
Seorang anak muda kira-kira berusia 18 tahun berjalan mendekat dengan sebuah lukisan cantik di tangannya.
"Kakak aku menyelesaikan sebuah lukisan lagi" ucapnya dengan sedikit nada girang walaupun tidak ada ekspresi di wajah tampan tersebut.
"Bagus lah" Jawab seorang pemuda yang lainnya yang memiliki ketampanan hampir sama berusia 21 tahun.
"Tetaplah pada posisi tersebut aku akan coba melukis mu kakak" ucap pria muda itu sambil mengeluarkan alat lukis nya
Pemuda dewasa itu hanya mengangguk dan tersenyum tipis membiarkan adiknya melukisnya.
Yah mereka adalah kakak beradik. Mereka berdua adalah pangeran dari sebuah kekaisaran besar.
Mereka memiliki tali kasih persaudaraan yang sangat erat sebelum kejadian tragis itu terjadi membuat kedua pangeran yang sebelumnya saling menyayangi, tali kasih itu renggang sampai seseorang dari mereka hilang untuk selamanya.
Tercatat dalam sejarah Keindahan malam_Karya Unknown.
Murid kembali berkumpul pada sore harinya untuk mengunjungi yayasan tempat anak yatim-piatu berprestasi untuk mempresentasikan hasil karya mereka.
Tempat itu tidak berada jauh dari tempat mereka menginap.
Sudah ada beberapa anak yang seumuran dengan mereka menyambut kedatangan mereka di pintu masuk yayasan tersebut.
Setelah acara sambutan yang singkat mereka di bawa untuk melihat hasil desain anak-anak.
Ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh mereka yaitu ada yang mendesain beberapa baju anak-anak ada yang menjahit ada yang bertugas mewarnai.
Para siswa juga di berikan kesempatan untuk ikut andil dalam kegiatan tersebut. Belajar menjahit dan lain sebagainya.
Sudah banyak hasil karya anak-anak itu yang di jadikan bahan pemajangan untuk para visitor.
Waktu berlalu begitu saja hingga sang jingga kembali ke peraduan di gantikan dengan rembulan yang menyinari bumi mengantarkan kembali para penghuninya ke alam mimpi.
Kejadian yang cukup melelahkan hari ini membuat siswa tertidur dalam bus.
Mereka enggan untuk berpindah dari posisi tidur mereka, akan tetapi mereka merindukan kasur empuk yang menantikan kedatangan mereka.
__ADS_1
Dengan mata yang masih merem mereka memaksakan kaki untuk melangkah lebih cepat.
Para pembimbing hanya menggelengkan kepala melihat anak anak semua sudah tepar bahkan mereka sendiri juga lelah.
waktu berlalu mentari kembali menjemput para penghuni yang masih bergelud di bawah selimut karena udara malam yang sedikit bersalju.
Anak anak kali ini memiliki kegiatan di luar bangunan yaitu menyebrangi sungai dan juga rafting.
Ini adalah kegiatan terakhir mereka di luar ruangan setelah besok acara dalam ruangan mereka akan kembali ke negara mereka masing-masing karena kegiatan ini hanya berlangsung lima hari.
Semua anak-anak sudah lengkap dengan peralatan rafting mereka yang sudah di sediakan oleh para petugas.
Semua siswa dari tiga negara berbaur dengan satu sama lainnya.
Setelah rafting anak-anak naik perahu kecil untuk menyebrang ke pulau kecil lainnya.
Anak perempuan yang tidak mau warna kulit mereka gosong hanya duduk diam di dalam perahu sambil memperhatikan ikan ikan kecil yang berlarian di bawah kapal mereka.
Beberapa anak yang memiliki hobi diving langsung terjun sambil membawa kamera anti air untuk merekam air bawah laut.
Anak-anak yang tidak memilih menyelam memilih untuk berjemur di bawah terik matahari ada yang sibuk makan kripik sambil menonton teman-teman mereka yang menyelam ada yang sibuk bermain air sambil memanggil ikan ikan kecil yang lewat.
Setelah waktu dua jam di tengah laut akhirnya mereka tiba di pulau kecil sebagai tempat singgah yaitu tempat makan malam ataupun makan siang.
"Selamat siang kita telah tiba di pulau terakhir. Dari pihak panitia telah menyediakan makanan siang sehingga kita akan menikmati makanan siang di sini untuk itu silahkan bapak ibu untuk turun" ucap seorang petugas sebagai pemandu dalam perjalanan ini.
Segera setelah itu semua penghuni kapal segera turun mereka dapat melihat beberapa restoran seafood yang berjejer rapi di pinggir pantai.
Mengikuti petugas pemandu mereka dapat menyaksikan pemandangan sepanjang jalan yang berisikan penginapan dan juga restoran bar Bank tempat penyewaan sepeda.
Di daerah seperti ini para pengusaha di sini tidak menggunakan mobil ataupun motor untuk bepergian ke tempat lain di dalam pulau tersebut selain sepeda.
Ini juga salah satu cara untuk tetap melestarikan keindahan alam agar tidak tercemar polusi.
Setelah melewati beberapa ruas jalan dan bangunan akhirnya mereka tiba di sebuah warung makan yang tidak terlalu mewah ataupun sederhana.
__ADS_1
Tetapi tatanan restoran itu lumayan bagus dan rapi dan begitu enak di pandang.
Gaya desain bangunan ini juga lumayan unik di mana lantai dasarnya ada di bawah laut.
Siapapun yang duduk di lantai seperti ini akan dapat menyaksikan penghuni laut dari luar kaca bangunan warung makan tersebut.
Waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam baru penghuni kapal kecil itu meninggalkan pulau yang memberikan mereka sebuah kepuasan jalan-jalan seperti ini.
Mereka terlalu banyak menemukan keindahan alam dunia di pulau tersebut.
Kalau mereka memiliki kesempatan untuk kedepannya nanti akan mereka kunjungi lagi mungkin dengan pacar atau istri bahkan mungkin bersama dengan keluarga kecil siapa yang tahu?
Seperti kemarin malam kejadian yang sama terjadi lagi tidak ada satupun yang ingin bergerak begitu saja.
Setelah beberapa hari menjelajahi sebagian negara Italia akhirnya rombongan itu kembali ke negara mereka masing-masing.
Setelah kemarin malam acara dalam ruangan dan kegiatan kemarin juga berakhir dengan sedu sehingga semua orang memiliki banyak waktu istirahat untuk menyiapkan tenaga terbang kembali ke negara asal.
Pada pagi hari ini semua rombongan sudah berkumpul di lobi hotel dan akan melakukan check out.
Para siswa dari Korea Selatan menyempatkan diri untuk bersalaman salam perpisahan kepada teman-teman dari Indonesia dan China.
Selama beberapa hari ini mereka banyak bertukar informasi bahkan mereka tidak segan-segan memberikan nama sosial media mereka seperti Instagram untuk saling berkomunikasi ke depannya nanti.
Yang meninggalkan halaman hotel pertama adalah rombongan dari Indonesia baru di susul oleh rombongan Jenk dan teman-teman.
Yang masih berada di lobi hotel adalah rombongan dari China karena mereka memiliki jam terbang yang sedikit lebih lambat.
Setelah menempuh perjalanan jauh rombongan Jenk dan teman-teman tiba dengan selamat di Korea Selatan walaupun masih ada sedikit kejadian di pesawat karena adanya gangguan yang di sebabkan oleh ******* kecil.
Untungnya para pengemudi dan pembina pesawat juga adalah orang yang memiliki kemampuan sehingga mudah menangani gangguan seperti itu.
Jangan lupa siapa dalang di balik tersebut. Para pramugari dalam pesawat tersebut telah di ganti dengan orang-orang ahli sehingga tidak heran mereka cakap dalam menangani masalah.
Bersambung>>>>>>>>
__ADS_1
***Jangan lupa bantuan rate cinta semua.
Salam Minray***