
Tim pertama telah berhasil memperebutkan siapa yang menempati urutan ketiga.
Juara ketiga diraih oleh Sekolah menengah kejuruan 1 Busan dengan nilai skor selisih satu angka.
Setelah selang lima belas menit tim kedua menuju arena pertandingan kedua tim datang dari dua arah yang berbeda.
Tim Jenk juga kembali muncul ke lapangan. Beberapa penonton yang menjadi kan tim Jenk idola mereka sudah berteriak histeris tidak peduli itu murid sekolah darimana dan baik bapak-bapak, Ibu-ibu, muda mudi, mereka heboh sendiri dengan cara mereka masing-masing.
Apalagi para pemain memiliki ketampanan hampir setara dengan para aktor papan atas Korea dan memang mereka berasal dari keluarga bangsawan tentu keberadaan aktor setara dengan identitas mereka sebagai siswa.
Kedua tim berhadapan dan saling memberikan tatapan yang menyiratkan menilai lawan dengan diam hanya menampilkan senyum misteri.
Bunyi peluit tanda pertandingan segera di mulai. Seorang wasit membanting bola dan segera kedua tim membagi posisi tim mereka masing-masing.
Pertandingan kedua tim ini membuat seluruh stadion dan juga para penonton di rumah yang menonton siaran langsung itu duduk di tempat mereka masing-masing untuk memastikan dan tidak mau melewatkan kesempatan itu sedikit pun.
Seluruh arena yang memiliki jaringan telivisi tidak memandang baik itu taman hiburan, cafe mall dan juga tempat game.
Sekarang semua perhatian orang teralihkan ke acara siaran langsung bola basket yang banyak di gemari oleh kaum muda.
Mereka menantikan siapa idola mereka selanjutnya. Dan mereka penasaran dengan tim basket yang baru muncul itu.
Sejak kemunculan mereka dan pertahanan mereka yang terus menang membuat banyak anak muda mengidolakan tim basket itu.
Apalagi strategi main mereka yang tidak bisa di tebak membuat mereka semakin mengagumi dan yakin kalau tim itu yang akan menjadi idola mereka.
Segera kedua tim mempertahankan posisi penyerangan dan pertahanan mereka tetap stabil.
Satu hal yang buat tim Jenk sedikit kesulitan karena tiap kali pergerakan tim mereka tim lawan selalu mengikuti atau meniru sehingga kedua tim ini belum ada yang berhasil mencetak gol.
Permainan sudah berlangsung lima belas menit kedua tim belum menunjukkan tanda-tanda kemenangan masih skor nol membuat para penonton gemas siapa yang akan menjuarai tahun ini.
Segera Jenk memutar otaknya untuk menaklukkan pertahanan lawan yang mengikuti gaya main mereka.
"Baiklah saatnya strategi selanjutnya di perankan" gumamnya.
"Senior Gedy atur posisi strategi kedua di luncurkan" ucap Jenk berlari menghampiri Gedy yang di kepung oleh tim lawan.
Segera Gedy mundur dan posisinya di ambil alih oleh Timmy dan mereka berpencar seolah pertahanan mereka kacau balau.
Para penonton heboh kecewa seperti tim mereka ini terdesak oleh tim lawan.
__ADS_1
Para komentator terus berkomentar kalau dari tim Jenk terdesak dari tim basket sekolah menengah atas 1 Seoul.
"Aish sepertinya kejuaraan tahun ini kembali di ambil oleh tuan rumah" ucap beberapa warga.
"Sepertinya ini sedikit seru"
"Kalian hanya menilai dari satu sisi" ucap yang lainnya.
"Permainan akan semakin seru" gumam seorang pemuda yang sama yang pernah berkomentar beberapa waktu yang lalu. Dia melihat dari sisi berbeda permainan ini.
Setelah mereka semua tim berpencar memberikan solusi kepada tim lawan untuk bergerak bebas.
Ketika tim lawan merasa telah berhasil mendesak pertahanan Jenk tanpa di sadari permainan kembali di dominasi oleh pihak Jenk.
Segera bola yang berhasil di halau oleh Yan Yong Wook yang berada di belakang kembali merampas bola dan melakukan lay up bola yang tidak di yakini akan masuk ring malah sekarang masuk dengan mulus.
"Pluiittttt"
Segera bunyi suit dari para penonton di rumah dan juga di stadion terdengar di seluruh penjuru.
"ah my idol ππ
"Aku mau terbang langsung saja menuju stadion"
"Sepertinya aku akan menyewa untuk satu malam Lonely club"
Berbagai komentar dari para fans yang keturunan bangsawan menyuarakan pendapat mereka.
Setelah bola kembali jatuh langsung di ambil alih kembali oleh Yong Wook dan segera pihak lawan mengepung Yong Wook.
Gedy dan Jenk segera mengcover Yong Wook dari depan dan belakang. Yong Wook mengambil posisi untuk melemparkan bola ke arah Gedy yang berada di depannya melihat gerakan ini segera tim lawan mengikuti gerakan Yong Wook tersebut.
Tetapi siapa yang sadari kalau Yong Wook merubah arah permainan nya dan malah mengover bola kebelakang dan dengan cepat Jenk menangkap bola dan langsung melakukan shooting jauh lagi-lagi bola masuk dengan indahnya.
Benar benar sekarang tim Jenk tidak memberikan tim lawan sedikitpun kesempatan.
Waktu juga terus bergulir sedikit lagi waktu akan habis dan tim lawan belum berhasil mencetak skor sama sekali membuat mereka frustasi.
Arah permainan mereka sekarang kacau karena mereka tidak mementingkan strategi lagi mereka bermain dengan kekuatan mereka masing-masing.
Berebutan untuk memasukkan bola ke ring dan ini menjadi kesempatan emas bagi tim Jenk untuk lebih leluasa lagi.
__ADS_1
Sekarang target benar-benar masuk dalam jebakan mereka ini yang di harapkan oleh tim Jenk sedari tadi.
Mengecoh pertahanan lawan dan sekarang mereka benar-benar terpancing.
Karena kekacauan permainan lawan membuat tim Jenk melakukan berbagai keahlian permainan mereka.
Seperti Jenk melakukan shooting dari jarak jauh dengan gaya lay up ini sungguh terlihat keren.
Tim mereka telah bersinar sendiri di lapangan untuk mendekati kemenangan mereka benar-benar sudah di siapkan kalau mereka yang akan menjuarai piala basket tahun ini.
Di ruang pribadi sepasang suami istri dan di kawali oleh beberapa pasukan elit tengah menonton pertandingan yang berlangsung di bawah sana.
Kedua paruh baya itu adalah Tuan dan Nyonya Bright yang terbang langsung hanya sekedar untuk menyaksikan pertandingan sang putra semata wayang mereka tanpa sepengetahuan Tuan Muda Bright.
Ini juga karena desakan sang nyonya kepada Tuan Bright untuk harus menyaksikan langsung pertandingan Putra mereka yang pertama.
Dan ini juga pertama kalinya Jenk muncul di publik terlepas dari identitas dia yang luar biasa.
Tentu momen ini kedua orang tua paruh baya itu tidak menyia-nyiakan kesempatan mereka harus menyaksikan pertandingan Prince mereka.
"You see Dad! My baby boy sangat luar biasa. Lihat senyum nya yang kaku itu yang walaupun dia kaku dalam mengekspresikan perasaan nya tetapi di lihat dari tindakan dia sangat membanggakan timnya." ucap nyonya Bright kepada sang suami yang hanya tersenyum tipis.
Karakter anaknya tidak jauh berbeda dengan nya.
"My boy memang kebanggaan Mommy" ucap nyonya Bright dengan senyum lebar.
Para pengawal yang mengawal hanya tersenyum tipis melihat reaksi nyonya mereka.
"Daddy! aku tidak mau tahu Mommy harus melakukan sesuatu untuk merayakan kemenangannya." ucap nyonya Bright.
D lapangan permainan telah berakhir dan di menangkan telak oleh Tim basket dari sekolah menengah internasional xx Korea.
Benar-benar tim lawan tidak bisa terkutik mereka hanya menahan malu di kalahkan telak oleh tim Jenk.
Segera seluruh stadion heboh teman-teman Jenk dan yang lainnya segera berhamburan di lapangan menyambut tim kebanggaan mereka.
Bahkan tanpa tahu malu mereka berhamburan di pelukan para pemain yang masih bermandikan keringat itu hanya sekedar untuk melampiaskan rasa bangga mereka kepada tim basket itu.
Seluruh pemain hanya saling melirik dan tersenyum mereka telah berhasil mencetak skor mereka telah membuktikan kalau mereka berhasil.
Hai hai hai sobat π Author baru come back nih π₯°
__ADS_1
Apa kabar kalian?
Jangan lupa dukung kakak author ya terimakasih