Tuan Muda Di Balik Layar

Tuan Muda Di Balik Layar
Kembali


__ADS_3

Beberapa perampok itu mendekat sebelumnya mereka mendapatkan perintah dari pemimpin untuk menghadang kepulangan sekolah menengah atas ini.


Awalnya para pembunuh itu sedikit terkejut kalau yang mereka hadang adalah murid sekolah.


Tetapi mereka tidak berani mempertanyakan keputusan pemimpin mereka selain menuruti perintah itu.


Mereka datang dengan aura membunuh membuat anak murid yang berada di bus bisa merasakan aura mengerikan itu.


Mereka hanya manusia biasa yang hidup normal tidak berkontak dengan orang-orang seperti itu yang walaupun beberapa dari mereka berasal dari keluarga bangsawan yang masih memiliki beberapa beladiri warisan leluhur tetapi mereka hanya belajar menjadi pembisnis.


Yan menghilang dalam diam dari sisi Jenk tanpa sepengetahuan dari orang-orang yang berada di dalam bus.


Ketika beberapa pembunuh itu mendekat tiba-tiba sebuah bayangan hitam melesat dengan kecepatan tak kasat mata menghantam tubuh beberapa pembunuh itu membuat mereka langsung mengeluarkan darah segar.


Setelah orang-orang itu terpelanting beberapa meter ke belakang baru mereka dapat melihat dengan seseorang dengan pakaian serba hitam memakai penutup area dagu sampai hidung menyisakan bola mata hitam yang menatap mereka tajam.


Aura pembunuh terkuar dari dalam tubuhnya menyisakan beberapa pembunuh menatap sosok itu dengan horor.


Tatapan itu sangat mengerikan entah berapa nyawa yang sudah melayang di tangan sosok itu.


Di lihat dari postur tubuh orang itu kalau dia masih remaja.


"Siapa kau? ucap salah satu dari mereka.


"Mana rupa orang sombong tadi? bukannya menjawab malah bertanya balik.


"Suaranya sangat tidak jelas di prediksi suara itu berada antara laki-laki dan perempuan lembut serak dan tegas.


"Kalian tidak pantas untuk hidup" ucapnya lagi mendekati mereka satu persatu dan melumpuhkan titik vital tertentu dari mereka.


"Katakan kepada Tuan bodoh yang mengirim kalian kalau kalian belum pantas menghadapi Tuanku" ucapnya langsung beraksi.


"Arghhhhhhh".


"Tolong lepaskan aku"


"Ampun"


Teriakan di jalanan sepi menghiasi bunyi suara burung yang berasal dari hutan yang berada di jalan itu.


Kaki tangan tidak ada yang lolos semua tulang rawan, leher, tangan dan kaki semua di patahkan.

__ADS_1


Kejam memang.


Mereka baru merasakan bagaimana rasanya patah kaki dan tangan selain mereka selalu mematahkan anggota tubuh orang lain ternyata rasanya itu sangat mematikan.


Mereka hanya bisa meratapi nasib di jalanan memandang sosok yang kembali hilang entah kemana mereka sudah tidak bisa bergerak anggota tubuh mereka telah kehilangan.


Seandainya mereka tahu kalau target mereka kali ini ada monster tersembunyi mereka akan mengambil cuti panjang tetapi itu hanya penyesalan kemudian.


Orang-orang yang berada di dalam bus bisa mendengar suara pertempuran di luar dan bisa mendengar suara teriakan dan suara patahan anggota tubuh membuat mereka tambah meringkuk mereka tidak bisa melihat siapa yang menghadapi orang-orang pembunuh itu.


Mereka hanya dapat mengintip dari celah bus seperti lubang cincin rantai dan dapat mereka lihat hanya seorang pemuda seumuran dari mereka yang melawan orang itu sendiri.


Mereka tidak dapat melihat bagaimana dia menyerang orang itu tiba-tiba saja beberapa pembunuh itu terbang dan berakhir menyedihkan.


Mereka tidak bisa mendeskripsikan bagaimana mereka harus memanggil mereka menyebutnya dengan sebutan "Hero"


Setelah orang itu mematahkan anggota tubuh para pembunuh itu dan berlalu begitu saja dalam sekejap.


Sosok itu kembali menggeser mobil dan membuang seperti mengangkat jerigen yang berisi air membuat mereka melongo.


"Ayo jalan pak" perintah seorang guru setelah melihat kode dari orang yang menyelamatkan mereka untuk segera pergi.


Dengan tangan yang masih gemetar sopir bus pertama segera menjalankan mobilnya masih dengan tangan gemetar.


Setelah kepergian semua bus dari ketidak adaan muncul beberapa bayangan langsung membunuh semua para pembunuh itu tanpa meninggalkan jejak sama sekali dan segera mengirim peringatan langsung kepada pemimpin.


"Tuan gawat" seorang pelayan memasuki sebuah ruangan megah di sebuah keluarga bangsawan.


"Ada apa? ucap seorang lelaki baya yang duduk menyeruput teh di ruang tengah.


"Menurut laporan dari salah satu mata-mata kita kalau seluruh pembunuh yang kita kirim tidak ada satupun yang selamat" lapor pelayan itu.


"Bodoh! umpat orang itu keras.


"Bagaimana bisa mereka di bunuh? tanya pria itu menatap tajam pelayan.


"Apa ini? ucap pria itu menerima surat dari pelayan.


"Apakah hadiah kecil ini menyenangkan? bunyi surat itu seperti berisi ejekan.


"Bedeba@h! pria itu meremas surat itu sehingga tidak terbentuk.

__ADS_1


Dia tidak pernah mengalami kegagalan baru kali ini tim nya mengalami kekalahan dan lagi surat itu mengatakan secara tidak langsung kalau dia lemah.


Dia tidak terima di bilang lemah dia harus membunuh orang yang meremehkan kekuatan nya itu.


Dia tidak berpikir lagi kalau kali ini dia banyak melawan para bangsawan tinggi dan orang berpengaruh karena semua target yang mereka ingin bunuh adalah permata keluarga.


"Rom saya tidak mau tahu kau harus membunuh orang yang menghalangi rencana ku tadi" ucapnya dengan dingin di telpon.


"Yo tenang aku pasti akan membawa kepalanya di hadapan mu" ucap orang di seberang dengan nada santai.


"Awas kalau kau gagal! ancam balik pria itu dan mematikan teleponnya.


Ada senyum kejam menghiasi kedua bibir tebal itu membayangkan musuhnya kepalanya di penggal.


"Hah kali ini kalian tidak akan lolos" gumaman kecil terdengar dari mulut itu.


Setelah menerima telepon Rom kembali memerintah anak buahnya untuk segera ke lokasi mencari keberadaan orang yang bisa mengalahkan pembunuh andalan temannya itu.


Setelah aksi pembegalan itu tidak ada lagi halangan yang menghalangi bus mereka hingga tiba kembali ke sekolah.


Shanghai kediaman keluarga Bright nyonya Bright kembali menggendong si puppy kecil yang sudah di temukan ternyata bersembunyi di lemari pakaian nyonya Bright.


Si puppy yang membuat heboh seluruh orang hanya untuk mencari dirinya.


Untung Tuan dan Nyonya Bright ini tidak sekejam keluarga kaya lainnya yang akan menghukum pelayan yang tidak becus menjaga di Puppy.


Sekarang di ruang tengah si puppy kecil lagi mendengar ceramah dari maminya. Ah dia sekarang mendengarkan dengan tampang cute nya.


Sambil kedua bola mata jernihnya menatap nyonya Bright yang mengeluarkan semua ceramah kehidupan 😊☺️.


Anak-anak yang tinggal di asrama langsung kembali begitu juga yang tinggal di rumah kembali ke rumah masing-masing sudah banyak orang tua yang menjemput anaknya.


Bahkan beberapa warga yang tinggal dan anak-anaknya yang bersekolah di SMA internasional xx Korea itu menyambut kedatangan mereka dengan sedikit berdiri berjejer rapi sambil melemparkan bunga dan berteriak.


"Kami bangga padamu"


Anak-anak tentu merasa di hargai. Perjuangan mereka tidak sia-sia.


Hai hai hai sobat 👏 Author baru come back nih 🥰


Apa kabar Kalian?

__ADS_1


Sehat jasmani Dan rohani


__ADS_2