" ucap Jenk.


Jenk tidak banyak berkomentar tentang kamar yang Ia tempati. Sekarang yang dia ingin lakukan adalah segera mandi dan berganti pakaian.


Setelah mandi yang memakan waktu hampir setengah jam karena masih berendam sekarang Jenk tanpa duduk di atas tempat tidur.


Dia merogoh kantong plastik yang berisi kartu kredit sama handphone. Untung waktu dia mendarat di hutan yang antah berantah itu Hp dan kartunya di simpan baik-baik oleh kakek tua itu.


Jenk menghubungi nomor yang sudah tidak asing siapa lagi kalau bukan Jo.


Baru kali ini Jenk melakukan semuanya dengan sendirian. Biasanya Jo selalu di sampingnya dan melakukan semuanya untuknya.


"Ya saya berada di Sky hotel di kota M. Kau tahu kan apa yang menjadi keperluan ku saat ini. Jangan memberitahu keberadaan ku pada yang lain karena masih ada yang harus Saya bereskan setelah ini." ucap Jenk tegas


"Baik Tuan Muda! Scorpio bersama A4 dan A3 sudah dalam perjalanan kesana dalam 20 menit mereka tiba." ucap Jo.


"Baiklah terimakasih" ucap Jenk mematikan telepon sepihak tanpa say goodbye.


"Tuan Muda! Jo terpaksa melihat layar HP nya yang sudah menyala karena telepon sudah di matikan.


"Aish padahal saya masih menyampaikan satu informasi" gumam Jo tak berdaya.


Bos Muda nya ini sedikit berbeda dari Tuan Muda kebanyakan.


"Scorpio kembali ambilkan laptop Tuan Muda" ucap Jo singkat.


Scorpio bersama dua orang lainnya yang sudah hampir setengah perjalanan harus kembali lagi mengambil barang penting Tuan Muda.


Kenapa Jo bisa melupakan hal ini. Tuan Muda nya tanpa Laptop sedetik pun itu akan susah kecuali Jenk di kelas baru laptop tidak tersentuh.


Dua puluh menit yang di janjikan oleh Jo tertepati di bawah lobby hotel Sky berdiri tiga orang berpakaian Jas hitam layaknya pengawal elit menanyakan keberadaan kamar Tuan Muda mereka.


"Permisi Nona, Kami ingin berjumpa dengan pemilik kamar 4589" ucap Scorpio dengan wajah datar.

__ADS_1


"Atas nama siapa Tuan? tanya resepsionis memastikan kalau mereka benar-benar tamu dari penghuni kamar tersebut.


"Atas nama Jenk Br,,,ah Jenk B" ucapnya setelah mengingat sesuatu.


Untungnya Scorpio mengetahui nama samaran Tuan Muda nya itu sehingga tidak menyulitkan dia menyebutkan namanya.


Hampir saja dia menyebut nama Tuan Muda Bright. Bisa-bisa gempar seluruh penghuni hotel mengetahui orang berpengaruh tinggal di hotel tersebut.


"Mohon tunggu sebentar Tuan" ucap Resepsionis itu lagi sambil menghubungi nomor kamar yang di tempati oleh Jenk.


"Selamat sore Tuan. Maaf mengganggu waktu. Saya Kim Tae dari resepsionis ingin menginformasikan bahwa ada Tuan S mencari keberadaan Tuan. Apakah Tuan memiliki janji temu? ucap Resepsionis itu.


"Ah biarkan mereka naik. Tolong antar mereka ke sini terimakasih" Ucap Jenk di balik telepon.


"Baik Tuan. Terimakasih" Ucap resepsionis mematikan teleponnya.


Yah ini sudah menjadi peraturan hotel untuk memastikan tamu yang masuk dan keluar dan pengunjung. Peraturan ini di tegakkan untuk kenyamanan Tamu.


Supaya menghindari segala kemungkinan resiko seperti tidak terjadi nya transaksi ilegal atau pengedaran obat terlarang.


"Mari Tuan. Tuan B sudah menunggu di kamar" ucap resepsionis permisi pada temannya untuk mengantar Tamu.


Para pengawal itu hanya mengangguk dan mempersilahkan gadis muda itu memimpin jalan.


Lift menuntun mereka hingga lantai tertinggi.


"Silahkan Tuan'" ucap gadis itu setelah menunjukkan letak kamar Jenk.


Scorpio yang mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum di ijinkan masuk.


Jenk membuka pintu masih dengan penampilan kimono di tubuhnya.


"Tuan Muda" ucap ketiga orang itu dengan membungkuk kan badan mereka 90°.


"Silahkan masuk" ucap Jenk mempersilahkan ketiga orang itu masuk.


"Terimakasih Tuan Muda" ucap mereka serempak.


Aish wajah mereka terlalu kaku di hadapan Tuan Muda mereka dasar pengawal kulkas 99 pintu.


Hahayyyy sobat 👏


Jangan lupa dukung selalu dengan cara like Vote dan berkomentar.


Dukungan kalian sangat penting bagi author terimakasih banyak sudah mampir.

__ADS_1


__ADS_2