Tuan Muda Di Balik Layar

Tuan Muda Di Balik Layar
Kedatangan Paman Jery


__ADS_3

Di sekolah di ramaikan dengan gosip tentang keberadaan Tuan Muda Bright. Para siswa sibuk dengan bergosip soal kemunculannya.


Bahkan ada yang bilang Tuan Muda ternyata tampan bahkan banyak yang bilang ternyata tubuhnya lumayan oke. Biasalah para cewek cantik yang mencari body goals.


Jenk yang mendengar gosip itu hanya menggelengkan kepalanya. Dia tidak habis pikir seandaikan mereka mengetahui kalau dia adalah Jenk Bright apakah dia masih bisa bersantai? dia tidak tahu bahkan sekarang saja hanya ketampanan dia sudah di kejar ke mana mana apalagi kalau mereka mengetahui latarbelakang dia.


Sungguh dia akan pusing menghadapi mereka.


Jenk tidak mau ambil pusing dengan gosip itu lagi dia sibuk mengotak-atik hp. Membaca pesan dari sang asisten siapa lagi kalau bukan Jo yang saat ini tengah sibuk mengurus perusahaan Tuan Muda nya.


"Selamat pagi Tuan Muda" ucap Yan memberi senyum terbaiknya terhadap tuannya.


Membuat seisi kelas riuh melihat senyum indahnya karena jarang tersenyum selain wajah datar bak tembok yang terpampang.


Kalau di hadapan Tuan Muda dia akan selalu memberikan senyuman terbaik tak hanya sekali dia kena jitak dari Jenk karena senyum menyebalkan bagi Jenk.


Sekarang Yan tidak memanggil Jenk dengan Yang Mulia lagi melainkan Tuan Muda karena permintaan dari Jenk juga.


Seorang guru pria memasuki kelas sepuluh A yang tidak lain adalah kelas tempat Jenk berada.


Seorang pria yang masih muda sekitar berusia 25 tahun membuat seisi kelas heboh terlebih para gadis-gadis. Pikiran mereka sudah tidak pada tempatnya sudah melayang entah kemana.


Tatapan memuja sudah jelas terpancar dari dalam kedua bola mata mereka.


"Oh tampan" ucap seorang siswi yang duduk paling pojok dekat pintu masuk dengan mulut terbuka lebar kalau ada lalat yang masuk sudah pasti akan langsung masuk di tenggorokan tanpa susah payah.


Oho coba kalian perhatikan mulut semua orang sudah terbuka lebar bukan hanya para siswi termasuk siswa juga.


Datang dengan seorang guru killer yang terkenal dengan ketegasan nya yang tidak lain adalah guru yang sama yang memberikan hukuman lari kepada Jenk dan tim berandalan sekolah beberapa hari yang lalu.


"Selamat pagi anak-anak!" ucap guru killer itu menyapa anak-anak dalam kelas


"Selamat pagi pak" jawab serempak siswa dan siswi.


Jenk mengalihkan perhatian dari hp nya dan melihat ke arah depan karena suara guru killer terdengar dan terpaku pada satu sosok yang berdiri di samping kanan guru killer itu.


Dia terpaku sebentar dan tiba-tiba melebarkan matanya tak percaya dan sosok yang berdiri di depan hanya mengedipkan sebelah matanya ke pada Jenk.


Tentu saja kelakuan mereka berdua mengundang perhatian para murid yang berada di kelas karena mendapati sosok tampan yang berdiri di depan mereka mengedipkan sebelah matanya ke arah sosok yang tidak lain adalah Jenk yang menatap seakan tidak percaya.


"Paman" gumam Jenk pelan

__ADS_1


"Baiklah anak anak. Hari ini kita kedatangan guru baru yang akan mengajari kelas sepuluh A" ucap guru killer itu


"Perkenalkan nama saya Jery B " ucap guru baru itu.


"Selamat datang pak guru" ucap para siswa serempak.


"Kalau begitu saya permisi dulu silahkan menikmati waktu dengan para murid Pak Jery" ucap guru killer itu sebelum keluar dari kelas.


"Baiklah anak-anak tidak asyik kalau kita tidak saling mengenal. Saya meminta kalian untuk memperkenalkan diri" ucap pak Jery


Seorang siswi yang berada meja paling depan di deretan meja tempat Jenk berada.


"Nama saya Tae Sang Jun" ucap anak itu


Perkenalan terus berlanjut dengan berbagai perkenalan mereka ucapkan untuk menarik perhatian guru ganteng itu.


Ada yang bersuara dengan halus ada yang suaranya di manja-manja oh pokoknya perkenalan yang penuh dengan segala macam keunikan.


Seperti biasa Yan dan Jenk yang akan menjadi pusat perhatian sekarang Jenk yang memperkenalkan diri terlebih dahulu.


"I am Jenk B" perkenalan Jenk tanpa ekspresi wajah kecuali wajah datar bak tembok


Guru Jery hanya tersenyum penuh makna di depan membuat Jenk tambah jengkel dengan senyum menyebalkan itu.


Pemuda itu adalah adik bungsu dari Daddy Jason Bright ayah dari Jenk Bright yang tidak lain adalah paman Jenk.


Jery Bright melanjutkan studinya di Universitas terkenal di London membuat tidak banyak orang mengenal dia.


Apalagi keberadaannya sudah di tutupi sejak dia masih kecil sehingga banyak pihak tidak mengetahui kalau Raja bisnis masih mempunyai seorang adik.


Jery Bright sekolah inteligent menangani kasus yang sulit di tangani oleh pihak lain karena kecerdasannya membuat dia banyak di percaya untuk menangani kasus kriminal.


Dia mempunyai nama samaran yang tidak lain adalah UNDETECTED yang artinya tak terdeteksi. Dia tidak bisa di lacak dan tidak bisa di ketahui oleh siapapun bahkan dunia bawah atau dunia mafia mencari identitas diri nya tetap mereka tidak mengetahui.


Padahal hampir tiap saat kadang mereka bertemu dengan dirinya tapi tidak satupun mengetahui kalau dia adalah UNDETECTED.


Kalau di lihat dari kondisi fisik tidak ada ciri ciri kalau dia adalah orang yang berbahaya.


Jery sangat pintar menyembunyikan penyamaran nya. Jadi tidak salah kalau Jenk licik tidak jauh adalah kelakuan dari paman nya.


Entah kenapa dia datang di Korea? yang pasti dengan keberadaan keponakan tercintanya.

__ADS_1


Jery sangat menyayangi ke dua keponakannya yang tidak lain adalah Jenk dan Jenny. Kedua keponakan adalah nyawanya.


Ketika mendengar Jenk sekolah di Korea membuat dia meminta sang kakak untuk dia bekerja di sekolah tempat Jenk berada.


Dia mengambil cuti panjang dari pekerjaannya karena memang juga dia tidak terpaku dengan pekerjaan itu sehingga mudah ketika dia mengambil cuti lama.


Jery adalah pemuda yang sangat tampan. Ketampanan di atas rata-rata memang keturunan Bright mempunyai ketampanan yang dapat menghancurkan seluruh isi bumi.


Jery tidak tertarik dengan dunia bisnis dia lebih tertarik dengan dunia berbahaya.


oke kita kembali ke topik


Yan juga memperkenalkan diri sama seperti Jenk dengan muka datarnya tapi tidak sedatar Jenk.


Pak Jery membawa membawa matematika sekaligus guru olahraga.


Jam pelajaran istirahat sudah berbunyi seluruh isi kelas segera berhamburan keluar dan menuju kantin sekolah.


Orang yang berada di kelas tinggal Jenk dan Yan serta guru Jery.


"Paman! Kenapa Paman bisa berada di sini? jangan bilang paman ada penyelidikan lagi? ucap Jenk beruntun dengan tatapan selidik.


"Hehe keponakan Paman memang paling terbaik selalu tepat sasaran." ujar Jery di sertai kekehan khasnya.


"Paman kesini hanya untuk mengisi waktu cuti jadi tidak ada yang lain dan juga Paman mau memastikan apakah keponakan Paman yang satu ini sudah dewasa apa belum? ucap Jery masih mengerjai Jenk


Jenk hanya mengangguk tanda tidak terlalu menanggapi kekonyolan Paman nya.


"Baiklah Paman kami keluar dulu mau ke kantin. Apa Paman mau bergabung? dan oh ya paman jangan memanggilku dengan keponakan kalau di luar paman sudah paham kan? ucap Jenk


Yang di tanya hanya mengangguk mengerti karena sudah hapal dengan karakter kepribadian keponakan nya.


Keponakan yang tidak mau mempublikasikan diri. Dia sangat mengagumi dengan kepribadian kedua keponakannya.


Lalu Jenk beralih keluar bersama Yan begitu juga Jery melanjutkan perjalanan menuju ruang guru.


Hai sobat 👏


Author come back nih 😀


How are you guys doing?

__ADS_1


**Jangan lupa like dan Vote kakak ❤️


Thank you**


__ADS_2