
Jenk yang masih berkeliling terus mencari petunjuk hingga tidak sengaja menekan sebuah tuas yang berada tidak jauh dari nisan itu.
Tiba-tiba penutup dari nisan itu terbagi dua dan pohon besar yang berada tepat di belakang Jenk juga memberikan reaksi.
salah satu akar besar dari kayu itu bergeser kearah kiri dan di balik akar kayu berada tadi muncul dinding batu yang di pastikan memiliki pintu.
Jenk yang masih terkejut segera menghampiri dinding batu itu.
Di dinding batu itu juga terdapat kaligrafi kuno yang sama seperti yang ada di atas batu nisan.
"Kaligrafi lagi" ucapnya sambil memandang lurus kata-kata yang terukir di atas dinding itu.
Seolah ingin menaklukkan kata-kata yang terukir itu.
"Hm" Jenk manggut-manggut saja melihat ukiran itu sambil terus mencoba untuk memecahkan maksud dari ukiran kata-kata itu.
Di balik kaligrafi itu terdapat dua buah logo yaitu air dan daun. Jenk mengernyit melihat dua logo itu.🍃
Ting⚡
Jenk mendapatkan ide brilian.
"Kalau air melambangkan tenang mengalir tetapi menghanyutkan sedangkan daun apa ya? ucapnya tetap berpikir makna daun.
"Mungkin daun hanya sebagai pelengkap atau ada makna lain" Jenk terus berbicara sambil ujung jari tangan nya terus mengetuk dinding batu itu.
Kebiasaan dia kalau lagi berpikir mengetukkan telunjuk tangannya di atas benda yang berada di depannya.
Dia terus mengulang mengucapkan kata daun itu.
"Kata daun melambangkan banyak bentuk." ucapnya lagi.
Gotcha
"Oh aku mendapatkan mu" ucapnya sambil menggores sesuatu di atas permukaan dinding batu itu.
"Kalau air melambangkan tenang dan menghanyutkan maka daun melambangkan senjata yang tajam yang memiliki arti yang sama" ucapnya sambil melengkapi kekurangan kata-kata kaligrafi.
Dia menerjemahkan arti simbol daun dan air. Benar saja terdengar suara berdecit seperti bunyi suara pintu terbuka.
Ya tanah di bawah kaki Jenk bergetar dengan gerakan cepat Jenk melompat menghindari goncangan itu.
Setelah beberapa detik kemudian dapat di lihat lingkaran seperti penutup tong terbelah menjadi dua bagian menampilkan lorong yang gelap di balik benda itu.
Jenk tanpa ragu langsung melompat. Jenk dapat merasakan kedinginan dan kedalaman lorong itu.
Dengan menutup kedua matanya merasakan udara yang semakin dingin karena semakin mendekati dasar lorong itu.
__ADS_1
Jenk dapat merasakan tubuhnya seperti melayang di udara dan dia yakin kalau lorong itu pasti sangatlah dalam.
Brukk
Jenk mendarat sempurna di tanah tapi dia kehilangan kesadaran karena goncangan yang begitu hebat ketika mendarat tadi seperti Ia di jatuhkan dari atas langit.
Di dunia atau lebih tepatnya para petinggi atau bagian inti perusahaan BC masih mencari informasi keberadaan Tuan Muda Bright.
Tuan Muda mereka ini adalah orang yang tidak bisa di prediksi atau tidak bisa di tebak pemikirannya.
Apakah mereka yang kurang pintar atau Tuan Muda mereka yang terlalu jenius.
Terlebih khusus nya para petinggi yang berada di Korea lebih pusing. Keberadaan Tuan Muda mereka selama di Korea akhir-akhir ini baru mereka dapatkan jejaknya sekarang menghilang lagi orang mana yang tidak kalang kabut.
Karena kabarnya yang menghilang begitu saja terpaksa di sekolah Jenk di ijinkan bahwa dia memiliki kegiatan di luar negeri.
Yah tau lah anak sultan mah semuanya serba mudah di lakukan tanpa ribet.
"Tralala triliili"
Suara nyanyian kecil dari kejauhan.
Yeahh Lala Lili kesana kemari
Kata-kata itu terus keluar dari bibir tipis seseorang yang sedang mencari kayu bakar.
"Ampun hantu tolong" teriaknya sambil menutup mata dan melipat kedua kakinya erat.
Setelah lama terdiam tidak ada pergerakan apa-apa didepannya dengan perlahan dia membuka sebelah matanya lalu di lanjutkan dengan mata sebelahnya sampai terbuka sempurna.
Orang itu tidak menemukan atau melihat apapun selain manusia yang terbaring di bawah kakinya.
Dengan perasaan was-was orang itu menoel-noel pipi orang yang ada di hadapannya.
Sudah berulang kali dia menekan pipi orang itu tetapi tetap belum ada pergerakan seperti orang yang mati.
"Ih hei bangun" ucapnya sambil menepuk pipi orang itu.
"Astaga apakah orang ini mati? ucapnya sambil memasang telinga ke arah hidung dan dada orang itu.
"Ah rupanya dia hanya pingsan" ucapnya lega.
"Dari mana datangnya orang ini? ucapnya melirik kiri kanan.
Dengan susah payah dia memapah orang yang pingsan itu ke arah gubuk yang ada di hutan itu.
"Siapa yang kau bawa itu Nak' ucap seorang Kakek melihat cucunya membawa orang asing dalam keadaan tidak sadar.
__ADS_1
"Tidak tau Kakek aku menemukan nya di dekat telaga sudah dalam keadaan seperti ini" ucap anak itu.
Yah seorang anak laki-laki yang sedang mencari kayu bakar untuk memasak.
Lalu Kakek itu membantu cucunya membawa masuk ke dalam gubuk mereka yang sederhana tetapi bersih dan rapi.
Lama Kakek itu memperhatikan wajah yang tertidur pulas itu. Banyak pertanyaan yang muncul di pikirannya dari mana datangnya anak ini sedangkan tempat tinggal mereka berada di tengah-tengah hutan berbahaya yang sangat dalam dan sulit di masuki cahaya matahari.
Di Korea,
Jo yang berada di ruang kerja milik Jenk yang berada di apartemen milik Jenk itu sendiri sekarang yang di tempati oleh Jo karena Tuannya mengijinkan terkejut melihat layar komputer miliknya memberikan sinyal penting.
Dengan segera Jo memeriksa sinyal itu betapa kagetnya Ia dari mana sinyal itu datang. Oke sekarang dia mendapatkan clue kalau Tuan Muda nya baik-baik saja.
Dia mengklik dari mana datangnya tanda itu tetapi dia tidak bisa mengakses bahkan dia menggunakan alat bantu tetap seolah tempat Jenk berada terkunci dari dunia luar.
"Arghh sial! kenapa tidak bisa di akses? ucap Jo sedikit frustasi baru kali ini dia benar-benar kesal dengan dirinya.
"Tuan Muda aku sudah berusaha untuk menembus pertahanan ini tetapi aku masih gagal" ucapnya sedikit sedih menatap layar komputernya yang berkedip-kedip.
Memang Tuan Muda nya itu yang bisa melakukan apa saja walaupun itu sangat mustahil bagi siapapun.
Jo masih perlu banyak belajar dari Tuan Muda nya yang umurnya masih sangat muda tetapi mampu berpikir melebihi orang dewasa dan jenius sekalipun baik di jaman Tuan besar maupun di jaman Tuan Muda nya.
Bahkan Jo masih belum bisa memprediksi jalan pemikiran Tuan Muda nya itu. Tuan Muda Bright terlalu sulit untuk di tebak. Bahkan di umurnya yang masih remaja itu dia sudah mampu berpikir luas apalagi jika dirinya dewasa nanti Jo tidak bisa mampu membayangkan.
"Tuan Muda! Saya menunggu kedatangan Tuan Muda kembali" ucap Jo segera mengirim pesan singkat ke seluruh orang penting untuk pencarian Tuan Muda segera di berhentikan untuk sesaat.
Karena pesan itu banyak menimbulkan pendapat dari berbagai pihak. Mereka belum menemukan petunjuk apapun kenapa sudah di berhentikan.
"Perhatian untuk seluruh stansi yang berada di bawah pimpinan Tuan Muda Bright untuk pencarian keberadaan Tuan Muda segera di berhentikan sementara" Pesan singkat Jo mampu memberikan banyak teka teki baru bagi bawahan.
Segera semua orang hanya memendam banyak pertanyaan dan rasa penasaran di dalam mereka sendiri.
Karena ini sudah ada dalam kontrak kerja mereka untuk tidak terlalu mencampuri urusan Tuan Muda mereka.
Hahaiii semuanya 🔥
Apa kabar kalian?
**Author receh modal menulis kurang kembali lagi.
Maaf sekali Author jarang update karena berbagai alasan.
Teman-teman pasti tau kesibukan setiap orang berbeda-beda.
Terimakasih banyak atas support kalian semua sudah mendukung author dengan banyak like Vote dan juga komentar.
__ADS_1
Sungguh sangat terimakasih 🙏**