Tuan Muda Di Balik Layar

Tuan Muda Di Balik Layar
Sedikit masalah


__ADS_3

Para pengawal dan pegawai itu sudah sampai terlebih dahulu dari Jenk di karenakan lift yang di gunakan sempat macet mengharuskan dia naik tangga.


Tangga yang begitu banyak Jenk harus menaikinya tapi dia tidak mengeluh itu hal biasa baginya.


Para pengawal yang menuntun OB itu segera membawa dia ke ruang rapat bertepatan mereka masuk Jenk sampai di tempat itu.


Tapi para pengawal mencegah dia untuk tidak masuk.


"Berhenti! ada apa kau kemari? ucap salah satu pengawal ketika melihat Jenk mau memasuki ruang rapat.


"Saya mau masuk ke dalam untuk mengikuti rapat" ucap Jenk heran si kala dia di cegat.


"Ada apa kau kemari? ini bukan tempat pekerjaan OB ini ruang rapat" ucap pengawal itu memberi tahu kalau di sini bukan ruang yang bisa dia masuki dan juga heran kenapa ada OB masuk sini.


Apakah OB ini tidak mengetahui kalau ada rapat direktur? itulah yang di pikirkan oleh pengawal itu.


"Saya sudah mengatakan kalau saya mau mengikuti rapat" ucap Jenk dengan nada tegas.


Dia belum menyadari kalau dia itu sementara menggunakan baju OB yang membuat para pengawal tidak mengijinkan dia untuk masuk.


Pengawal siapa yang akan mengijinkan seseorang masuk di ruang rapat itu karena rapat ini bukan rapat orang biasa dan rapat kali ini di hadiri langsung oleh Tuan Muda Bright.


Tentu mereka tidak akan mau membuat masalah membuat Tuan Muda mereka murka mereka masih sayang pekerjaan kalau di pecat hanya karena keributan yang di buat oleh orang biasa.


Meski orang yang berpakaian OB di depan mereka bertekad untuk masuk tapi mereka masih melayani dia dengan baik.


Menjelaskan dan memberi pengertian kepadanya. Pengawal yang patut di ancungi jempol.


"Mohon untuk Anda memberi pengertian sebelum kami menggunakan kekerasan" ucap Pengawal itu sekali lagi dengan nada tegas.


Rupanya dia sudah sangat emosi tapi dia masih menahan karena bagaimanapun pekerja yang ada di depannya juga manusia mungkin dia belum paham saja atau mungkin dia pegawai baru yang nyasar. Itulah pemikiran Pengawal itu.


"Apa kalian tidak mengenali saya? tanya Jenk


Dia sudah sangat jengah berdiri dan terus di tahan dari tadi oleh mereka.


"Mohon Anda menunjukkan kartu identitas? ucap Pengawal itu lagi memikirkan hal lain.


Mungkin orang di depan mereka adalah bagian dari orang yang ikut rapat sehingga dia nekad sedari tadi mau masuk? pikir Pengawal itu lagi. Tidak salah kan kalau dia mengkonfirmasi dengan identitas?


Jenk meraba-raba celana dan baju yang tengah dia pakai ternyata kartu identitas nya terbawa di baju yang dia pakai yang sekarang tengah di pakai oleh pegawai OB itu.


"Oh shit! umpat Jenk di kala mengingat kartu namanya tertinggal.

__ADS_1


Lalu dia beralih ke arah hp yang terdapat di tangannya. Untung dia membawa hp kalau tidak mungkin akan tambah runyam masalahnya.


"Ijinkan aku menelepon sebentar" ucap Jenk mundur.


Para pengawal itu hanya menatap Jenk dengan diam. Mereka tidak masalah orang itu mau buat apa asalkan tidak menggangu rapat direktur yang tengah berjalan di dalam.


"Halo Jo tolong datang di pintu ruang rapat saya berdiri di depan" ucap Jenk langsung matikan telepon sepihak


"Halo Tuan Muda" ucap Jo berulang kali di kala telpon di seberang sudah mati.


Para direktur yang berada di ruang rapat melihat ke arah Jo yang menjadi pengawal pribadi Tuan Muda memanggil orang yang menelpon berulangkali.


Mereka hanya melihat Jo berulang kali memanggil tapi tidak mengetahui siapa yang telpon.


"Maaf saya permisi sebentar Tuan Muda ada masalah di depan" ucap Jo berlalu pergi.


Para direktur itu hanya saling melihat satu sama lain.


Jo berjalan cepat menuju ke arah pintu tapi dia berpapasan dengan para pengawal yang di minta tadi untuk menjemput dan mengawal Jenk ke arah ruang rapat direktur membawa seseorang tapi bukan Tuan Muda nya.


Para pengawal yang melihat Tuan Jo datang segera menunduk sedikit dan berbicara


"Tuan kami telah membawa Tuan Muda Jenk" ucap Pengawal itu


"Kenapa kalian membawa orang lain? dimana Tuan Muda? tanya Jo lagi


"Tuan ini__" para pengawal itu bingung Tuan Muda siapa lagi yang dibawa? sedangkan Tuan Muda ada di depan mereka.


"Apa maksud Tuan? ucap pengawal itu.


Jo tidak menanggapi mereka lagi tapi terus berlalu pergi cepat ke depan takut Tuan Muda nya lama menunggu dan menemui masalah.


Para pengawal itu hanya saling menatap bingung untuk sesaat tapi mereka tidak mempedulikan lagi.


Mereka terus menuntun pegawai OB itu kedalam untuk masuk. Rupanya mereka kurang paham dengan pertanyaan Jo yang menanyakan keberadaan Tuan Muda Jenk.


Jo yang sudah sampai di depan dapat melihat kalau Jenk tengah berargumen dengan para pengawal karena tidak di ijinkan masuk.


Jo juga bingung kenapa ada OB di depan? lalu dimana Tuan Mudanya?


Apa-apaan ini? tanya Jo di kala dia sudah berada di depan para pengawal itu


"Tuan! Pegawai OB ini tekad mau masuk ke dalam untuk mengikuti rapat" ucap salah satu Pengawal menjelaskan kronologi Nya.

__ADS_1


Jo melihat ke arah pemuda yang di maksud oleh pengawal itu betapa terkejutnya dia ketika mengetahui siapa orang yang berdiri di depan nya.


"Tuan Muda" ucap Jo cepat


Tuan Muda? 😯😮😳 beo mereka masing-masing untuk sesaat


"Biarkan dia masuk. Dia adalah Tuan Muda" ucap Jo menanggapi pertanyaan mereka


"Maafkan kami karena tidak mengenali Tuan Muda" ucap para pengawal itu cepat.


"Haish tidak apa-apa kalian melakukan tugas dengan baik" ucap Jenk menepuk pundak salah satu Pengawal itu dan berlalu pergi masuk ke dalam.


Para pengawal itu merasa senang dan juga syok. Mereka senang karena bisa di ajak ngobrol yang walaupun mereka berbicara dengan situasi yang sangat menegangkan.


Mereka merasa beruntung tidak menggunakan kekerasan tadi kalau tidak mungkin mereka tidak mengetahui akan jadi apa mereka nantinya.


Mereka mendapatkan pelajaran yang sangat berharga hari ini. Ini menjadi pembelajaran untuk tidak memandang orang dengan penampilan yang terlihat untuk kedepannya nanti.


Dan mereka syok dengan penampilan Tuan Muda. Kenapa Tuan Muda mereka menggunakan baju pekerja? ada apa sebenarnya? Lah?


Mereka mengingat dengan Pemuda yang baru saja di kawal oleh pengawal yang di tugaskan untuk mengawal Tuan Muda sebenarnya. Wah kayaknya ada kekeliruan ini.


"Lah terus siapa pemuda yang masuk terlebih dahulu tadi? ucap salah satu Pengawal kepada temannya


"Saya juga tidak mengetahui. Sepertinya ada kesalahpahaman ini" jawab yang lain.


Pengawal yang membawa pemuda OB tadi sudah masuk ke dalam dan menjadi pusat perhatian para direktur.


Para direktur yang melihat pengawal membawa seorang pemuda yang bukan menjadi Tuan Muda mereka mengerutkan kening.


Pegawai OB itu tambah gugup di kala di tatap seperti itu oleh para direktur.


Belum sempat Pengawal itu membawa lebih jauh OB itu untuk masuk, di depan pintu masuk Jo bersama seseorang yang berpakaian OB membuat orang yang berada di dalam tambah bingung.


Jenk langsung berjalan menuju kursi kebesaran yang sudah di siapkan khusus untuk nya.


Dia berjalan penuh dengan wibawa dengan pakaian OB itu. Orang orang yang berada dalam ruangan hanya mengikuti arah tujuan Jenk sampai dia duduk di sebuah kursi kebesaran yang seharusnya menjadi kursi Tuan Muda mereka.


"Mohon maaf atas keterlambatan Tuan Muda karena dia sedikit mengalami masalah di depan" ucap Jo menjawab ke bingungan orang orang di dalam.


Hai hai hai sobat 👏


Apa kabar?

__ADS_1


Jangan lupa like dan Vote ❤️ kakak


__ADS_2