TUAN MUDA SEJATI

TUAN MUDA SEJATI
MERTUA YANG BAIK


__ADS_3

William Alexander adalah menantu dari keluarga wilson saat ini ia sedang melamun membayangkan bagaimana cara membahagiakan istri beserta William mempunyai tubuh yang tinggi dan juga tampan bahkan semua wanita yang menjumpainya mengira ia seorang anak orang kaya, saat sedang melamun Seorang wanita bertubuh tinggi dan juga berwajah cantik datang menghampiri nya wanita ini berusia sekitar delapan belas tahun ia adalah Jasmine wilson adik dari istrinya.


" kak ibu memanggil mu kebawah ada yang ingin ia katakan kepadamu." ucap Jasmine dengan tersenyum.


" baiklah kakak akan kesana." jawab William dengan tersenyum.


William turun dari tangga menuju ruang keluarga disana sudah ada istrinya Chelsea Wilson, ibu mertuanya Erina Yates, dan juga ayah mertuanya Jacob Wilson , Chelsea adalah pria yang cantik dan juga baik hati, sedangkan ibu mertuanya ia juga sama seperti Chelsea seorang ibu yang baik hati dan juga penyayang, Jacob adalah ayah yang tegas tetapi ia baik hati, setelah William sampai ia langsung duduk disamping Stevan Wilson anak terakhir dari Jacob dan juga Erina Stevan baru berusia sembilan tahun ia adalah anak yang lucu dan juga polos.


" ada apa ibu memanggil ku apa ada sesuatu yang harus aku kerjakan." tanya William dengan tersenyum.


" William besok kami akan pergi ke makan ibu dan juga ayahku apa kau Mau pergi bersama kami." tanya Erina dengan halus.


" tentu saja Bu aku akan pergi biarpun bagaimana aku adalah istri Chelsea jadi nenek Chelsea adalah nenekku juga." jawab William dengan tersenyum.


" William kau adalah pria yang baik sayang sekali andai kakek Wilson dan yang lainnya mengenalmu lebih dekat mereka pasti menyukaimu." ucap Erina dengan sedikit sedih.


" ibu benar tetapi Dimata mereka hanyalah uang dan juga martabat, bahkan mereka memperlakukan kita seperti bukan keluarga mereka Dimata kakek siapa yang lebih berkuasa itu yang pantas menjadi bagian dari keluarga mereka." sambung Chelsea dengan sedikit emosi.


" sudah kalian tidak perlu membahas mereka aku tidak masalah jika aku tidak di akui oleh mereka tetapi aku tidak akan terima jika mereka menghina keluarga ku." ucap Jacob dengan tegas.


keluarga Wilson adalah salah satu keluarga kaya di kota berilon mereka mempunyai sebuah perusahaan bernama Wilson comporation sebuah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi bangunan, walaupun mereka keluarga kaya tetapi mereka tidak masuk kedalam empat keluarga terkaya di kota berilon mereka hanya berada di keluarga tingkat dua, kekayaan mereka mencapai sepuluh sampai lima belas miliar dolar.

__ADS_1


Jacob adalah anak pertama dari Markus Wilson kepala keluarga Wilson, walaupun ia merupakan anak pertama tetapi ia tidak mempunyai hak sedikit pun dalam perusahaan berbeda dengan adiknya Hendrik Wilson ia adalah Wakil CEO dari Wilson compration ia juga mempunyai tiga puluh persen saham dalam perusahaan, sedangkan anak ketiga yaitu Tanya Wilson ia mengolah anak perusahaan dari Wilson compration sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa desain interior, anak terakhir adalah Lula Wilson ia juga sama dengan Tanya ia juga mengelola anak perusahaan dari Wilson compration yang bergerak di bidang jasa penyewaan alat alat kontruksi.


sedangkan Erina ia berasal dari keluarga sederhana walaupun berasal dari keluarga sederhana tetapi ia sangat pintar semasa kuliah nya bahkan ia mendapatkan beasiswa dari kampus, ayah Erina dan juga ibu Jacob adalah teman ibu Jacob menjodohkan Jacob dan Erina saat mereka tamat SMA Jacob juga menyukai Erina semenjak SMA jadi ia sangat senang ketika mengetahui itu begitupun dengan Erina ia juga mencintai Jacob dari SMA, baginya Jacob adalah pria yang baik walaupun ia berasal dari keluarga kaya ia bukan pria yang suka gonta-ganti pacar dan yang lebih penting ia tidak sombong seperti pria lain di SMA mereka.


keesokan paginya mereka sudah siap untuk berangkat ke makam ibu dan ayah Erina mereka pergi menggunakan taksi yang telah mereka sewa, beberapa saat kemudian mereka sampai di sebuah pemakaian umum di pinggir kota sebuah pemakaman yang tidak terlalu besar, mereka mulai berdoa dan juga membakar dupa untuk kedua orang tua Erina, Erina tidak tahan menahan air matanya ia ditinggal kan kedua orang tuanya sewaktu ia berkuliah kedua orang tuanya mengalami kecelakaan maut Erina yang mengetahui itu sangat terpukul atas kepergian kedua orang tuanya, untung saja waktu itu ada ibu Jacob yang menenangkan nya.


setelah selesai mendoakan kedua orang tuanya Erina mengajak mereka pulang saat sedang berjalan menuju taksi Stevan yang dari tadi diam tiba tiba bertanya kepada Jacob.


" ayah mengapa ayah tidak membeli mobil sendiri agar kita tidak perlu menggunakan taksi untuk pergi kemana saja." tanya Stevan dengan lucu.


Jacob yang mendengar pertanyaan anak laki-laki nya itu seketika tertawa lalu berkata." nak ayah janji jika ayah mempunyai uang ayah akan membeli mobil untuk kita biar kita tidak perlu menahan taksi untuk pergi kemana saja." jawab Jacob dengan tersenyum walau dalam hatinya sedih.


mereka naik kedalam taksi dan langsung pergi meninggalkan pemakaman umum itu William yang dari tadi diam ia tiba tiba berkata dalam hati." andai aku tidak mengalami kecelakaan tiga tahun lalu mungkin aku bisa membahagiakan kalian." ucap William dengan lirih.


" ayah ini adalah uang tabungan ku ayah bisa menggunakan ini untuk membayar biaya sekolah Jasmine." ucap Chelsea dengan lembut.


" tidak ayah tidak ingin menggunakan uang kalian ayah tidak ingin membuat kalian pusing biar ayah mencari pinjaman dari teman teman ayah semasa kuliah dulu." jawab Jacob dengan tegas.


" ayah tidak usah memikirkan kami ayah pakai ini saja dulu jika ayah punya uang ayah bisa mengganti nya kapanpun ayah mau." ucap Chelsea dengan tersenyum.


" sebaiknya kau simpan uang mu nak siapa tahu kau membutuhkan sesuatu kau bisa membelinya menggunakan uang itu." ucap Erina yang baru keluar dari kamarnya.

__ADS_1


Chelsea hanya bisa menuruti perintah kedua orang tuanya ia segera menyimpan kembali uangnya saat sedang memikirkan biaya sekolah anaknya handphone miliknya berdering itu adalah panggilan dari ayahnya Markus Wilson.


" halo ayah ada apa ayah menghubungi ku, apa ada yang bisa saya bantu." tanya Jacob dengan tersenyum.


" Jacob beberapa hari lagi ulang tahun ku aku ingin kalian datang ke acara ulang tahunku di rumah keluarga Wilson ingat jangan lupa membawa hadiah ." ucap Markus dengan dingin.


" baik yah aku pasti datang ke ulang tahun mu." jawab Jacob dengan tersenyum.


" baiklah aku sedang sibuk cukup dulu." ucap kakek Wilson dengan dingin.


setelah menerima telepon dari ayahnya wajah Jacob tambah murung William yang penasaran bertanya kepada ayah mertuanya itu siapa yang menghubungi nya." ayah siapa yang menghubungi ayah barusan mengapa wajah ayah tambah murung seperti itu." tanya William sambil tersenyum.


" itu adalah ayahku ia mengundang kita untuk datang ke acara ulang tahunnya, ia menyuruhku untuk membawakan hadiah untuknya." jawab Jacob dengan sedikit sedih.


" ayah tenang saja kalau masalah hadiah biar aku yang siapkan." jawab Chelsea dengan tersenyum.


" baiklah kalau begitu nanti jika ayah mempunyai uang ayah pasti akan mengganti uang mu, aku ingin kita semakin pergi ke acara itu." ucap Jacob dengan tersenyum.


"sebaiknya aku dirumah saja aku tidak ingin merusak suasana ulang tahun kakek wilson." ucap William dengan tersenyum.


" tidak kita semua akan pergi kau adalah menantuku aku tidak akan membiarkan mereka menghina mu." jawab Jacob dengan tegas.

__ADS_1


" baiklah kalau begitu aku akan mengikuti mau ayah, aku ke dapur dulu untuk memasak sesuatu untuk makan siang." ucap William dengan tersenyum.


William pergi ke dapur dan mulai memasak untuk mereka William memasak masakan kesukaan mereka semua.


__ADS_2