Tuan Muda Di Balik Layar

Tuan Muda Di Balik Layar
Akhirnya


__ADS_3

Ketiga mobil itu masih saling terus mengejar tidak ada yang mau mengalah. Mereka memiliki kepercayaan diri untuk mengalahkan lawan masing-masing.


Berbagai belokan tajam hampir kehilangan kendali mobil yang di tumpangi oleh mereka.


Drekkkkkk


"Shitt" Umpat keras Michael ujung ban mobil sport depan hampir menabrak pembatas jurang kalau dia tidak segera membanting dan memutar ulang haluan mobil miliknya.


Ini terjadi di karenakan kecepatan tinggi dan juga tabrakan dua mobil yang memepetnya kiri dan kanan.


Sepertinya mereka sengaja untuk menjatuhkan Michael terlebih dahulu sebelum mereka menaklukkan musuh masing-masing.


"Breng$ek kalian sengaja ingin bermain dengan ku" Umpat keras Michael tetap stabil dengan kecepatan mobilnya.


"Baiklah kita lihat" Dengan tangan kanannya tetap di stir mobil sedangkan tangan kirinya menekan tombol otomatis untuk segala peraturan mobil sport miliknya.


Dua mobil sport lainnya masih terus memepetnya membuat dia sedikit kesulitan.


"Oh Damn! Umpat Michael keras lagi setelah berhasil membelokkan mobilnya hingga tidak menabrak pembatas jalan.


"Orang-orang ini ingin membuatku mundur? baiklah kita bermain.


Tidak kalah jauh dengan Michael, Park Min ho juga mengalami hal yang sama bukan hanya Terjepit bahkan hampir terbuang di sebelah jalan kalau dia tidak memiliki insting dan gerakan cepat.


Seharusnya area seperti itu tidak cocok untuk balapan tetapi karena ini balapan liar tentu para baddas itu tidak akan peduli bahkan tempat seperti itu adalah tempat balapan terbaik untuk menguji nyali mereka.


Area balapan itu adalah jalan yang berkelok-kelok dan hampir sepanjang jalan itu tebing yang curam dan jurang yang dalam.


Jadi kalau salah strategi sedikit maka jalan lah yang akan merenggut nyawa mereka.


Balapan seperti ini benar-benar uji nyali untuk segera berjumpa dengan malaikat maut.


Mereka yang memberikan pekerjaan banyak untuk malaikat maut sampai malaikat maut sendiri pun mungkin bosan melihat wajah wajah para berandalan jalanan itu.


Ternyata bukan hanya satu orang yang ingin di jatuhkan tetapi mereka sama-sama saling menjatuhkan rupanya hanya Michael yang benar-benar masih berpikir untuk bermain bersih.


"Oh kalian yang memulai" ucapnya menekan tombol roket yang berada di pengaturan mobilnya.


Mobil sport yang tadinya jalan nya sedikit lambat bahkan sudah tertinggal jauh dari dua mobil sport lawannya di depan.


Si Park Min Ho dan Pria Misterius itu segera melajukan mobil sport mereka dan masih terus bersaing karena sekarang mobil Michael masih tertinggal jauh.


Tinggal satu pos lagi yang belum terlewatkan sedikit lagi garis finis kelihatan.


Semua anak muda yang melihat dua mobil sport yang melaju dengan cepat segera berdiri dari tempat mereka.


"Hanya dua mobil mana satunya?


"Sepertinya itu mobil milik Tuan Muda Park dan.. Tunggu! mana Tuan Muda Lee"


"Sepertinya dia tertinggal"


Segera Jenk dan teman-teman melihat ke arah dua buah mobil yang masih melaju cepat.


"Michael belum kelihatan" ucap teman-teman yang lainnya.

__ADS_1


Di saat-saat garis finis tiba-tiba sebuah mobil sport warna hitam melaju dari kejauhan dengan kecepatan seperti angin.


Wushhhh


Bummmmm


Drittttttt


Suara hembusan angin yang sangat kuat serta bunyi knalpot mobil serta rem yang membuat ban mobil berdecit keras memekakkan telinga.


Melewati dua mobil sport yang sebentar lagi menginjak garis finis begitu saja bahkan membuat semua orang terkejut.


Orang-orang masih membuka mulut mereka tidak percaya.


Sekarang seorang remaja laki-laki tinggi 170 keluar dari mobil sportnya dengan sebuah kacamata hitam yang sengaja di pasang pad turun dari mobil sportnya.


"Woah"


"Hehe"


Segera kerumunan heboh siapa yang tidak menyangka Michael yang ketinggalan jauh tadi tiba-tiba di garis terakhir memberikan mereka kejutan yang luar biasa.


Bahkan kalau itu mereka tidak yakin akan menang. Tetapi biar bagaimanapun sekarang tetap Michael yang memenangkan taruhan ini.


Sebelumnya Michael sudah sedikit kewalahan menghadapi dua mobil yang terus memepetnya mengingat perkataan singkat Jenk tadi membuat dia kembali tersenyum percaya diri dan miring.


Dia menekan tombol otomatis yang berbentuk roket di pengaturan sistem operasi mobile.


Segera dengan gila mobil itu melaju keras dan kencang bahkan Michael terkejut seperti terbang di angkasa.


"Sialan! Min ho keluar dari mobilnya membanting stir bahkan dia hampir tidak percaya musuh bebuyutan nya mengalahkan dirinya begitu saja.


Pria misterius yang masih di dalam mobil hanya tersenyum tipis karena sudah mengira hasil akhir.


Ini yang dia cari karena memang awalnya dia mengikuti balapan ini hanya sekedar menantang bukan untuk hal lain.


Jadi dia cukup puas dengan hasil balapan kali ini dia mendapatkan apa yang dia cari.


Tidak sia-sia dia datang jauh-jauh ke tempat ini dan hasilnya benar-benar tidak mengecewakan.


Setelah mengirimkan pesan singkat dia juga segera turun dari dalam mobilnya masih dengan penampilan sama seperti sebelumnya.


Menutupi sebagian wajahnya hanya bibir dan hidung yang kelihatan.


Tanpa basa-basi dia segera menghampiri Michael yang sudah bersama dengan teman-teman nya.


"Selamat kau benar-benar tidak mengecewakan ku" ucapnya.


Michael bingung tidak mengerti dengan ucapan pemuda di depannya.


"Ini kartu nama ku kalau kau tertarik silahkan hubungi aku." ucapnya menyerahkan kartu namanya.


"Silahkan datang ke alamat itu tanpa penolakan dan kau tidak akan menyesal"Ucapnya sebelum naik kembali ke mobilnya dan berlalu begitu saja.


Michael melihat kartu nama di tangannya bahkan sekarang dia seperti orang bodoh yang bengong masih loading.

__ADS_1


"Kalian paham orang itu? ucapnya melihat teman-temannya yang memberikan reaksi yang sama.


Bahkan seluruh remaja SMA yang masih di tempat balapan itu masih bengong melihat orang itu pergi tak di usir dan datang tak diundang.


Seolah mereka hanyalah angin lalu yang tidak terlalu di perhatikan.


"Tentu kau tidak melupakan taruhan kita kan? Ucap Michael mendekati Park Min ho yang berdiri tidak wajar sekarang.


Mendengar perkataan Michael ekspresi wajah suram muncul di wajah Park Min Ho.


"Sebagai lelaki sejati tentu tidak mengkhianati perkataannya" Tambah Michael.


"Sialan" geram Min Ho karena dia tahu Michael tidak akan pernah melepaskan nya.


Dengan kesal dia melemparkan kunci mobil sport miliknya bahkan mobil sport itu baru keluar dari show room kemarin sore dan rencana mobil itu di gunakan untuk balapan mencoba kekuatan mengemudi nya lah malah sekarang dia menerima kekalahan.


"Terimakasih ini hadiah terbaik tahun ini" ucap Michael tersenyum cerah mendapatkan kunci mobil di tangannya.


Mobil sport ini adalah mobil sport keluaran terbaru bahkan hanya ada beberapa unit di negara ini hanya orang-orang tertentu yang mendapatkan mobil ini termasuk Park Min Ho malah sekarang mobil yang di incar itu sudah berpindah tangan gimana dia tidak mau kesal.


Karena harga diri nya yang tinggi tidak mau di cap pengecut membuat dia kehilangan mobil incarannya.


Ini yang di cari oleh Michael sehingga dia nekat dan hampir mempertaruhkan nyawanya untuk menang.


Tiap kali mereka balapan siapa yang menang akan mendapatkan mobil sport milik lawannya yang kalah entah itu mobil sport lama ataupun baru itu tidak peduli tetap akan di sita.


Peraturan itu di buat tiga tahun yang lalu dan sudah berjalan beberapa kali dalam balapan ini.


Sekarang tidak ada lagi yang mood untuk balapan motor melihat ketua mereka yang kalah dan kehilangan mobil sportnya tidak ada yang berani buka suara untuk kelanjutan dari balapan ini.


Melihat musuhnya sudah pergi Jenk dan kawan-kawan juga angkat kaki dan pergi sudah cukup mereka mendapatkan mobil sport mewah baru yang walaupun teman-teman yang lain tidak mendapatkan kesempatan balapan tapi itu sudah cukup menampar wajah sombong lawan mereka.


Seseorang membawa mobil sport itu yang datang menumpang di mobil mereka tadi.


Jadi menurut keputusan Michael dan teman-teman yang lain mobil itu akan mereka gunakan untuk balapan selanjutnya entah itu siapapun akan mereka gunakan mobil ini sehingga mobil sport mereka akan aman.


Yang walaupun Michael yang mendapatkan mobil sport ini tetapi tidak keberatan membiarkan mobil ini di gunakan untuk seluruh teman-temannya karena mereka juga yang mendukung.


Jadi mobil ini milik mereka bersama.


Hahayyyy sobat semua.


***Hai readers semua just info kalau saya akan fokus tentang sekolah Jenk dan persahabatan sehingga identitas lain dari Jenk adalah pemanis dari kisah ini tetapi tetap akan ada hal yang mendebarkan.


Karena saya mempertimbangkan banyak hal apalagi umur Jenk masih begitu muda sehingga mungkin masih banyak hal yang kurang masuk di akal untuk di perankan olehnya.


Itu saja terimakasih.


Teman pembaca yang hobinya mencaci mohon maaf karena belum terlalu bisa memberikan cerita yang bagus dan greget.


Saya sendiri baru pemula dan cerita ini adalah karya saya yang pertama dan pertama kalinya saya membuat cerita di platform manapun.


Bahkan saya tidak memiliki talenta menulis akan tetapi karena saya suka berkhayal sehingga mencoba berbagi cerita dan mengajak teman-teman untuk barhalu sama-sama 🤗


Maaf terlalu panjang***

__ADS_1


__ADS_2