Tuan Muda Di Balik Layar

Tuan Muda Di Balik Layar
Karnaval


__ADS_3

Jenk keluar dari asrama menuju sebuah perusahaan teknologi sudah lama dia tidak berkunjung hari ini rencana mau mengunjungi.


"Selamat datang kembali Tuan Muda" ucap para pengawal yang mengetahui Jenk


Jenk hanya mengangguk dan berlalu masuk ke dalam sebuah gedung raksasa.


Sebuah gedung perusahaan yang bergerak di bidang teknologi. Sebuah perusahaan yang menemukan sebuah aplikasi pendeteksi virus pembajakan.


Sebuah alat yang bisa menjamin keamanan sebuah data rahasia dari para peretas situs.


Sebuah penemuan yang membuat banyak perusahaan besar menginginkan aplikasi ini tentu mendapatkan ijin menggunakan aplikasi ini juga harus memenuhi persyaratan yang tercantum di dalam aplikasi tersebut.


Kalau tidak memenuhi syarat dengan sendirinya aplikasi itu akan menolak semua data yang di masukkan oleh pihak tersebut.


Perusahaan ini berdiri baru setengah tahun sebelum Jenk bersekolah di sekolah ini.


Sekarang perusahaan ini berkembang pesat karena sebuah aplikasi yang mereka luncurkan membuat banyak perusahaan dan bahkan masyarakat sosial yang mempercayai aplikasi ini.


Jenk hanya berkunjung sebentar saja setelah itu dia melanjutkan kembali ke klub yang baru di bukanya itu dan sangat berkembang akhir ini.


Begitu tiba di depan pintu masuk Club penjaga yang sudah mengetahui kalau itu Tuan mereka segera menyambut Jenk.


"Selamat datang Tuan Muda" ucap pengawal yang ada di depan pintu.


Jenk berhenti sebentar menanyakan keadaan club baru melanjutkan kembali perjalanan ke dalam.


Club biasanya adalah tempat orang melepaskan segala macam emosi dan juga tempat orang selalu memuaskan nafsu.


Tetapi Lone Club adalah Club bergengsi dan tidak sembarangan orang bisa membuat hal senonoh di dalam club apalagi membuat masalah.


Jenk kembali ke asrama setelah magrib dan hanya bekerja melalui laptop.


Setelah mengunjungi kedua tempat yang berkembang pesat akhir-akhir ini Jenk juga sangat puas dengan kinerja karyawan nya.


Memang gaji karyawan yang bekerja di perusahaan yang dia dirikan memang memiliki 10 kali lipat dari gaji karyawan perusahaan lain seperti umumnya.


Terkecuali perusahaan BC pastinya karena itu adalah perusahaan raksasa dan masih jauh untuk di jangkau oleh perusahaan yang baru di dirikan oleh Jenk.


Tetapi untuk di kota X perusahaan ini adalah perusahaan terkemuka yang berkembang pesat saat ini banyak perusahaan besar yang bekerja sama di bawah kepemimpinan perusahaan teknologi ini.

__ADS_1


Keesokan harinya Jenk kembali berkumpul bersama dengan Tim basket sekolah mereka berlatih.


Hari perlombaan basket waktu tinggal sedikit lagi.


Jenk dan kawan juga sudah jarang berbuat masalah dengan tim senior mereka.


Sore hari Jenk dan teman-teman keluar dari sekolah pergi ke acara malam karnaval di ibukota.


Ini ide dari Michael si tukang pengumpul informasi kali ini di malam perayaan akan ada konser dari grup boy band dan girl band yang akan mengisi acara perayaan karnaval seni budaya dan di hadiri oleh beberapa aktris dan aktor papan atas Korea.


Jadi sepanjang perjalanan menuju stadion tempat acara ini sudah sangat padat dengan banyaknya kendaraan dan juga lautan manusia yang berjalan kaki.


Karena berita tentang kedatangan para aktris dan aktor dan grup band membuat seluruh kota X heboh. Tidak ada satupun yang mau ketinggalan dengan acara seperti ini.


Idola mereka nanti yang akan tampil para Fans siapa yang akan tidak mau bertemu dengan idolanya ketika kesempatan sudah di depan mata?.


Jenk dan teman-teman yang kebetulan ketemu di jalan harus terjebak macet terpaksa mereka turun dari mobil masing-masing dan ikut menerobos kerumunan.


Si Michael selaku pengajak sudah tiba terlebih dahulu di lokasi dengan beberapa teman kelas mereka sudah ada yang tiba bersamaan.


Teman-teman yang mendapat kesempatan traktir tiket masuk ikut karnaval tentu tidak menyia-nyiakan kesempatan mereka datang lebih awal biar dapat tempat.


Ini nih contoh Tuan Muda yang rendah hati 🥰


Mereka melihat jam sudah hampir mendekati jam acara akan segera di mulai tetapi batang hidung Tuan Muda yang lain belum juga kelihatan.


"Hola everybody" sebuah suara cempreng memecah gendang telinga muncul dari seberang.


Siapa lagi kalau bukan ratu nya kelas sepuluh A si ratu Hyun Narra bersama dua orang gadis di samping kiri kanannya.


"Ih sombong amat" ucapnya lagi karena tidak ada yang merespon teriakan nya.


"Diam deh" ucap kesal Michael


"Belalang diem kau" ucap Hyun Narra tidak terima.


"Apa kau bilang tadi? siapa yang belalang? kedua bola mata Michael sudah melotot mendengar kata belalang


" Apa kau merasa? ucap Hyun Narra mengangkat sebelah alisnya sambil menghadap Michael.

__ADS_1


Michael yang melihat Hyun Narra menghadapnya tertegun sebentar dengan penampilan cewek yang di depannya ini.


Sekarang Hyun Narra memakai baju kasual dan terkesan santai. Dia memakai baju lengan pendek dengan dipadukan dengan sebuah jeans biru pudar serta tas selempang.


Penampilan yang seperti ini menampilkan sisi feminim dan aura kecantikan yang terpendam terlihat.


Berbeda jauh sekali dengan penampilan nya ketika di sekolah yang terkesan tomboi tidak ada sisi feminim sama sekali.


Penampilan dia yang sekarang terlihat seperti gadis pada umumnya. Pakaian yang dia kenakan menampilkan lekukan tubuhnya yang ramping dengan sepasang kaki jenjang yang terbungkus celana jeans.


"Sudah puas kau melihat? ucap Hyun Narra membangunkan Michael dari alam mimpi.


Mendengar suara yang terlihat begitu mengesalkan sedikit membuat Michael malu karena ketahuan terpana untuk menetralkan rasa malunya dia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal dan berkata


"Kami masih menunggu yang lain. Apakah kalian dapat melihat teman-teman yang lain? ucap Michael.


"Itu mereka" ucap seorang anak laki-laki yang seperti banci ketika melihat Jenk dan yang lainnya berjalan berdampingan.


Jenk dan teman-teman yang lain yang di temui oleh mereka di jalan yang turun dari mobil masing-masing dan ikut berjalan bersama dengan Jenk dan Yan menerobos kerumunan.


Sekarang mereka sedikit terengah-engah karena kecapekan menerobos kerumunan untuk bisa tiba lebih cepat.


Michael langsung menghampiri mereka.


"Ayo sebentar lagi acaranya akan selesai" ucap Michael membawa mereka di pintu masuk pemeriksaan tiket.


Mereka sedikit terkejut ternyata Michael membelikan mereka tiket VIP murid yang berjumlah sembilan belas orang itu dengan tiket VIP. Mereka tidak menyangka kalau mereka akan memesan tiket VIP.


Kelompok mereka sedikit menarik perhatian orang-orang di sekitar karena penampilan mereka terlihat berbeda.


Ada yang berpakaian rapi dan ada yang berpakaian santai saja seperti Jenk dan Yan serta Hyun Narra karena rata-rata teman mereka berkemeja rapi.


Penampilan wanita yang di kelilingi oleh para pria tampan siapa yang tidak iri dengan keberadaan enam anak perempuan yang ada dalam kelompok Jenk tersebut memang di dalam kelas mereka hanya memiliki enam orang siswi jadi tidak heran kemanapun mereka berkumpul bersama pasti akan menjadi pusat perhatian.


Penampilan para pria yang tampan dan kelihatan seperti tuan muda dan tidak kalah dengan penampilan gadis cantik dan mereka memiliki postur tubuh yang modis.


Hai hai hai sobat 👏 Author baru come back nih 😀


Apa kabar kalian?

__ADS_1


Jangan lupa dukung kakak author terus ya ❤️


__ADS_2