
Hari pertandingan basket sekolah akhirnya tiba semua murid dan tim hari ini berangkat sehari sebelum pertandingan dimulai.
Pagi-pagi sekali murid sudah berkumpul di sekolah mereka jalan dengan menggunakan bus.
Mereka menggunakan empat bus dan dengan masing-masing bus berisi dua guru pendamping untuk mengawasi murid.
Semua murid atau pun tim tidak ada yang diijinkan untuk mengendarai kendaraan sendiri.
Karena perjalanan dari Busan ke Seoul lumayan jauh dan makan waktu. Dengan jarak tempuh 325 kilo.
Kalau menggunakan kendaraan bus atau mobil akan menempuh waktu 4 jam lebih dengan kecepatan 80km/jam kalau dengan kereta cepat hanya memerlukan waktu satu setengah jam.
Jenk bersama tim menaiki bus kedua dan beberapa murid kelas sepuluh A termasuk empat anak perempuan.
Ini mereka meminta langsung kepada penanggung jawab untuk mengikuti bus yang di tumpangi oleh tim basket sekolah.
Dengan segala macam trik yang di luncurkan oleh ratu kelas sepuluh A si Hyun Narra akhirnya mereka sekelas di ijinkan untuk bergabung dengan bus yang di tumpangi oleh Tim basket.
Setelah satu jam berkumpul dan selesai mendengarkan arahan dari pimpinan sekolah baru mereka berangkat.
Di mobil yang di tumpangi oleh Jenk sekarang tengah heboh dengan kelakuan murid kelas sepuluh A.
Mereka memutar musik DJ dan goyang dengan heboh di dalam bus termasuk sopirnya juga ikutan goyang ke kiri dan ke kanan.
Tim basket juga sedikit melupakan kegugupan mereka. Mereka ikut ambil bagian goyang dan bernyanyi.
Bus yang di tumpangi oleh murid lain melihat bus yang di tumpangi oleh pemain begitu heboh mereka juga tidak mau ketinggalan.
Mereka ikut meriahkan suasana alhasil seluruh ke empat bus heboh.
Sore hari mereka memasuki Seoul. SMA negeri sinar yang menjadi tuan rumah untuk perlombaan kali ini.
Yang mendapatkan fasilitas untuk tinggal di sekolah hanya seluruh pemain dan beberapa guru pendamping dua orang dan pelatih.
Sedangkan untuk murid yang datang bersama mereka. Mereka menyewa hotel yang dekat dengan sekolah tempat tim basket mereka tinggal.
Kali ini sekolah internasional xx Korea mereka mendapatkan sponsor dari sebuah perusahaan besar yang akan mensponsori perjalanan dan bahkan penginapan untuk setiap murid.
Oleh sebab itu seluruh murid dan guru juga turut mengambil bagian untuk ikut menyaksikan pertandingan secara langsung.
__ADS_1
Mendengar kabar ini tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi murid yang ekonominya tidak seperti teman-teman yang lain yang berkecukupan.
Para murid dan sangat berterimakasih membiarkan murid mereka turut mengambil bagian untuk menonton secara langsung bukan hanya melalui layar kaca.
Penginapan yang di sediakan oleh panitia lumayan seperti asrama yang mempunyai tempat tidur bertingkat.
Jadi jumlah pemain yang beranggotakan lima belas orang termasuk pemain pengganti hanya membutuhkan dua kamar.
Sedangkan untuk pelatih dan guru pendamping mereka mempunyai kamar tersendiri yang memang di siapkan untuk guru pembimbing.
Hotel tempat para siswa dari international high school Xx Korea adalah hotel berbintang lima.
Hotel yang seharga hampir seratus juta permalam. Bahkan murid dan guru tidak pernah membayangkan akan tinggal di hotel kelas bintang lima ini.
Hotel tempat mereka menginap bukan hotel yang sebagaimana orang-orang biasa tinggal di sini. Orang yang bisa menginap di sini adalah orang yang memiliki kedudukan tinggi salah satu seperti pejabat negara.
Hotel ini berada di bawah naungan sebuah perusahaan raksasa. Jadi wajar hotel ini berkelas sesuai bintang.
Begitu murid memasuki area lobi hotel mereka dapat melihat interior dan desain dari lobi hotel yang begitu mewah dan elegan.
Di depan pintu sudah ada yang menunggu kedatangan mereka.
Beberapa bell boy sudah ada yang mendekat untuk membawakan tas-tas mereka.
"Setelah di pilah masing-masing tas sesuai dengan teman kamar untuk tinggal barulah para bel boy hotel membawakan tas mereka sesuai nomor kamar.
Sebuah gedung hotel yang berisikan hampir seribu kamar setengahnya terisi hanya dari murid sekolah internasional xx Korea.
Setelah semua murid dan guru mendapatkan kamar mereka kembali berkumpul di restoran hotel.
Malam ini sesuai dari pemberitahuan dari pihak hotel akan ada acara penyambutan jadi seluruh tamu yang menginap akan mendapatkan makanan gratis.
Acara kali ini adalah acara penyambutan untuk tamu terhormat pemilik hotel tersebut.
Seluruh staf baik para petinggi hotel sudah di ingatkan bahwa tamu kali ini adalah tamu atau tuan mereka itu perintah langsung dari perusahaan pusat pengelola hotel.
Mereka harus di layani dengan baik berikan pelayanan terbaik mereka.
"Untuk tamu terhormat kita malam ini adalah tamu dari grup sekolah internasional xx Korea" ucap pembawa acara.
__ADS_1
Murid dan guru yang dari sekolah internasional xx Korea saling melirik sedikit terkejut tidak menyangka bahwa tamu terhormat malam ini yang di sambut kedatangan nya adalah mereka.
"Kepada tamu dari sekolah internasional xx Korea boleh salah satu perwakilan untuk datang ke panggung" ucap pembawa acara itu lagi.
Lagi-lagi mereka saling melirik mereka masih dalam mode terkejut akhirnya yang di dorong untuk maju adalah si Hyun Narra.
Seorang gadis yang memakai gaun berwarna krem dengan geraian rambut yang di biarkan terlepas segera maju ke panggung karena dorongan dari teman-temannya.
Hyun Narra sedikit gugup yang walaupun dia tomboi dan tidak memiliki ketakutan apapun tetapi tetap sekarang beda situasi di mana sekarang tamu yang menginap di hotel ini adalah orang kelas atas dan para pejabat dan pengusaha semua.
Berbarengan dengan Hyun Narra maju ke depan grup pemain dari international high school Xx Korea juga tiba.
Karena belum ada acara dan masih waktu bebas untuk para pemain akhirnya Jenk dan Tim datang ke acara hotel yang di adakan untuk menyambut kedatangan mereka.
Karena mereka adalah bagian dari high school Xx Korea dengan jelas mereka ada dalam daftar.
Mereka mendapatkan pesan dari direktur sekolah untuk datang ke hotel JJ merayakan penyambutan tamu terhormat yang tidak lain adalah acara mereka tersendiri.
"Saya tidak pernah menyangka kalau kita adalah tamu terhormat mereka"
"Ia aku juga. Pesta penyambutan ini terlalu mewah" saut murid yang satunya.
"Apakah kalian dengar kalau kita adalah tamu terhormat dari pemilik hotel ini? tapi bagaimana bisa? apa kalian tidak menemukan kejanggalan? ucap seorang murid.
"Mungkin direktur sekolah kita mengenal pemilik hotel ini" ucap yang lainnya.
Mereka menganggukkan kepalanya karena cuma jawaban itu yang sedikit masuk akal. Kalau murid dari sekolah mereka memang termasuk rata-rata adalah Tuan dan Nona Muda dari keluarga kaya raya.
Tetapi siapa yang begitu mempunyai pengaruh untuk bisa berteman dengan pemilik hotel tersebut?.
Penasaran mereka terpaksa harus di sisipkan untuk sementara karena si Hyun Narra dan suara pembawa acara sudah terdengar kembali.
Hai hai hai sobat 👏
Maaf Author baru come back nih 😀
Apa kabar kalian?
Jangan lupa untuk selalu dukung dengan cara Like komentar dan Vote kakak ❤️ terimaksih
__ADS_1