Tuan Muda Di Balik Layar

Tuan Muda Di Balik Layar
Teror?


__ADS_3

Memasuki musim liburan pertengahan tahun ini banyak siswa melakukan perjalanan dan membuat kegiatan.


Saat ini sekolah menengah atas internasional xx Korea ini melakukan liburannya dengan acara camping di daerah pegunungan. Jenk dan teman-teman juga tidak kalah antusias mendengar berita ini.


Mereka memiliki rencana tersendiri kalau sekolah tidak mengadakan camping maka mereka akan melakukan camping sendiri.


Semua murid sudah kembali berkumpul di halaman sekolah seperti biasa mereka akan menggunakan bus tanpa mengijinkan para murid untuk membawa kendaraan sendiri.


Karena murid SMA internasional xx Korea ini tidak terlalu banyak sehingga hanya beberapa bus yang di gunakan.


Tempat mereka camping adalah sebuah daerah wisata dan mereka camping di bawah kaki gunung.


Waktu sudah menunjukkan pukul 6 sore. Semua anak-anak sibuk menyiapkan tenda mereka masing-masing.


"Perhatian anak-anak sekarang waktunya kalian memasang tenda dan anak-anak yang lainnya boleh mencari kayu bakar" Ujar seorang guru mengintruksi beberapa murid yang tampak lenggang.


Segera semuanya berpencar membagi tugas wanita mempersiapkan alat-alat perang dalam dapur sedangkan laki-laki ada yang memasang tenda di bantu siswi yang lainnya memilih untuk mengumpulkan kayu bakar.


Malam hari segera murid kembali berkumpul untuk melakukan acara mereka seperti buat game makan sama buat api unggun di tengah-tengah dan di kelilingi oleh banyak murid.


Ada beberapa Guru juga yang turut camping ini. Karena baru pertama kali beberapa murid anak keluarga kaya yang manja banyak yang mengomel karena adanya begitu banyak serangga udara malam hari yang terlalu dingin dan sedikit susahnya mereka mendapatkan sungai untuk mandi.


Ini benar-benar pengalaman baru mereka tinggal di luar tanpa adanya pembantu yang selalu mengurus perbekalan mereka.


Ada yang merasa pengalaman mereka ini sangat bagus dan tidak sedikit juga yang mengeluh akan hidup seperti ini itu tidak lain adalah sebagian kelompok murid perempuan yang terkenal manja dan sombong dalam keluarga mereka.


Ini juga salah satu alasan sekolah menengah atas internasional xx Korea ini melakukan acara camping di kaki gunung untuk memberikan sebuah pandangan baru terhadap para murid ini.


Bukan hal aneh bagi guru-guru tersebut karena latar belakang murid ini semua hampir rata-rata berasal dari keluarga bangsawan kalangan atas dan kaya. Semua adalah generasi penerus dari setiap keluarga jadi bukan hal baru lagi mereka menemukan banyak murid yang mengeluh akan keadaan yang mereka alami. Benar-benar anak kaya yang manja.


Malan hari semua murid kembali di kumpulkan dengan mengelilingi sebuah api unggun yang membumbung tinggi di bawah kaki gunung itu.

__ADS_1


Semua anak-anak kaya dapat merasakan udara luar yang liar dan bebas seolah beban dalam hati mereka telah di angkat karena tertekan belajar selama ini.


"Aku tidak menyangka akan seindah begini melihat bulan pada malam hari di alam terbuka" Ujar salah satunya melihat bulan di atas kepala mereka yang bersinar sangat terang tak terhalang oleh awan sama sekali.


Perkataannya itu di setujui oleh yang lainnya karena rata-rata mereka juga mengalami hal yang sama.


Dini hari dimana semua orang sudah terlelap beberapa murid yang masih berjaga-jaga tampak di depan api unggun sambil bercerita.


"Kok udara malam ini sangat dingin ya? Ujar salah satunya mengelus tengkuknya yang merasakan kedinginan.


"Perasaan apa ini? seseorang berseru sambil melihat ke arah kiri dan kanan.


"Kau tidak sendirian aku juga merasakan hal yang sama apakah ada hantu? Ujar salah satunya yang rupanya sangat takut akan hantu.


Burung malam terus beterbangan dan berbunyi membuat para murid yang berjaga itu ketakutan.


Tiba-tiba beberapa kepala burung berjatuhan di depan mereka membuat mereka histeris.


"Aaarggg tolong" membangunkan seluruh penghuni tenda.


"Itu" Seseorang menunjuk kepala burung yang tampak berjejer berantakan memenuhi depan tenda mereka.


"Semuanya harap tenang" Guru itu juga ikutan syok melihat banyaknya burung yang di cincang seperti ini.


Jelas ini bukan hal yang tidak di sengaja. Beberapa murid keluar dari tenda dengan panik mendengar suara teriakan tadi.


Bahkan ada yang tidak berpakaian atas hanya kolor dan kutang yang terdapat dalam tubuh mereka.


"Apa yang terjadi? Seorang murid melihat banyaknya bangkai burung.


"Wuahhhh apa ini? seorang murid perempuan berteriak mendapati tali perut burung jatuh ke atas kepalanya.

__ADS_1


"Mama aku takut" Beberapa murid perempuan tampak ketakutan melihat hal yang tidak biasa ini.


"Semuanya harap tenang ini tidak apa-apa" Ujar seorang guru pria menenangkan beberapa murid perempuan.


"Pak bagaimana ini bisa baik-baik saja kalau kejadian seperti ini! Ini jelas sebuah teror" Ujar seorang murid perempuan dia pernah mengalami hal teror sehingga bisa menilai ini sebuah teror.


Beberapa murid laki-laki yang tidak takut segera mendekati beberapa kepala burung yang di cincang ini jelas mutilasi tapi yang menjadi pertanyaan nya.


"Kenapa burung burung ini di terbangkan ke arah mereka? Apakah orang ini memiliki niat untuk membantai.


Jelas ini bukan hanya sekedar teror. keadaan yang seharusnya hari bahagia malah tidak berjalan mulus.


"Oke semuanya harap tenang ya kita tunggu pagi dan akan meninggalkan tempat ini" Ujar seorang guru pria mendengar banyaknya protes bahwa mereka tidak aman berada di luar seperti ini bahkan beberapa murid sudah menelepon orang tua mereka untuk di jemput.


"Semuanya harap tenang jangan gegabah." Belum juga Jenk menyelesaikan perkataannya.


"Jadi maksudmu kita harus menunggu di teror bahkan mungkin di bunuh seperti burung? Jangan karena kau adalah pangeran sekolah membuat kami harus mendengarkan mu" Seorang murid perempuan tidak terima.


"Ya aku tidak mau mati sia-sia di sini. Aku harus menghubungi orang tua ku"


"Ini jelas teror dan di tujukan kepada kita kenapa harus menunggu? Suasana semakin memanas.


"AKU BELUM SELESAI BERBICARA" Jenk benar-benar mengeluarkan suara dingin menusuk.


"YA AKU TAHU KITA SEMUA PANIK DAN TAKUT DAN BUKAN HANYA KALIAN SAJA! APAKAH KALIAN TIDAK BERPIKIR BAGAIMANA TUJUAN SEBENARNYA ADALAH UNTUK MEMANCING ORANG TUA KITA KELUAR DARI RUMAH DAN MENCARI KITA. APAKAH KALIAN TIDAK PAHAM MOTIF DARI SEMUA INI?


"YA BUKAN HANYA KALIAN YANG PANIK SAYA JUGA PANIK SEMUANYA PANIK TETAPI KALIAN HARUS TAHU BAHWA TERJADI NYA KEJADIAN INI MESTI HARUSNYA ADA MOTIF"


Sepanjang sejarah Jenk mengeluarkan kata-kata sepanjang ini. Mereka belum pernah melihat pangeran es itu begitu marah. Para murid perempuan yang menangis langsung berhenti menangis tidak ada yang mengeluarkan suara sama sekali semuanya diam.


Bahkan raut wajah Jenk terlihat suram jelas ini bukan masalah kecil melihat potongan tubuh burung membuktikan bahwa orang yang melakukan ini bukan orang yang di anggap remeh.

__ADS_1


"Apakah kalian tahu apa yang akan terjadi ketika semua orang tua kita datang ke sini? ujar Jenk.


Semua masih diam memikirkan semua melihat semuanya sudah tenang dan mengerti perkataan Jenk akhirnya semua hanya duduk mengelilingi api unggun yang masih menyala.


__ADS_2