
22:39 WITA
Di markas latihan milik Jenk yang baru di bangun itu terdapat beberapa sosok remaja yang sementara menjalankan latihan keras.
Yang lebih uniknya terdapat seorang gadis remaja yang berusaha mendahului beberapa pria dia dengan semangat menarik dua ban oto di kedua tangan kecilnya.
Semangat membara dapat terlihat jelas dari dua bola mata yang terus menatap tajam itu ke depannya seolah ingin menaklukkan lapangan latihan seutuhnya.
Nama gadis itu adalah Soo Raa. Dia salah satu wanita yang mengikuti latihan neraka ini. Ada banyak gadis yang bergabung dalam rumah beladiri ini.
Selain latihan keras dan area latihan militer mereka di ajarkan beberapa teknik beladiri untuk mengolah energi dalam mereka menjadi sebuah senjata yang mematikan.
Tentu yang melatih mereka ini dalam bimbingan langsung seorang Yan karena melihat beberapa bakat muda yang ingin memiliki kekuatan memanfaatkan kesempatan ini untuk melatih dan membentuk mereka.
Ini juga untuk memudahkan pekerjaan Tuan Muda nya.
Mengetahui hal itu Jenk malah mendukung penuh dan mempercayakan pelatihan ini terhadap Yan dan juga robot wanita yang menjadi guru mereka selama berada di dalam lingkup perguruan itu.
Memang dalam tubuh robot itu sudah di tanamkan kecerdasan yang menyerupai manusia dan melakukan semuanya dengan sempurna seperti manusia pada umumnya.
Jenk menanamkan kesadarannya sendiri dalam robot itu sehingga mewarisi kecerdasan seorang Jenk.
Kata lainnya seperti versi diri lain seorang Jenk.
Soo Raa kembali mengangkat beban di tangannya dan berlari secepat yang ia bisa belum selesai di situ dia langsung berlari ke arah air dan menenggelamkan kepalanya untuk menahan nafas sepanjang yang dia bisa.
Para beladiri laki-laki yang lainnya hanya bisa berdecak kagum dengan kegigihan nya menaklukkan arena pelatihan bersama mereka.
Berbeda dengan anak-anak perempuan yang lainnya yang lebih memilih untuk berkutat dengan senjata tajam dan senjata api lainnya seperti sniper dan panah
Kalau Soo Raa lebih memilih melatih fisik dan kekuatan serta kecepatan bergerak dan melatih teknik jarak dekat.
Para wanita lain juga melakukan hal yang sama melatih fisik mereka agar kuat serta latihan kecepatan mereka tetapi tidak separah seperti Soo Raa.
"Soo Raa kau beristirahat lah dulu" ucap Yan yang muncul begitu saja di hadapan mereka semua.
Kejadian seperti ini bukan sekali terjadi sudah sering sehingga para calon pengawal itu tidak lagi terkejut melihat kemunculan Yan dari ketiadaan.
__ADS_1
Awalnya memang mereka sangat terkejut dan masih awam dengan hal-hal yang berbau kekuatan apalagi hal yang sangat mustahil itu seperti fantasi bagi mereka.
"Guru" ucap mereka serempak sambil membungkukkan badan sedikit dengan hormat.
"Kalian istirahat terlebih dahulu tidak baik melakukan latihan terus menerus secara berurutan" ucap Yan segera para murid itu meninggalkan lapangan latihan meninggalkan seorang Wanita muda masih menekuni pelatihan nya.
Sehingga suara Yan menggema sedikit menghentikan aktivitas wanita itu untuk sesaat.
Melihat orang yang memanggilnya adalah gurunya dia segera mendekat dan melakukan hal yang sama yaitu membungkuk sebentar sebelum bertanya.
"Guru? kapan Anda di sini? ucap Soo Raa dengan bingung menyadari kalau tidak ada orang lain lagi di lapangan latihan.
"Ayo istirahat dulu tidak baik berlatih terus menerus tanpa istirahat yang cukup" ucap Yan sebelum pergi.
"Baik guru aku mengerti" ucap Soo Raa dan berlalu ke arah kamarnya melakukan kegiatan yang sama yaitu membersihkan diri sebelum istirahat untuk mengumpulkan energi sebentar sore.
Jenk kali ini dalam perjalanan ke arah proyek yang akan Ia bangun lagi sungguh banyak rejeki nomplok yang terus menghampiri nya.
Sebuah proyek ini menarik perhatiannya sehingga mau tidak mau dia bertaruh untuk mendapatkan proyek ini.
Itu adalah sebuah kilang anggur yang memiliki masalah akhir-akhir ini. Perusahaan kilang anggur ini mendapatkan sorotan massa dan pihak berwenang karena anggur yang di hasilkan dari kilang anggur ini memiliki penurunan kualitas menyebabkan banyak para peminat anggur memiliki keracunan.
Para pihak penanggung jawab kilang anggur ini belum mendapatkan solusi dari penyebab kualitas anggur menurun.
Karena kondisi seperti ini dan banyak korban sehingga pihak berwenang melakukan penutupan kilang anggur tersebut.
Karena keberadaan kilang anggur itu sia-sia saja sehingga pihak berwenang melakukan acara pelelangan untuk memancing para pembisnis untuk mengambil alih perusahaan ini.
Pemilik sebelumnya juga sudah tidak menginginkan perusahaan itu walaupun sebelumnya perusahaan anggur itu tempat berasal semua kekayaannya tapi sekarang berbeda cerita.
Siapa juga yang mau rugi terlalu lama karena sudah tidak mendapatkan solusi dari masalah tersebut.
Jadi sekarang kilang anggur milik pemerintah.
Dan tujuan Jenk ke sana untuk mengikuti acara lelang tersebut.
Diaa tertarik dengan kilang anggur tersebut. Mungkin bagi sebagian orang sia-sia saja mendapatkan perusahaan ini sehingga banyak yang tidak tertarik untuk itu.
__ADS_1
Tetapi Jenk berbeda dia memiliki rencana tersendiri dengan kilang anggur tersebut.
Hampir satu jam menempuh perjalanan melelahkan itu apalagi kemacetan yang terjadi sehingga sedikit menunda waktu sampai mereka di tempat lelang.
Setelah tiba di gedung berlantai dua sudah banyak mobil terparkir di sana ternyata masih banyak yang tertarik dengan kilang anggur tersebut.
Beberapa orang sudah ada yang menyambut kedatangan mereka. Penampilan Jenk kali ini sedikit berbeda dia menggunakan topeng kulit manusia dan menggunakan topeng perak yang berisikan ukiran bunga teratai di topeng tersebut.
Dan penampilan nya juga tampak elegan seperti Tuan Muda dari sebuah keluarga besar.
Memasuki rumah pelelangan mereka sudah di arahkan ke ruangan mereka masing-masing sebelum pelelangan di mulai.
Jenk sendiri tidak banyak berkomentar dia datang bersama Scorpio yang tampak sangat hormat berjalan di sampingnya.
"Apakah Anda membutuhkan sesuatu di sini Tuan Muda? ucap Scorpio.
"Belum ada" ucap Jenk menggelengkan kepalanya perlahan.
"Ayo kita beristirahat sebentar sebelum acara pelelangan di mulai." ucap Jenk
Jenk saja yang beristirahat sedangkan Scorpio berjaga di depan pintu kamar Tuan muda nya.
Setelah waktu yang di tentukan telah tiba seluruh orang menuju ke arah ruang tempat acara pelelangan itu di adakan.
Jenk sendiri duduk di agak pinggir untuk tidak terlalu menarik perhatian para kompetitor lainnya sebelum dia muncul pada acara inti nanti nya.
Jenk duduk di barisan ketiga di pojokan kanan dari panggung sedangkan Scorpio duduk di sampingnya masih menyisakan satu kursi yang memisahkan antara dirinya dan Tuan Muda Nya.
Tidak lama kemudian seorang pria muda muncul dan membawa suatu berkas yang berada di tangannya.
Sepertinya itu surat kepemilikan kilang anggur.
"Selamat siang Nyonya dan Tuan selamat datang di acara pelelangan rumah lelang ini" ucap moderator yang memimpin jalannya pelelangan ini.
Semua mata fokus kedepan menanti acara inti.
Bersambung>>>>>>>
__ADS_1
Saya mengantuk parah sumpah nanti Saya lanjutkan subuh esoknya.