Tuan Muda Di Balik Layar

Tuan Muda Di Balik Layar
Konser


__ADS_3

Begitu mereka memasuki area VIP sontak sedikit mendapat perhatian dari banyak orang.


Karena keturunan orang dingin dan cuek mereka masa bodoh dengan sekitar sudah terbiasa menjadi pusat perhatian jadi mereka sudah bosan.


Kecuali beberapa teman yang berasal dari keadaan ekonomi keluarga yang pas pasan yang sedikit merasa risih karena tidak terbiasa di tatap seperti itu.


Dengan sangat cepat mereka sudah duduk di kursi mereka masing-masing sudah banyak para penonton yang juga hadir lebih dahulu.


Di sertai dengan berbagai macam spanduk foto para idola mereka.


Selang beberapa menit akhirnya muncul seorang pembawa acara mengumumkan sesuatu.


Begitu suara host jatuh dengan riuh para fans berteriak di tempat mengharuskan Jenk dan teman-teman menutup telinga mereka dengan penutup telinga yang memang sudah di sediakan oleh Michael entah kenapa orang satu ini sungguh sangat teliti.


Sampai membelikan barang yang di luar dari pemikiran para penonton. Apakah pernah ada orang yang membawa tutup telinga di suatu konser.


Baru Michael yang Author ketahui menyediakan hal sekecil itu tetapi mempunyai manfaat yang besar.


"Terimakasih bro" ucap anak yang lain


"Yah saya tahu kalian tidak akan menyiapkan ini jadi ya sekalian saya menyiapkan takut gendang telinga kita nanti pecah karena suara teriakan para fans dari idola kita.


Dengan segera Jenk dan teman-teman yang lain memasang penutup telinga itu dengan begini mereka sedikit meredam suara para penonton.


Setelah acara basa-basi sedikit pembukaan acara di buka oleh grup band cewek 4Girl.


Keempat sosok gadis memasuki area panggung menyapa para penonton. Semua penonton sudah teriak meneriakkan nama mereka di sertai yel yel mereka.


"4Girl kami mencintai kalian"


"Kalian adalah milikku"


"Ah kalian sungguh cantik"


"Datanglah kepada ku wahai Dewi ku"


Berbagai teriakan mengalahkan bunyi soundsystem.


Hanya Jenk yang duduk tenang di tempatnya sedangkan teman-teman nya yang lain sudah hanyut dengan suasana yang meriah itu.


Bahkan Michael sudah tidak tahu tempat lagi dia ikut melompat mengikuti gerakan dance dari grup cewek yang tampil tersebut.


Grup band 4Girl ini adalah salah satu grup cewek yang terkenal di Korea yang berisikan empat orang member.


Grup cewek ini berasal dari BB entertainment yang tidak lain adalah perusahaan milik Jenk sendiri.


Jenk tidak mengetahui kalau mereka adalah artis yang berada di bawah agensi nya.


Setelah para grup band cewek itu selesai di isi lagi dengan duet dari dua orang penyanyi terkenal.


Menambah keriuhan para penonton dan ikut melantunkan lagu yang di lantunkan oleh dua orang yang berada di panggung.


Hampir rata rata lagu yang mereka bawakan di ketahui oleh para fans sehingga ini sedikit membuat pusing orang yang tidak mengetahui lagu tersebut seperti Jenk harus mendengarkan siapa.


Penyanyi yang di panggung atau para penonton yang berada di dekatnya.

__ADS_1


Dan puncak acara bertambah meriah ketika kemunculan dua grup band cowok yang sama terkenal dengan grup cewek tadi.


Di sini karena kebanyakan fans cewek otomatis kemunculan mereka lebih mempengaruhi arena para penonton.


"Woahh"


"Oppa sangat tampan"


"Aku menyayangi kalian"


"Cinta ku untuk kalian"


"Ah sebentar malam aku tidak akan tidur"


"Aku akan puasa selama tujuh hari"


"Aku mau membawa pulang satu dan mengurung dia di kamarku"


"Berikan dia untukku"


"Ayo ambil gambar banyak dan bagus"


"mereka datang ke sini biarkan aku menyapa mereka dahulu"


"Tangannya sungguh mulus"


"Ah dia memegang tanganku"


"Aku tidak akan mencuci tangan biar wangi tangannya tidak menghilang".


Berbagai macam tanggapan dan teriakan mulai terdengar bahkan banyak bahasa yang sedikit terasa konyol terdengar.


Membuat Jenk hanya menggeleng kepala melihat tingkah para penonton.


Bahkan teman-teman nya sekarang sudah tidak tahu tempat lagi teriak dan melompat dan menari bersama mengikuti gerakan para grup band itu.


"Wah bro kenapa kau tidak ikut teriak? ini sungguh asyik" ucap Michael ngos-ngosan dengan keringat di dahinya karena ikut bergoyang bersama penonton yang lain.


Jenk hanya tersenyum tipis tidak mengangguk ya ataupun tidak dia hanya menoleh sebentar kepada Michael dan kembali fokus ke arah panggung.


Hampir tengah malam baru acara itu berakhir semua penonton kembali ke rumah membawa perasaan yang sangat bahagia.


Hari ini mereka dapat melihat langsung idola mereka. Perasaan ini mengalahkan perasaan ketika memenangkan lotre.


Jenk dan teman-teman tidak kembali ke asrama karena jam selarut ini pintu gerbang sekolah sudah di kunci.


Jenk dan teman-teman kembali ke rumah masing-masing begitu juga Jenk dan Yan kembali ke apartemen.


Yang menjemput mereka kembali adalah Jo sendiri.


"Selamat datang kembali Tuan Muda! bagaimana dengan karnaval nya? ucap Jo membukakan pintu untuk Jenk.


"Yah seperti biasa lumayan menyenangkan" ucap Jenk.


Tidak ada lagi perbincangan mereka larut dalam pikiran masing-masing.

__ADS_1


Keesokan harinya Jenk dan Yan kembali ke sekolah pagi buta sekali.


Di antar oleh sopir karena Jo sedang melakukan sebuah tugas yang di perintahkan oleh Jenk.


"Sini liat aku mendapatkan banyak foto" ucap seorang cewek di kelas sepuluh A


"Aku juga memiliki beberapa foto kita"


"Lihatlah wajahmu"


"Ih ada upil"


ucap beberapa murid mengomentari sebuah dan sengaja memperbesar foto itu.


"Ei aku kelihatan tampan di sini"


"Ah coba kita bisa berfoto bersama dengan mereka kemarin di belakang panggung mungkin akan sangat luar biasa"


"Ya walaupun begitu ini juga tidak buruk berterimakasih kepada tuan muda Michael memberikan kita tiket VIP kalau tidak belum tentu kita bisa memotret foto mereka dari dekat". ucap seseorang


"Betul juga" saut yang lain dan di angguki oleh yang lainnya


"Terimakasih Tuan Muda Michael" ucap mereka serempak membuat sosok tampan yang baru masuk di pintu masuk terlonjak kaget hampir menabrak pintu yang berada di belakangnya.


"Ada apa? ucap Michael setelah mengelus dadanya dan menetralkan lonjakan jantung nya untung dia tidak mempunyai riwayat penyakit jantung kalau tidak mungkin sudah di bawa lari ke rumah sakit karena syok.


"Untung saya tidak mempunyai riwayat penyakit" gumam Michael.


"Mereka berterimakasih karena mengundang mereka nonton karnaval tadi malam" ucap Yan yang kebetulan masuk bersamaan dengan Jenk.


"Aiyaa tidak apa-apa. Tuan Muda ini rendah hati jadi sudah wajar mengundang saudara saudarinya membagi kebahagiaan bersama" ucap Michael sok bijak.


Plakk!


"Aduh" ucap Michael mengelus kepalanya yang kena jitakan keras dari seseorang yang masih berdiri di belakangnya.


"Siapa..." Michael baru membuka mulutnya untuk bertanya sudah di cegah oleh orang yang berada di belakangnya


"Kau menutup jalan" ucap Jenk dengan tidak berdosa nya mendorong Michael untuk maju ke depan karena menghalangi jalan masuk.


"Aish kepala tampanku ternoda" ucap Michael mendramatisir di depan.


"Kalau kau masih belum beranjak kau tidak akan bisa menghadapi dunia ini dengan bangga dengan kepala 🐷 mu nanti" ucap Jenk sudah mengangkat tangan kanannya.


"Iya iya saya pergi" ucap Michael cepat duduk di tempat duduknya.


Teman-teman kelasnya hanya bisa terkekeh melihat kelakuan mereka. Hanya Jenk yang bisa membungkam mulut pedas Michael.


Hai hai hai sobat 👏 Author baru come back nih 😀


Apa kabar kalian?


**Jangan lupa like dan Vote ❤️ kakak readers dong


Terimakasih atas dukungan dari Kaka readers ❤️**

__ADS_1


__ADS_2