
Oh Sayang dengan penampilan seperti ini kau semakin hot π₯π₯΅
Seperti itulah penampilan Jenk keluar di malam hari menembus padatnya jalan raya menuju tempat balapan yang sudah di share lokasinya oleh salah satu temannya siapa lagi kalau bukan kelakuan si Michael.
Menghadapi ujian akhir semester selama seminggu ini memberikan mereka tekanan sekarang waktunya mereka menikmati waktu senggang sebelum berangkat menuju Eropa.
Jenk terus memacu motornya menembus jalanan yang masih padat mencari lokasi balapan itu.
Sekitar tiga puluh menit Jenk menempuh perjalanan dan dapat dia lihat dari jauh lampu-lampu motor yang berjejer rapi.
Jenk memberhentikan motornya tepat di samping mobil sport milik Michael.
Ini orang padahal dia yang mengajak untuk balapan motor malah menggunakan mobil.
Jenk mengangkat sebelah alisnya menatap Michael yang tidak ada tanda-tanda ikutan balapan.
"Bro kau sudah sampai ternyata" ucap Michael keluar dari dalam mobil melihat Jenk yang melepaskan helmet tapi masih menggunakan masker untuk menutupi wajah tampannya.
"Kau terlihat berbeda malam ini" ucap Michael dengan tulus membuat seorang Jenk merinding mendengar nada pujian itu.
"Kau mau kehilangan tangan? ucap Jenk melirik tangan Michael yang bertengger manis di pundaknya.
"Ah santai Bruh" ucap Michael buru-buru melepaskan tangannya dari manusia es di depannya bisa bisa tangan tampan nya akan cacat.
Beberapa teman Jenk juga sudah ada yang sampai rupanya mereka melakukan perjanjian untuk mengikuti balapan malam ini.
Oh ternyata balapan kali ini ada dua sesi yang mana balapan motor dan mobil makanya teman-teman Jenk menggunakan mobil sport mereka masing-masing yang juga sudah di modifikasi.
Mereka melakukan tos ala pria.
Kalau tahu begini kan lebih bagus menggunakan mobil biar wajah tampannya tidak di sorot.
Jenk masih menggunakan masker ya teman-teman karena tidak ada foto yang menggunakan masker jadi di maklumi.
"Yoo bukankah ini Tuan Muda Lee? seorang pria muda mendekati kelompok Michael dengan gaya angkuh mengangkat kepalanya serta tangan di dalam saku memandang rendah ke arah kelompok Michael.
"Ck manusia ini ingin kehilangan tangan mungkin" kesal Michael melihat musuh bebuyutannya di depan.
"Kenapa ada masalah? seot Michael tidak kalah sombong.
"Xixi rupanya kau membawa sampah lain malam ini" ujar merendahkan orang itu sambil melihat ke arah teman-teman Michael yang baru bergabung pertama kali.
"Jangan menyebut sampah pada saudara ku kalau kau sendiri adalah sampah" sinis Michael tidak kalah tajam.
__ADS_1
"4njing kok teriak 4njing" tambah Michael menikmati wajah merah padam pada musuhnya di depan.
"Guys kalian dengar baj1ngan ini menyebut kalian sampah" teriaknya memprovokasi.
Ckck manusia kurang otak memang begitu giliran di Katai balik malah bersembunyi di balik ketek orang lain.
Beberapa anggota geng motor dari sebelah jalan ke arah mereka dengan tampang tidak bisa di bilang baik-baik saja.
"Ada apa bos? tanya salah satunya di lihat dari penampilannya dia adalah preman jalanan.
"Siapa yang mengatai Tuan Muda Park? tanya songong seorang pria muda kira-kira seumuran dengan mereka memandang sinis anak anak muda di depan mereka dengan sebelah mata.
Melihat keributan yang sebentar lagi akan pecah dan menghambat proses balapan seorang wanita berpakaian kurang bahan mendekat.
"Ada apa ini Tuan Muda Park? ucapnya mendekat ke arah musuh bebuyutan dari Michael.
Melihat wanita itu dengan cepat tatapan mesum dari pria itu tertuju kepadanya dengan satu kali tarikan wanita itu sudah ada dalam pelukannya.
Memegang pinggang perempuan itu secara posesif.
"Kau lihat para sampah ini mengatai Tuan Muda ini sampah" ucapnya menatap mesum ke arah tubuh wanita itu.
"Wanita itu bergerak dengan tidak nyaman walaupun dia menggunakan pakaian kurang bahan tetapi dia sedikit memiliki harga diri dan juga untuk menjalani hubungan harus dengan orang-orang yang elit.
"Bisa Anda lepaskan tangan anda sebentar Tuan? ucap wanita itu dengan senyum dan kata-kata sopan.
"Apakah kau tidak menyukai Tuan Muda ini menyentuhmu? bentak pria muda itu menatap tajam wanita yang masih dalam pelukannya menolak sentuhan nya.
Padahal banyak wanita di luar sana menginginkan dirinya untuk menyentuh mereka dan dia tidak sembarangan memilih orang sekarang wanita ini di sentuh olehnya tanpa paksaan sesuka rela malah tidak menyukainya.
Ya elah Bambang tidak semua orang seperti itu kali percaya diri kali kau π. Batin author berteriak.
"Bukan begitu Tuan Muda saya hanya ingin mengusulkan suatu hal" ucap wanita itu cepat sebelum orang di depannya meledak.
"Apa yang kau mau usulkan? ucapnya masih dengan tatapan tajam.
"Begini Tuan Muda bagaimana kalau mengadakan balapan dari tim tuan muda dan tim Tuan Muda Lee" ucap wanita itu.
Mereka dua ini memiliki kekuatan masing-masing dan dari dulu kedua Tuan Muda ini adalah musuh bebuyutan.
Ini menjadi kesempatan emas bagi perempuan itu dan tim yang lain untuk mendapatkan tamu istimewa malam ini.
Tim Michael sendiri tidak menyahut ataupun membantah mereka hanya diam menanti kelakuan para orang bodoh di depan mereka.
"Apakah kalian setuju? ucapnya menatap para bawahannya yang berada di belakang.
__ADS_1
"Kami siap menantang mereka" jawab mereka serempak.
"Kau dengar itu? anak buah ku siap menaklukkan mereka" ucapnya kepada perempuan itu di sertai senyum puas terhadap tim nya.
"Apakah para sampah di depan sanggup menerima tantangan dari Tuan Muda ini? ucapnya sombong menatap remeh ke arah Michael dan kawan-kawan.
Michael juga tersulut emosi mendengar kata-kata sampah dari mulut kurang ajar di depannya.
Ingat Michael adalah tipekal orang yang memiliki emosi tinggi tempramental dari teman-teman yang lain.
Apalagi penghinaan dari orang di depannya terhadap teman-teman dia tidak akan menolerir kelakuan musuhnya.
" Tuan Muda ini tidak akan pernah kalah yang namanya babu" ucap Michael menunjukkan identitas aslinya sebagai Tuan Muda yang arogan dan menatap remeh lawan.
"Kau....." Xixi orang itu meledak.
"Baik kau lawan aku" ucapnya merampas kunci mobil dari anak buahnya.
Michael juga tidak tinggal diam dia menuju mobil sport miliknya yang berwarna merah menyala.
"Bro tenang kan emosi mu sebentar saja" ucap Ji Hoon melihat Michael emosi pertama kalinya dia orang yang selama ini terlihat konyol ternyata memiliki amarah kalau meledak ternyata menyeramkan.
Teman-teman yang lain akui kalau Michael malam ini benar-benar menyeramkan bahkan mereka tidak berani mendekat.
Michael menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan nafasnya perlahan ini adalah teori dari Hyun Narra ternyata ada gunanya juga perkataan Hyun Narra waktu itu cara mengendalikan emosi.
Yah sekarang Michael benar-benar tenang dan fokus terhadap stir mobil sport miliknya.
Kedua mobil itu berdiri berjejer di garis start kali ini ketua geng dari dua kubu yang beradu.
Penonton juga menantikan momen paling langka seperti ini.
Jenk mendekat ke arah mobil Michael membuat teman-temannya yang lain heran.
Dia hanya membisikkan beberapa kata entah apa itu cukup membuat Michael tersenyum misterius.
"Baiklah kita akan mulai menyaksikan pertandingan dua bos besar malam ini" ucap Wanita itu.
"Eits sebentar" celah seseorang.
Mereka menatap orang yang baru datang dan begitu asing dengan tatapan bingung.
Hahay sobat Author baru come back nih π
Kalian pasti pernah bertanya siapa penulis asli melihat terkadang saya mengganti profil xixi Saya menulis with my saudari perempuan si Minray π Just info
__ADS_1