Tuan Muda Di Balik Layar

Tuan Muda Di Balik Layar
Pertandingan terakhir


__ADS_3

Semua murid dan para guru sudah memenuhi arena penonton basket.


Hiruk pikuk mulai terdengar. Suara bising mempertaruhkan siapa yang akan menang di pertandingan ini.


Banyak murid mengidolakan para idola mereka termasuk Jenk sendiri.


Para gadis mulai memperebutkan tempat duduk untuk bisa lebih jelas menonton idola mereka.


"Wah siapa yang akan memenangkan pertandingan ini?


"Saya rasa kak Gedy karena sedari dulu mereka terus yang memenangkan pertandingan basket ini"


"Kasian sekali anak kelas sepuluh A itu"


"Oh mereka dari kelas sepuluh A?


"Wah pasti oppa tampan yang menang"


"Biarpun ganteng kalau tidak ada kemampuan percuma ganteng"


"Heh diam kau saya yakin oppa yang akan menang"


Suara bising memperebutkan siapa yang akan menang.


Di bangun kubu antara fans seorang pria tampan dan laki-laki yang mempunyai prinsip tolak belakang.


Para gadis tidak menerima di kala idola mereka di remehkan oleh para lelaki di samping mereka.


Membuat para lelaki yang duduk diam di tempat harus terpaksa pindah karena kelakuan wanita yang tidak mau kalah.


"Kalau kalian terus berbicara dan meremehkan oppa. Tidak akan segan-segan menghilangkan dan stimulasi burung kesayangan kalian" ucap galak para gadis menatap horor para pria tampan yang duduk berdebat dengan mereka.


Mendengar ancaman dari gadis galak sontak mereka memegang dan menutup arah depan mereka seolah para gadis itu memotong kebanggaan mereka.


"Oppa saranghae ๐Ÿฅฐ


Oppa fighting


Oppa


Oppa


Oppa


Hanya suara para gadis saja yang terdengar di seluruh penjuru. Terpaksa para murid dan guru yang tidak terlalu mendukung dan hanya berlaku netral menutup telinga.


Apalagi dengan gaya bermain mereka yang terlihat keren menambah kesan tersendiri.


Di lapangan sekarang tengah sengit sengitnya permainan. Tidak ada yang mau mengalah melepaskan bola dari tangan mereka.


Kak Gedy sekarang yang memegang bola. Dia meng gelinding bola dengan tatapan mengejek ke arah musuh.


Karena yang menghadang dia adalah Yan jadi memudahkan dia memasukkan bola ke ring.


Lima kali berturut-turut pihak dari Gedy memasukkan bola ke ring sedangkan dari pihak Jenk masih kosong.

__ADS_1


Para gadis terus berteriak memberi semangat dari pihak laki-laki yang mendukung tim Gedy mulai menunjukkan taring.


Melihat kesempatan ini akhirnya Jenk sekarang yang memegang bola setelah operan dari Michael Jenk terus membawa bola dengan gaya Lay up Jenk melakukan Shooting dari jarak yang masih jauh.


Karena mempunyai ketajaman dalam permainan basket dan juga sudah berlatih di bawah pelatih profesional basket yang di rekrut oleh sang Daddy memudahkan dia melakukan gerakan ini.


"Woah keren" ucap para gadis teriak


Jenk mulai mencetak gol pertama untuk Tim Jenk.


Karena pengalaman dari Tim Gedy dan karena kelincahan dan kepintaran dan juga pengalaman latihan Jenk memudahkan Tim Jenk mengimbangi permainan lawan.


Teman-teman Jenk juga mempunyai keahlian basket memudahkan menopang kelebihan Jenk sendiri.


Yan yang awalnya belum mengerti baik dengan permainan ini karena otaknya yang jenius membuat dia cepat tangkap dan cepat mengimbangi permainan Timnya.


Suara teriakan terus bergema dan papan skor juga terus naik angkanya.


Karena kekuatan kedua kubu menjadikan permainan ini seru bahkan banyak para guru meninggalkan kantor untuk hanya bisa menyaksikan pertandingan ini.


Kedua Tim sama kuat dari Tim Gedy kalau memasukkan bola ke ring dan berikutnya yang akan memasukkan bola ke ring pasti akan Tim Jenk.


Karena permainan mereka yang terus saling kejar mengejar membuat para penonton belum bisa menentukan siapa yang akan berhasil pada akhirnya.


Satu menit


dua menit


tiga menit


Lima menit.


Selama menit terakhir membuat para penonton menegang menghirup udara dingin.


Skor kedua tim terus saling mengejar.


Ketika di detik terakhir papan skor menunjukkan kedua tim mempunyai persamaan skor.


Ketika tinggal beberapa detik lagi tiba-tiba Jenk melakukan gaya rebound merebut bola dari pihak lawan yang gagal masuk ke ring dan Jenk melakukan gaya Slam dunk ( Memasukkan bola ke ring dengan gaya melayang) di detik terakhir ini membuat mereka semua menahan nafas apalagi Jenk melakukan Shooting dari jarak yang masih jauh dan melayang.


Gaya shooting ini akan sedikit sulit untuk orang yang tinggi badan rendah untung Jenk mempunyai tinggi badan 182 memudahkan dia shooting bola ke ring.


Tikk


tikk


tikk


Semua hening seperti di lowplay atau slow motion gerakan ini.


Bukk


Bola yang di shooting secara jauh itu melayang indah dan jatuh perlahan masuk mulus ke dalam ring tersebut.


Begitu bunyi bola menapaki lantai suara riuh suit suitan dan teriakan dan bunyi terompet bergema meneriaki nama idola mereka.

__ADS_1


Siapa lagi pelaku kalau bukan para maniak pria tampan.


Dengan gaya shooting Jenk yang terlihat seperti itu membuat mereka tambah mengagumi sosok Jenk.


Di tambah dengan wajah datarnya yang tanpa ekspresi membuat mereka tambah kagum karena tidak terlihat sama sekali perubahan raut wajahnya.


"Wah Oppa Daebak


Perfect


Cool


Berbagai macam teriakan berbagai macam pujian mulai keluar dari mulut masing-masing penggemar.


Tim Gedy yang mendapati diri mereka kalah dari para bocah yang bahkan bisa merebut kepopuleran mereka membuat tim itu tambah membenci Jenk.


Mereka tidak bertahan lama lagi di lapangan. Mereka langsung berjalan.


"Tunggu! Suara Jenk yang terlihat dingin menghentikan langkah mereka.


"Ada apa lagi? tanya sengit mereka


"Kalian belum menandatangani surat perjanjian ini'" ucap Jenk santai mengeluarkan kertas yang berisi perjanjian sebelum pertandingan dimulai tadi.


"Tadi tidak ada perjanjian di atas surat" ucap mereka tidak terima


"Yah memang tidak ada tetapi bukan berarti tidak ada nya surat menghilangkan perjanjian itu jadi supaya menghindari masalah di masa depan kita harus menggunakan surat supaya menghindari kecurangan" kali ini Michael yang berbicara.


"Brengsek" umpat ketua tim itu.


"Jangan bilang kalian tidak berani menandatangani surat ini? sebagai lelaki sejati tidak mungkin kan kalian menolak? ucap santai Jenk


Karena gengsi dan juga harga diri membuat mereka hanya mampu mengumpat dalam hati dengan menahan emosi masing-masing dari mereka menandatangani surat perjanjian itu.


"Nah dengan bukti ini kita akan menghindari masalah ke depan dan juga sudah ada video perjanjian kita jadi tidak akan ada yang berani melanggar" ucap Jenk licik.


Dia sudah menyiapkan segala macam cara untuk menghadapi orang licik ya dengan kelicikan juga.


Tim Gedy pergi dengan muka merah karena marah dan juga malu.


Para gadis rame-rame turun ke lapangan mengelilingi sang idola.


Bahkan para lelaki yang tidak terlalu di pedulikan kehadirannya di kelas menjadi idola mereka karena pengaruh dari Jenk dan juga mereka mampu mengalahkan tim kebanggaan sekolah.


Mereka mempunyai banyak Fans membuat para lelaki itu mempunyai kebanggaan tersendiri.


Yang tidak terkenal menjadi terkenal.


Hai hai hai sobat ๐Ÿ‘


author baru Come back nih ๐Ÿ˜€


apa kabar kalian?


Author baik juga di sini

__ADS_1


Jangan lupa dukung Kakak


__ADS_2