Tuan Muda Di Balik Layar

Tuan Muda Di Balik Layar
Masalah baru


__ADS_3

Jenk dan Yan yang menuju ke kantin tiba-tiba di hadang oleh sekelompok senior rupanya yang di juluki the most wanted sebelum kehadiran Jenk dan Yan.


"Heh minggir! jangan menghalangi" ucap salah satu dari mereka menghadang langkah kaki Jenk.


"Heh seharusnya kami yang bertanya kenapa kalian menghadang jalan? ucap Yan yang tidak habis pikir dengan jalan pikiran pria bodoh di depannya.


"Kau? ucap anak itu tergantung karena tidak bisa berkata-kata.


Jenk dan Yan terus melanjutkan perjalanan mereka tanpa mempedulikan para laki-laki itu yang sok tampan memang tampan sih😁.


"Hei " ucap pemimpin pria tampan itu dengan gaya cool dan dingin.


Yan dan Jenk menoleh


"Kau memanggil kami? ucap Yan menunjuk dirinya sendiri seolah tidak mengetahui maksud dari pria itu membuat yang memanggil mereka merasa geram.


Pria itu maju perlahan mendekati kedua sosok anak laki-laki yang sangat menyebalkan baginya.


Dia mendekati Jenk dan meraih kerah bajunya dan mendekatkan bibirnya ke telinga Jenk.


"Hati-hati kalau tidak kau akan mengetahui akibatnya" ucap pria itu pelan dengan nada penuh peringatan.


"Saya akan menunggu saat itu tiba" balas Jenk dengan dingin.


Jenk melepaskan tangan pemuda itu dari kerah bajunya dan mendorong dia untuk menjauh.


Karena dorongan Jenk yang lumayan sedikit keras membuat pria itu hampir terjatuh.


Setelah tangan pria itu terlepas dari bajunya Jenk menepuk baju bekas tangan pria pegang tadi seolah ada kuman di atasnya bahkan Jenk meminta antiseptik dari Yan.


Membuat siswa yang berada di kantin itu menganga tak percaya dengan sikap Jenk.


Bahkan para fans tambah mengagumi gaya Jenk menghadapi senior mereka yang sekarang menjadi mantan the most wanted itu terlihat sangat cool bagi mereka.


Jenk dan Yan tidak menggubris para pria tampan itu lagi melainkan terus melanjutkan kegiatan mereka yaitu makanan yang sudah mereka pesan.


Para pria tampan itu mengumpat kesal harga diri mereka tersakiti dengan cara Jenk memandang mereka remeh seakan mereka tidak ada apa-apanya.

__ADS_1


Dan memang itu kenyataannya Jenk menganggap mereka adalah angin lalu.


USA


Jenny yang sudah kembali ke Amerika setelah keberangkatan adiknya ke Korea dia langsung menuju Amerika.


Saat ini dia kembali menjalani Profesinya sebagai Model. Profesi yang di ketahui oleh kedua orang tuanya berbeda dengan Jenk yang mengetahui profesi lainnya.


Jenny yang akan menjadi model majalah tiba-tiba semua di batalkan karena ancaman seseorang yang katanya telah Jenny singgung.


Jenny yang mendengar kabar ini segera mendatangi menejer yang bertanggung jawab.


"Why? Kenapa semua ini terjadi? ucap Jenny langsung to the point kepada menejer.


"Ini permintaan dari klien kita mereka ingin mengganti model" ucap menejer menghela nafas tidak mengerti juga.


"Siapa model yang menggantikan posisiku? ucap Jenny


Dia harus memastikan siapa model yang menggantikan posisinya dan dia harus mencari tahu siapa klien yang tidak menginginkan dirinya menjadi model majalah tersebut.


Sepertinya menejer itu menyembunyikan sesuatu darinya dia akan menyelidiki ini sendiri.


"Halo tolong selidiki model yang menggantikan posisiku" ucap Jenny singkat dan membuang hp nya kesamping kemudi.


Siapa yang dia singgung? ada masalah apa dia kepadanya? sungguh alasan tidak masuk akal.


drtttttt


drtttttt


drttttt


Bunyi hp Jenny yang ketiga kalinya baru Jenny mengangkat tanpa melihat siapa penelpon.


"Hallo?" ucap Jenny


"Dear. Ini Daddy kamu dimana sekarang? ucap Daddy di seberang sana.

__ADS_1


Jenny tahu maksud telpon dari Daddynya pasti ini bersangkutan dengan profesinya yang di batalkan tiba-tiba. Yang pasti orang tuanya atau lebih tepatnya ayahnya itu mengetahui karena Jenny itu berada di pengawasan para bawahan Ayahnya.


"Yes Dad. Jenny di perjalanan pulang. Apapun yang Daddy dengar atau ketahui jangan bantu Jenny. Jenny bisa menghadapi masalah ini Daddy mengerti kan maksud Jenny? ucap Jenny langsung menyampaikan maksudnya.


"Tapi dear. Baiklah Daddy tidak akan bantu tapi kalau kamu kesulitan menghadapi Daddy akan turun tangan langsung tanpa penolakan" ucap Tuan Besar Bright.


Tuan Bright tahu persis dengan karakter anak-anak nya yang tidak mau mengandalkan dengan kekuatan orang tuanya. Mereka mau berusaha dengan kekuatan mereka sendiri.


Tapi kalau mereka kesulitan menghadapi Tuan Bright akan turun tangan langsung tapi melalui orang lain.


"Thank you Dad. You are the best I love you" ucap Jenny senang karena Daddy nya tidak akan mencampuri masalah nya.


Satu hal yang membuat Jenny bangga dengan orang tuanya adalah mengijinkan mereka untuk berusaha dengan kekuatan sendiri. Jadi mereka merasa hidup seperti kebanyakan orang-orang muda di luar sana yang tidak di perlakukan istimewa.


"hehe love you too dear. Hati-hati! ucap Daddynya terkekeh dan mematikan teleponnya.


Jenny tersenyum puas terlihat sekali lesung pipinya tercetak jelas kalau ada orang yang bersama dengan dia pasti akan sangat terpesona dengan kecantikan alami yang dia miliki.


Di belahan dunia lain seorang pria tengah duduk menanti telpon dari anak buahnya.


"Halo bagaimana? ucap pria itu


"Beres Tuan. Semua majalah yang di tandatangani olehnya sudah di ambil alih." ucap orang di seberang sana


"Kerja bagus. Saya penasaran bagaimana dia bertahan dengan profesinya sekarang" ucap pria itu dengan tersenyum licik dan berbagai rencana licik tercetak di kepalanya.


Siapa pria ini? dan ada urusan apa dia dengan Jenny?


hai hai sobat 👏


Author come back nih 😀


How are you guys?


Author baik baik


Jangan lupa dukung Author kakak readers ❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2