
Kejadian meneror yang terjadi kepada mereka tentu bukan hal mudah untuk di lupakan masih banyak anak murid yang benar-benar ketakutan.
"Kenapa akhir-akhir ini kita mengalami seperti ini? Seorang murid bergumam tidak jelas.
Semua orang dapat memikirkan hal ini juga akhir akhir ini mereka banyak mengalami hal tak terduga seperti tahun kemarin kena penyergapan dari para perampok dan perayaan ulang tahun sekolah mereka mendapatkan serangan tak terduga sekarang mereka hanya berkemah saja mereka masih di teror.
Ini sebenarnya apa? kenapa kejadian seperti ini terjadi pada mereka? perasaan mereka tidak melakukan apapun kepada orang lain.
Mereka hanya anak-anak yang menuntut ilmu. Sepanjang malam itu tidak ada lagi yang berani tidur mereka semua di landa ketakutan.
Mereka hanya menunggu waktu pagi untuk segera datang agar segera meninggalkan tempat ini.
Sedangkan di luar sedikit jauh dari tenda seorang anak muda tengah memegang sebuah burung di tangannya.
Burung itu hidup tetapi matanya tampak bergerak tidak menentu.
"Menarik! Ada orang yang ingin bermain"
"Kau boleh kembali" Sepertinya semua ini akan sedikit rumit.
Akhir akhir ini banyak sekali kejadian yang di luar nalar terjadi.
Malam di lalui dengan tidak tidur sama sekali. pagi-pagi sekali seluruh murid sudah kembali berkumpul di bus yang akan mengantarkan mereka kembali ke Busan.
Kali ini Bus sekolah di kawal oleh banyaknya tim elit tidak ingin terjadi lagi hal seperti semalam sehingga para guru tidak berani meremehkan hal seperti itu.
Pemandangan seperti ini bukan lagi hal baru bagi orang-orang karena setiap dari keluarga bangsawan akan memiliki pengawal ketat tersendiri.
"Bos sesuai perintah Anda kami menemukan bahwa ini seharusnya sebuah penelitian sebuah varian baru. Kami menemukan sebuah kejanggalan dan ini terlihat aneh" Seorang pria muda yang berpakaian serba hitam mengatakan penemuan nya dengan ragu-ragu.
"Katakan" Sebuah sosok yang lebih muda darinya hanya mengatakan beberapa kata sebelum pergi.
"Baiklah lanjutkan kerjaan kalian" Ujar nya melanjutkan langkahnya.
"Aku mengerti Bos"
Tidak ada percakapan lain selain beberapa petunjuk itu.
Di sebuah ruangan laboratorium yang penuh dengan segala alat penelitian banyak cairan dalam tabung memenuhi ruangan yang serba putih itu.
__ADS_1
"Apakah kau menemukan sesuatu? Jenk yang berada di dalam laboratorium itu tampak berbicara dengan seorang kepala laboratorium yang bertanggung jawab.
"Tuan Muda seperti yang di arahkan oleh Tuan Muda bahwa memang virus ini di kembangkan untuk para binatang. Tidak tahu apa tujuan tetapi ada yang menarik dari ramuan ini Tuan Muda"
"Jelaskan" Jenk membiarkan manager lab menjelaskan lebih lanjut.
"Selain membunuh varian virus ini dapat membuat target bisa di kendalikan dalam hal ini seperti robot makhluk hidup nyata" Manager lab memiliki ekspresi suram di wajahnya.
Jelas penelitian varian virus ini sangat berbahaya jika di salah gunakan oleh orang tak bertanggung jawab.
"Tapi dalam penelitian varian virus ini saya memastikan bahwa mereka belum menemukan bahwa target bisa di kendalikan dan dalam sampel yang di ambil dari burung ini bahwa mereka hanya menargetkan bisa membunuh". Kepala manager itu sedikit lega dalam hati.
Jenk juga setuju bahwa orang yang melakukan penelitian varian virus ini sepertinya menargetkan burung.
Ini masih menjadi misteri motif sebenarnya.
"Apakah ada penangkaran? Jenk mengerutkan keningnya menatap cairan biru yang terus mendidih dalam tabung reaksi itu.
"Ini yang sementara kami pelajari Tuan Muda"
"Baiklah saya menunggu kabar baik selanjutnya. Aku harus pergi" Jenk keluar dari ruang lab memastikan bahwa varian virus yang mereka temukan ini tidak berdampak pada kehidupan manusia.
Hal aneh seperti ini sedikit membuat dia kewalahan.
Menukar topi yang dia gunakan Jenk berjalan ke arah parkiran sudah ada orang yang menunggunya.
Laboratorium yang dia datangi bukan laboratorium yang dia kelola itu adalah laboratorium keluarga Bright.
Jenk lebih memilih meneliti ramuan di laboratorium keluarga selain alat-alat canggih yang lengkap para peneliti juga adalah orang yang di andalkan bahkan tidak di ragukan kinerja mereka.
Jenk memiliki laboratorium tetapi tidak sebesar milik keluarga Bright.
Lagian Jenk sekarang bertindak sebagai Tuan Muda dari keluarga Bright bukan sebagai Identitas samarannya.
Kemunculan robot burung buatan itu menjadi perhatian banyak orang berpengaruh.
Warna merah kecil muncul di depan layar benda kecil itu Jenk yang sedang duduk menghadap jendela kaca kamar asrama menolehkan kepalanya ke samping. Tangan kanannya sedang memegang sebuah dokumen tangan kirinya menekan tombol power layar benda mini itu.
Benda itu tampak berkedip dua kali. Setelah mengetik beberapa kata Jenk langsung menekan tombol enter.
__ADS_1
"Temukan"Kata yang cukup jelas terkirim.
Orang yang menerima pesan di lain tempat juga tidak menunda langsung kembali membalas.
"Baik Bos" Melihat balasan seberang Jenk mengendur kan bahunya di kursi.
Tidak ada yang mengetahui bagaimana dia melakukan semuanya sendiri. Orang-orang hanya menemukan bahwa semua yang dia lakukan itu sempurna.
Jenk cukup mendorong dirinya sampai di batas.
"Sedikit lagi" Gumaman kecil keluar dari dua bibir tipis itu.
Sekolah hari ini tidak seperti biasanya anak-anak masih di liputi dengan banyaknya cerita pengalaman berkemah itu entah siapa yang memulai nya kembali.
Yang jelas cerita ini masih begitu hangat dibicarakan.
Berita terkini
*Mohon perhatian kepada seluruh pemirsa di rumah bahwa di daerah hijau kota N telah di temukan kawanan burung yang terbang rendah menghabiskan ladang para pekerja. Di ketahui bahwa burung ini meninggalkan jejak racun pada makanan yang di tinggalkan.
Jenis kawanan burung ini adalah burung asing dan tidak diketahui dari mana asalnya.
Untuk masalah ini pihak badan penelitian nasional bersama badan penyelidik mencari informasi ini berasal.
Kami menyarankan untuk teman-teman di rumah agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah untuk beberapa waktu.
Menurut penuturan ketua penelitian mengatakan bahwa virus ini belum di temukan gejala tetapi untuk menghindari terjadinya penyebaran virus dari burung ini sehingga teman-teman di rumah di minta untuk mengurangi aktivitas di luar rumah seperti biasanya*.
Berita televisi yang cukup menghebohkan Korea. banyak warga yang penasaran dan juga menggigil melihat kawanan burung yang tidak sengaja tertangkap di layar kamera menyerbu panen masyarakat dan meninggalkan jejak racun.
Makanan yang di sentuh oleh burung itu maka akan muncul jejak putih dan hitam langsung membuat tanaman yang di sentuh mati atau kering.
**Hi guys I'm really sorry baru come back. Selama dua bulan ini saya dalam keadaan yang benar-benar stuck. Tiga kali masuk rumah sakit karena drop.
Terimakasih untuk seluruh pembaca setia TMDBL ini. Karya yang masih jauh dari kata bagus dan menantang bahkan saya merasa tidak ada feelnya tetapi teman-teman semua masih ada yang membacanya terimakasih banyak 🙏
Mohon maaf saya belum bisa memberikan jalan cerita yang cukup memuaskan dan saya masih berusaha untuk itu semoga di karya selanjutnya saya memiliki ide cerita yang bagus.☺️
Salam dari duo bersaudara
__ADS_1
Minray Lamtora**