Tuan Muda Di Balik Layar

Tuan Muda Di Balik Layar
Kunjungan Tuan Black Shadow


__ADS_3

Setelah kembali dari markas Jenk dan Yan memasuki kamar masing-masing yang hanya di batasi oleh kaca tebal.


Di pojokan kamar Jenk terdapat suatu benda kecil yang memberikan warna merah tanda bahwa ada sesuatu yang terjadi.


Jenk dengan cepat meraih laptop yang berada di atas meja belajarnya dan mengetik dengan cepat. Jari-jarinya lancar menari di atas keyboard laptop.


Beberapa menit kemudian Jenk baru berhenti mengetik setelah memastikan semuanya tidak ada yang tertinggal.


"Hm masalah baru lagi" ucap Jenk memijat kepalanya yang pening.


Seharian ini dia tidak istirahat sama sekali. Jenk kembali mengetik dan tampak seperti melakukan suatu hal.


"Thank you Lili" ucapnya kepada benda kecil itu.


Pipp


Suara dari benda kecil itu seperti mengatakan bahwa dia senang membantu tuannya.


Keesokan harinya sekolah Jenk di gegerkan dengan kedatangan seorang berpengaruh. Seluruh guru dan siswa berkumpul di halaman sekolah hanya sekedar melihat siapa yang datang.


Siapa yang tidak heboh tiba-tiba banyak pasukan khusus muncul di halaman sekolah.


Dari mobil hitam mewah turun seorang lelaki yang sudah mendekati umur 40 tahun.


Dengan sigap para pengawal yang berada di samping mobil berlarian untuk menjaga jarak dari pusat kerumunan.


Semua siswa siswi berkerumun di sepanjang jalan siapa yang tidak penasaran melihat pasukan bersenjata memasuki wilayah sekolah mereka.


Kalau sudah begini berarti orang berpengaruh yang datang dan kemungkinan ada orang penting di antara mereka.


Yang menjadi pertanyaan siapa orang itu? Mereka tahu mereka semua rata-rata berasal dari keluarga bangsawan dan besar tetapi tidak ada yang segitunya di datangi banyak pengawal khusus yang hanya di dengar tentang mereka dari kepala keluarga.


Sekarang pengawal yang di perbincangkan itu ada di depan mereka siapa yang tidak heboh.


"Astaga itu bukankah pengawal khusus? ucap salah satu teriak histeris.


"Ia mimpi apa semalam woii? ucap yang lainnya.


"Lah benaran mereka pasukan khusus" sambung yang lainnya.


Dan terjadi lah perdebatan yang berkelanjutan mengetahui orang-orang yang berada di lapangan.


"Siapa yang datang njirrr? ucap yang lainnya


"mana tempe! saut yang lainnya dengan enteng.


"Tahu bukan tempe ******" ucap temennya sambil menjitak kepala kawannya.


"Lu berdua sama aja sama-sama tidak jelas" ucap seorang siswi yang melihat kedua bocah itu memperdebatkan hal tidak penting.


"Ayo kita ketinggalan berita nanti" ucap yang satunya mengikuti teman-teman yang berlarian.

__ADS_1


Kebanyakan para siswa baik itu laki-laki ataupun perempuan mereka sangat mengagumi pasukan khusus yang keberadaannya misterius tetapi cara mereka menangkap para pemberontak sangat di puji dan di kagumi oleh banyak orang apalagi anak-anak yang mau masuk sekolah prajurit.


Para guru juga tidak ketinggalan menyambut kedatangan orang penting ini.


"Selamat datang Tuan Black" ucap kepala sekolah sedikit terkejut dengan kedatangan orang ini.


Tidak sembarang orang dapat melihat apalagi bertemu langsung Tuan besar ini.


Presiden pun masih harus berpikir ulang atau antri untuk bisa bertemu dengannya.


Sekarang yang menjadi pertanyaan besar ada apa gerangan beliau mengunjungi sekolah ini?.


"Santai Tuan Song saya hanya berkunjung sebentar" ucap Tuan yang tidak lain adalah Black Shadow sendiri.


"Silahkan Tuan Black" ucap kepala sekolah mempersilahkan Tuan Black Shadow berjalan terlebih dahulu.


"Kedatangan saya kesini hanya untuk memberi tahu Anda bahwa beberapa pengawal khusus akan di tempatkan di sekitar sekolah ini." ucap Black Shadow to the points.


"Kalau saya boleh mengetahui apakah ada gerangan khusus sehingga Tuan menempatkan beberapa pengawal? ucap kepala sekolah dengan sedikit gugup dan takut salah bicara.


Orang yang berada di depannya ini adalah orang yang sudah bergumul dengan dunia kematian aura yang terpancar darinya juga sangat kuat.


"Kalau terlalu banyak mengetahui maka konsekuensinya juga akan sangat besar kan? ucap santai Black Shadow melirik Kepala sekolah di depannya.


"Ah maafkan saya Tuan Black terlalu banyak ingin tahu" ucapnya cepat.


"Hm hanya sekedar menyampaikan pesan ini Tuan Song kalau begitu saya permisi. Dah oh ya sebagai informasi tambahan ada orang penting yang sebenarnya berada di lingkungan sekolah ini" ucapnya sebelum meninggalkan tempat itu.


Mendengar kata orang penting itu memberikan pertanyaan besar di kepala, kepala sekolah.


"Eh liat ada banyak pasukan khusus datang tadi" ucap seorang siswa memasuki kelas sepuluh A.


"Serius? teriak seorang siswa.


"Ih biasa saja teriaknya njirr lu mau telinga gw tuli" ucap salah satunya yang duduk paling dekat dengan siswa yang berteriak tadi.


"Ya mereka sepertinya hanya berkunjung sebentar setelah itu mereka sudah pergi" ucap siswa itu dengan rasa bahagia di wajahnya terlihat jelas.


"Kok kita ketinggalan informasi melulu ya? ucap Min Ah dengan raut wajah polos.


"Makanya sekali-kali keluar jangan hanya di kelas dan kantin melulu" ucap yang lainnya.


"Lah kau sendiri dapat melihat mereka juga? tanya Min Ah.


"Tidak" jawab siswa itu lagi membuat teman mereka memutar bola mata malas.


Kedua manusia sama-sama loading tetapi tidak mau mengalah.


"Kau sendiri tidak mengetahui tetapi bersikap seperti mengetahui sesuatu" ejek Min Ah tidak terima di bilang kurang update.


"Sudah kalian ini dimana pun berada selalu bertengkar" lerai salah satu siswa.

__ADS_1


"Jadi gimana apakah kau mengetahui sesuatu? ucap Hyun Narra ikut nimbrung dalam percakapan.


"Menurut berita dari teman-teman yang kebetulan mendengar pesan dari kepala sekolah kepada para guru bahwa beberapa pengawal khusus akan beredar di sekeliling sekolah ini" cerita panjang kali lebar kali tinggi seperti bangunan dari siswa itu.


Menceritakan seluruh informasi yang dia dapatkan.


"Kenapa ya di tempatkan pengawal khusus? Apakah ada ******* atau pemberontak lagi hiihh" ucap seorang siswa dengan bergidik sendiri membayangkan akan adanya ******* yang menyekap mereka.


"Seperti nya tidak. Kalau mereka menjalankan misi rahasia seharusnya tidak boleh ada yang mengetahui. Apakah kalian berpikir mungkin ada orang penting yang bersembunyi di sekolah kita? ucap yang lainnya memberikan pikiran yang logis.


"Ada benarnya juga. Kemungkinan opsi kedua ada orang penting di antara kita tetapi sekolah tidak mengetahui." ucap yang lainnya.


"Mungkin orang itu sangat penting sehingga menggunakan pengawal khusus." lanjutnya lagi.


"Seperti saya mengingat sesuatu ya? ucap siswa yang lainnya membuat teman-teman menoleh kepadanya.


"Apakah kalian pernah mendengar beberapa bulan lalu kalau pernah di beritakan akan kedatangan Tuan Muda Bright bersekolah di Korea? ucap yang lainnya kembali mengingat kejadian heboh beberapa bulan lalu.


Sampai seluruh stasiun televisi Korea memberitakan kedatangan Tuan Muda Bright jauh hari sebelum kedatangannya.


"Ia aku pernah menonton berita itu aku penasaran dengan Tuan Muda itu." sambung siswa lainnya.


Mereka terdiam memikirkan hal itu.


"Lah apa hubungannya dengan itu? ucap seorang siswa belum menangkap arah pembicaraan.


"Coba kalian pikirkan dan pautkan hal ini dengan berita kedatangan Tuan Muda Bright. Bahkan kita sampai saat ini dan juga media kehilangan jejak Tuan Muda. Dan kemungkinan ada sangkut pautnya dengan pengawalan hari ini. " Seorang siswa memberikan ide.


"Iya kalau ada sangkut pautnya berarti selama ini kita kedatangan Tuan penting dan juga bersekolah di sekolah ini tetapi kita tidak menyadarinya." heboh yang lainnya setelah konek dengan penjabaran teman-temannya.


"Siapapun orang itu dan yang berkawan dengannya sangat luar biasa" ucap yang lainnya.


"Kenapa kalian menyimpulkan hal itu? ucap seorang siswa lagi.


"Tidak ada alasan lain lagi yang masuk akal dengan kejadian hari ini" jawab serempak mereka seperti di komando.


"Biasa aja kali jawabnya" ucap anak yang di teriakin.


"Biar lu cepat konek" ucap yang lainnya.


Siswa kembali nge gibah dengan hal lain melupakan sejenak kejadian yang heboh itu.


Bahan gibah mereka yang tidak lain adalah kabar date dari pasangan guru mereka.


Dasar mulut murid kurang di mutilasi guru sendiri di gibahin.


Hai hai hai sobat ๐Ÿ‘ Author baru come back nih ๐Ÿ˜€


**Maaf Author baru update dan hanya bisa update satu chapter karena kondisi author masih belum memungkinkan untuk menulis dan menatap layar ponsel lama-lama.


Author drop masuk rumah sakit selama seminggu ini.

__ADS_1


Jaga kesehatan semuanya.


Jangan lupa dukung dengan cara para reader masing-masing ye**


__ADS_2