
keesokan harinya Jacob sudah diizinkan pulang, William membawa mereka menuju apartemen milik Richard karena saat ini villa yang ia pesan sedang di renovasi sebentar, sehabis mengantarkan Jacob dan yang lainnya ia langsung pergi menuju kantor, William merasa ada orang yang sedang mengawasi nya secara diam-diam.
ketika dalam perjalanan menuju kantor ia melihat sebuah mobil Van berwarna hitam sedang mengikutinya, ia tahu kalau itu bukan anak buah Richard maupun Jhon Hart, jadi William langsung melajukan mobilnya menuju tempat sepi, tetapi mereka cukup pintar mereka tahu kalau William sedang memancing mereka menuju perangkap nya.
" mereka bukan orang biasa, nampaknya ini ada hubungannya dengan kejadian kemarin di bandara." ucap William dengan dingin.
William telah sampai di kantor dan segera pergi menuju ruangan nya, ia tidak ingin memberi tahu Quinton dan juga Peter tentang kejadian kemarin di bandara, sedangkan Niel ia sedang berada di villa milik Stuart saat ini ia sedang menikmati sebotol minuman saat sedang menikmati minuman nya Stuart datang melaporkan sesuatu kepadanya,dari wajahnya nampak nya ini adalah sesuatu yang serius, Niel tidak menatapnya ia hanya memandang keluar jendela sambil memainkan gelasnya.
" tuan muda salah satu utusan keluarga Jean akan datang kesini malam ini nampaknya mereka ingin bergabung dengan mainan anda." ucap Stuart dengan tersenyum.
" biarkan mereka aku yakin William bisa menghancurkan mereka dengan mudah, aku juga sudah muak dengan mereka mereka tidak pernah mendengarkan apa yang adikku bicarakan." jawab Niel dengan dingin.
" baiklah kalau begitu aku izin kembali kedepan."ucap Stuart dengan tersenyum
setelah Stuart keluar dari ruangan itu Niel memejamkan mata nya hingga ia tertidur di atas kursi, sedangkan William ia masih sibuk dengan urusan kantor, saat sedang sibuk dengan urusan kantor handphone William berdering itu panggilan dari Olivia, William segera mengangkat telepon nya ia takut kakaknya akan marah kepadanya.
" halo dik aku sudah memesan apa yang kau minta, aku memesan satu set perhiasan buatan De Luca perhiasan ini hanya satu di dunia dan nama perhiasan ini Rose gold blue eyes aku akan menyuruh seseorang untuk mengantarkan nya kepada mu."ucap Olivia dengan dingin.
" terimakasih kak maaf sudah mengganggu waktu mu." ucap William dengan santai.
De Luca adalah disainer asal Italia ia salah satu orang yang bekerja sama dengan Olivia, ia banyak membuat perhiasan limited edition yang hanya bisa di beli oleh orang-orang terpandang seperti keluarga terkaya di dunia maupun di negara mereka, salah satu perhiasan termahal yang ia buat yaitu rose gold blue eyes, sebuah satu set perhiasan yang dibuat dengan emas murni dan dilapisi berlian berwarna biru berbentuk mata, sedangkan di kalung nya terdapat ukiran berbentuk mawar dan di tengahnya ada sebuah berlian berwarna biru berbentuk mata, harga dari satu set perhiasan ini seharga lima puluh miliar dolar.
William masih sibuk dengan pekerjaannya hingga ia tidak sadar bahwa jam sudah menunjukkan pukul setengah dua siang, ia menghubungi Quinton tetapi Quinton sedang berada di restoran sedang makan siang bersama yang lainnya, William segera meninggalkan ruangan nya dan ingin kembali ke apartemen milik Richard, William memperingati sekelilingnya ia tidak melihat mobil yang tadi pagi mengikuti Nya, ia merasa itu hanya mobil yang tujuannya sama dengan arah ke perusahaan nya jadi ia segera masuk ke mobil dan langsung meninggalkan kantor dengan santai.
sedangkan di villa mewah milik keluarga Wilson kakek Wilson nampak lebih tua sepuluh tahun ia sedang pusing memikirkan perusahaannya , sebenarnya istrinya masih memiliki beberapa harta lainnya yang ia tidak ketahui disimpan dimana istrinya berencana memberikan itu kepada Jacob tetapi belum sempat memberikannya istrinya sudah di jemput oleh yang maha kuasa, yang hanya mengetahui Harta itu hanya lah mantan pengacara istrinya, tetapi sayang ia tidak mengetahui di mana pengacara itu dan juga ia tidak mempunyai nomor handphone nya.
William masih penasaran tentang identitas Jacob saat sedang memikirkan itu ia dikagetkan dengan panggilan telepon dari Zayn Malik, iaWilliam segera menepikan mobilnya dan langsung mengangkat telepon nya.
__ADS_1
" halo tuan muda apa tuan muda sibuk jika tidak kami sekeluarga ingin bertemu dengan anda, tetapi jika tuan muda sedang sibuk kami akan menunggu waktu yang tepat untuk bertemu dengan anda." tanya Zayn Malik dengan sopan.
"kebetulan saat ini aku sedang ingin kembali ke apartemen jika kalian ingin bertemu tunggu aku di diamond surface jam tiga sore aku akan kesana menemui kalian." ucap William dengan santai.
" baiklah tuan muda aku akan menunggu mu disana." jawab Zayn Malik dengan sopan.
sedangkan Niel ia sedang berlatih bersama Stuart dan beberapa anak buahnya mereka berlatih bela diri seperti taekwondo, karate, dan beberapa bela diri lainnya, saat sedang berlatih seseorang datang membawa handphone milik Niel itu adalah panggilan dari Kevin, Kevin hanya bertanya bagaimana perkembangan di sana tetapi Niel hanya menjawab singkat pertanyaan nya, setelah selesai berlatih ia pergi mandi dan bersiap untuk pergi berkeliling kota berilon, seperti biasa Stuart hanya mengutus beberapa anak buah kepercayaan nya untuk menemani Niel ia juga mengutus asisten nya untuk pergi bersama mereka.
William singgah di sebuah restoran China karena ibu mertuanya sangat menyukai makanan Chinese, setelah mengambil pesanannya ia pergi keluar dari restoran tanpa di duga rombongan Niel datang ke restoran itu, sebuah mobil RollsRoyce phantom berwarna putih dan beberapa Mercedes Benz G- Class datang Niel tidak mengetahui bahwa William sedang berada di sana karena ia menyuruh anak buahnya untuk berhenti mengikuti William, William segera masuk ke dalam mobilnya dan langsung meninggalkan restoran.
sesampainya di apartemen William langsung pergi menuju lantai 15 sesampainya di atas ia langsung memanggil mereka makan, mereka pun makan bersama dengan senang, William melihat Jacob sedang sedih jadi ia pun bertanya kepada ayah mertuanya itu kenapa wajahnya menjadi sedih seperti itu, Jacob menjawab karena ia bosan berada di apartemen terus ia merasa sebagai ayah ia tidak bisa menjaga anak anaknya dengan baik jika ia mempunyai kekuatan untuk melawan keluarga Wilson mungkin ini tidak akan terjadi, tetapi William langsung menenangkan ayah mertuanya ia berkata ayah mertuanya adalah pria yang hebat yang pernah ia temui selain ayahnya..
Jacob mengerti maksud William jadi ia segera kembali menjadi optimis ia tidak ingin anak-anaknya menjadi sedih karena dirinya, setelah selesai makan William merapikan meja makan tetapi Erina menghentikan nya ia tidak ingin William mengerjakan pekerjaan rumah, karena ibu mertuanya melarang nya ia pamit untuk kembali ke kantor karena sebentar lagi jam tiga sore, William melihat Chelsea dan juga Jasmine sedang bermain dengan Stefan ia pun memanggil Chelsea dan memberikan kunci mobil nya untuk ia gunakan pergi ke mall baru yang ia miliki.
" kau sudah ingin kembali ke kantor ya." tanya Chelsea dengan ragu.
" iya aku pergi ke kantor dulu mungkin malam ini aku harus lembur, ini kunci mobil kalian pergi lah ke pusat perbelanjaan yang baru di buka beberapa hari yang lalu, aku tahu kalian pasti bosan di rumah."ucap William dengan tersenyum.
" kau pergilah ini pakai kartu ATM ku sedangkan uang yang ada padamu simpan itu dengan baik."ucap William memberikan kartu ATM berwarna silver kepada Chelsea ia juga memberikan kartu yang Olivia berikan kepadanya yaitu kartu pelanggan VVIP di setiap tokoh branded di setiap dunia, kartu itu berwarna hitam dan dilapisi dengan emas murni disana juga tertulis nama William dan juga logo Phoenix
" ini kartu apa aku baru kali ini melihatnya." tanya Chelsea dengan penasaran, memang hanya sedikit orang yang memiliki kartu ini hanya beberapa gadis dan juga perempuan dari keluarga Alexander yang memiliki kartu ini, sampai itu hanya sedikit orang yang mengetahui nya Hanya para keluarga terkaya dan para orang yang bekerja di dunia barang mewah.
" kau bisa gunakan itu untuk membeli beberapa barang di toko branded, pergilah aku akan naik taksi untuk pergi ke kantor." ucap William sambil meninggalkan istrinya setelah keluar dari apartemen ia menelpon Richard untuk menjemput nya di apartemen, ketika William di bawah sebuah mobil Mercedes Benz Maybach sudah menunggu nya di depan,di dalam sudah ada Richard dan juga beberapa anak buahnya mereka sudah menunggu William dari tadi, William naik ke dalam mobil dan langsung pergi menuju diamond surface, hanya dalam beberapa menit mereka sampai dan langsung pergi menuju tempat dimana keluarga Malik sedang menunggu.
disana sudah ada keluarga Malik mereka datang secara lengkap bukan hanya Keluarga Malik, tetapi Digo Lington, Shane Filan, Stephen Yun, Freddy, dan juga tiga raja dunia bawah, William langsung duduk di kursi utama, Freddy memerintahkan pelayan untuk menuangkan secangkir kopi untuk William pelayan pun langsung menuangkan kopi dengan tersenyum, Zayn menyuruh adiknya untuk menyampaikan apa yang ingin ia sampaikan.
" tuan muda ini adalah undangan pertunangan anak saya Ken Malik dan juga saudara ipar anda Angela Wilson, saya ingin anda hadir dalam acara ini." ucap Bery Malik dengan sopan.
__ADS_1
" jadi karena ini kalian mengundang ku tetapi maaf mulai sekarang aku bukan lagi bagian dari keluarga wilson aku dan keluarga istriku telah di tendang oleh mereka, aku akan menghancurkan keluarga Wilson mulai sekarang dan siapapun yang mempunyai hubungan dengan mereka aku juga akan menghancurkan nya, Zayn Malik kau sebagai kepala keluarga Malik kau pasti tahu apa yang kau lakukan jika kalian melakukan pertunangan ini aku akan menghancurkan keluarga kalian sekarang juga." ucap William dengan dingin.
Zayn yang mendengar perkataan william seketika badan nya mengeluarkan keringat dingin mukanya juga menjadi pucat seperti seprei, seketika ia langsung berlutut di depan William dan langsung memohon agar Jangan melakukan itu.
" tuan muda maafkan kami sebenarnya aku juga tidak setuju dengan pertunangan ini, aku janji mulai sekarang aku akan membatalkan pertunangan dengan mereka aku juga akan menarik semua kerja sama dengan keluarga Wilson."ucap Zayn Malik dengan gugup.
Ken yang mendengar itu merasa senang sebenarnya ia tidak mencintai Angela dengan serius , tetapi karena Angela pernah mengandung anaknya, karena ia belum siap menjadi ayah di usia muda ia menyuruh Angela menggugurkan kandungan nya yang baru satu bulan, Zayn segera menyuruh semua anggota keluarga nya untuk berlutut di depan William jika mereka tidak berlutut ia akan membunuh mereka atas semua ini.
" tuan muda aku janji malam ini aku akan pergi ke rumah keluarga Wilson untuk membatalkan pertunangan kami." ucap Ken dengan memohon.
" kalian semua boleh berdiri Ken Malik aku tidak ingin kau membatalkan nya sekarang aku ingin kau membatalkannya ketika hari pertunangan, kalian boleh pergi ingat lakukan tugasku, dan untuk tuan Malik pertama dan kedua aku ingin kalian tetap di sini ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian." ucap William dengan dingin.
setelah semua pergi William berdiri membelakangi mereka" aku ingin kalian mencari tahu tentang keluarga Wilson, dan aku ingin kalian mencari tahu siapa ayah kandung ayah mertuaku." ucap William dengan dingin.
" baik tuan kami akan melaksanakannya secepatnya." ucap mereka secara bersamaan.
semua orang telah pergi di dalam ruangan hanya ada William, Freddy dan empat raja dunia bawah, William mulai kembali duduk, wajah William kembali tenang ia kembali meminum kopinya.
" Freddy apa kau sudah menyiapkan apa yang aku minta beberapa hari yang lalu." tanya William dengan tersenyum.
" tentu saja tuan muda aku sudah menyiapkan semuanya aku sudah meminta manajer restoran
Le Taillevent untuk mengosongkan restoran pada malam ulang tahun nyonya muda, sedangkan paket bunga dari Praha akan datang pada siang hari." ucap Freddy dengan hormat.
" bagus aku ingin ulang tahun istriku menjadi ulang tahun termewah sepanjang masa, aku ingin kalian hadir dalam acara itu." ucap William dengan tersenyum.
" baik tuan aku akan menyuruh anak buah kami untuk berjaga di malam ulang tahun nyonya muda." ucap Richard dengan tegas.
__ADS_1
" baiklah terimakasih Freddy siapkan aku mobil." ucap William sambil meninggalkan mereka.
Freddy segera menghubungi petugas valet untuk menyerahkan mobilnya kepada William, sesampainya di depan sebuah mobil Lexus RX sudah ada menunggu nya.