TUAN MUDA SEJATI

TUAN MUDA SEJATI
RENCANA SELANJUTNYA WILLIAM


__ADS_3

Jhon dan beberapa anak buah milik Freddy membersihkan tempat itu setelah itu mereka membawa mayat ketujuh bersaudara ke mobil yang telah disiapkan, sedangkan William dan Freddy mereka telah meninggalkan tempat itu dengan salah satu anak buah Freddy yang ditugaskan untuk membawa mobil menggantikan Jhon, William telah sampai di depan gedung apartemen dan masuk untuk kembali bekerja karena jam sudah menunjukkan pukul lima pagi.


Sesampainya di dalam apartemen William langsung menuju ke dapur ingin menyiapkan makanan untuk keluarganya tetapi ketika ia membuka kulkas bahan makanan sudah hampir habis, William terpaksa pergi ke supermarket terdekat untuk berbelanja keperluan bahan makanan tidak sampai lima menit ia sampai di sebuah supermarket di samping apartemen, ia pun masuk dan mulai memilih bahan makanan ia mengambil lopster, daging sapi, daging ayam, ikan salmon dan tuna, telur, dan beberapa sayur-sayuran dan buah-buahan.


William juga mengambil beberapa bumbu dapur yang stoknya mulai habis semua barang yang ia pilih adalah bahan makanan kualitas premium ia menghabiskan uang sebanyak sepuluh ribu dolar untuk semua bahan makanannya, setelah selesai berbelanja bahan makanan ia pun kembali ke apartemen dan langsung memasak beberapa menu setelah selesai memasak William mengganti pakaiannya dengan pakaian olahraga karena ia ingin berolahraga pagi ini.


Awalnya William ingin joging pagi tetapi karena sebentar lagi jam enam pagi ia pun memutuskan untuk pergi ke tempat gym yang ada di lantai dasar apartemen, setelah sampai di ruangan gym ia pun langsung melakukan beberapa gerakan pemanasan setelah melakukan pemanasan ia pun langsung bergelut dengan beberapa alat fitness, dimulai dari lari di treadmill, angkat beban, dan beberapa alat lainnya setelah ia rasa cukup ia pun kembali ke apartemen ia mendapati Jacob dan Erina sudah bangun dari tidurnya mereka berdua sedang sibuk menyiapkan keperluan Stefan yang akan pergi ke sekolah.


" Pagi Bu, pagi yah." Ucap William dengan tersenyum.


"Ayah pikir kau masih tidur ternyata kau sudah bangun, dari mana kau nak." Ucap Jacob sekaligus bertanya kepada William.


"Aku dari tempat gym yah, aku sudah membuat sarapan untuk kalian semua kalian bisa makan sebelum berangkat mengantarkan Stefan." Ucap William dengan tersenyum.


"Oh kau memasak hari ini bagus ayah sudah lama tidak memakan masakan mu." Ucap Jacob dengan tersenyum.


William izin ke kamarnya karena ia harus mandi dan bersiap berangkat bekerja sesampainya di kamar ia mendapati Chelsea sedang membersihkan kamar mereka, William masuk ke kamar mandi dan langsung membersihkan badannya setelah selesai mandi ia sudah mendapati Chelsea tidak lagi berada di kamar mereka, ia pun membuka lemarinya dan mengambil satu Set setelan jas berwarna abu-abu muda miliknya, kemeja berwarna putih dan juga dasi berwarna merah maroon.


Setelah selesai memakai pakaiannya ia mengambil sepatu pantofel berwarna coklat muda dan memakai jam tangan pembelian ayahnya, ia pun pergi sarapan bersama istrinya karena yang lainnya sudah berangkat meninggalkan apartemen mereka sarapan pagi bersama setelah selesai sarapan ia pamit kepada Chelsea untuk berangkat ke kantor.


Ketika dalam perjalanan menuju mobilnya handphonenya berdering itu adalah panggilan dari Kurt Schneider pengacara pribadi miliknya.


" Halo tuan Schneider apakah anda sudah berada di diamond surface." Tanya William dengan santai.


" Saat ini saya sedang dalam perjalanan menuju kesana tuan muda." Jawab Kurt dengan hormat.


" Baik jika kau sudah sampai disana langsung temui Freddy aku sudah memberitahunya bahwa kau akan kesana hari ini." Ucap William dengan santai.


" Baik tuan muda." Jawab Kurt dengan tersenyum.


William telah sampai di depan mobilnya ia masuk dan langsung pergi meninggalkan apartemen miliknya sementara di villa mewah milik keluarga Alexander seluruh keluarga Alexander sedang sarapan pagi bersama, hari ini Wayne dan Elizabeth ingin pergi jalan-jalan mengitari kota berilon mereka berdua sudah terlihat rapi Sebastian yang melihat mereka segera bertanya kepada kakaknya Wayne.


" Kak apa kau ingin pergi bersama kakak ipar hari ini." Tanya Sebastian dengan tersenyum.


" Iya hari ini kami ingin pergi jalan-jalan berdua sekaligus aku ingin mampir ke kantor milik William, aku ingin melihat apakah ia mampu mengurus perusahaan miliknya." Ucap Wayne sambil mengolesi roti miliknya dengan selai strawberry kesukaannya.

__ADS_1


" Aku akan menyiapkan mobil dan juga beberapa orang pengawal untuk menjaga kalian berdua." Ucap Sebastian sambil mengambil handphonenya.


" Tidak perlu kami berdua ingin menghabiskan waktu berdua, lagipula tidak ada yang tahu tentang kedatangan ku di kota ini." Jawab Wayne dengan tersenyum.


Billy dan juga Lincoln yang mendengar jawaban kakaknya itu segera berseru kepada Wayne.


" Kak keselamatan mu itu penting kita tidak tahu bahwa beberapa keluarga penting lainnya sudah mengetahui keberadaan mu di kota ini, kau harus tetap pergi dengan pengawalan." Ucap Billy dengan khawatir.


" Kak Billy benar kak kau harus dalam pengawalan ketat biarpun bagaimana banyak orang yang menginginkan nyawa mu." Ucap Lincoln dengan hormat.


"Kalian tidak perlu khawatir aku dan Elizabeth akan baik-baik saja." Ucap Wayne yang merasa tersentuh dengan kekhawatiran adik-adiknya.


" Kak apa perlu aku meminta bantuan suamiku untuk mengawal mu pergi bersama kakak ipar." Ucap Felicia dengan hormat.


" Iya kak aku bisa menyuruh beberapa tentara di kota ini untuk mengawal kalian berdua." Ucap Ethan dengan hormat.


" Wayne sebaiknya kau dengarkan perkataan adik-adikmu ayah juga khawatir dengan dirimu, apa kau ingat dulu ketika di Amber kau pernah menolak pengawalan ketat dari Sebastian, kau diserang oleh beberapa orang misterius untung saja Felicia menyuruh Ethan untuk mengikuti mu secara diam-diam, jika Ethan dan pasukannya tidak ada mungkin kau sudah mati tanpa pernah bertemu dengan William lagi." Ucap Zeus dengan tegas.


Dulu ketika William dinyatakan meninggal Wayne dan beberapa anggota keluarga Alexander pergi mengunjungi kota Amber Wayne yang saat itu ingin pergi menemui Oscar Amstrong, pergi seorang diri tanpa pengawalan dari Sebastian bukan karena Sebastian tidak bisa tetapi Wayne yang menolak tawaran dari Sebastian Zeus yang mengetahui itu menyuruh Ethan mengikuti Wayne secara diam-diam, hingga di jalan dekat villa mewah keluarga Amstrong Wayne diserang oleh beberapa kelompok misterius awalnya Wayne bisa melawannya tetapi salah satu dari kelompok itu menembak kaki dan juga dadanya hingga ia hampir mati di tangan mereka.


Ethan yang melihat itu tidak tinggal diam ia dan pasukannya langsung mengeksekusi mati mereka di tempat Ethan yang panik melihat Wayne sudah mulai pingsan segera melaporkan hal ini kepada Zeus dan juga Sebastian, dengan cepat Ethan menyuruh salah satu anak buahnya untuk segera membawa Wayne menuju rumah sakit terdekat untung saja nyawanya masih sempat terselamatkan Ethan dan juga Sebastian mengintrogasi salah satu dari mereka yang masih hidup tetapi orang itu lebih memilih mati dari pada buka mulut.


Semenjak itu hubungan keluarga Alexander dan juga Amstrong semakin menegang mereka sering kali melakukan peperangan terbuka Wayne dan juga Oskar sama sekali tidak menginginkan hal ini terjadi, tetapi karena tidak ada petunjuk tentang pelaku penyerangan Wayne keluarga Amstrong menjadi tersangka dalam hal itu beberapa kali para petinggi keluarga ini bertemu secara tertutup tetapi masalah ini tidak pernah selesai hingga saat ini, setelah kejadian itu banyak orang yang menginginkan nyawa Wayne bahkan saat Wayne dan juga Sebastian pergi ke Italia untuk urusan bisnis seorang penembak jitu menembak Wayne yang sedang berada di dalam mobilnya.


Untung saja kaca mobil yang mereka gunakan adalah kaca anti peluru hingga tidak terjadi apa-apa dengan Wayne dan juga Sebastian seorang gangster di Italia yang merupakan sahabat dekat Wayne mengerahkan seluruh pasukannya untuk mencari orang itu, tidak sampai satu hari orang itu ditemukan tewas gantung diri di dalam sebuah kamar penginapan Wayne awalnya berpikir itu adalah seorang pembunuh bayaran yang disuruh seseorang untuk membunuhnya.


Tetapi setelah diselidiki lebih lanjut orang itu hanyalah seorang pembunuh bayaran yang mengincar nyawa miliknya di dunia pembunuh bayaran jika seseorang berhasil membunuh seseorang yang sangat penting maka ia akan menjadi pembunuh bayaran yang paling disegani oleh semua pembunuh bayaran.


" Baiklah aku ingin kau menjadi sopirku, aku tidak ingin membuat orang- orang yang ada di kota ini menjadi heboh dengan beberapa tentara yang mengawal ku jadi perintahkan mereka untuk mengawal kita secara diam-diam." Ucap Wayne dengan tegas.


" Baik kak aku akan menelpon kepala champ yang ada di kota ini untuk mengirimkan sepuluh orang pasukan elite mereka untuk mengawal kita secara diam-diam." Jawab Ethan dengan hormat.


" Kakek, ayah, paman, bibi kami bertiga berangkat ke kantor dulu." Ucap Quinton yang telah selesai sarapan pagi.


" Baiklah kalian bertiga hati-hati dijalan." Ucap Zeus dengan tersenyum.

__ADS_1


" Quinton jaga adikmu jangan sampai ia telat makan." Ucap Natasha dengan tegas.


" Baik bibi." Ucap Quinton dengan tersenyum.


Setelah pamit mereka bertiga pergi menuju depan villa disana sudah ada mobil tiga mobil yang sedang dipanaskan yaitu Audi R8 spider berwarna hitam milik Peter dan McLaren Sena spider berwarna oranye milik Quinton ada juga Lexus RX yang akan digunakan oleh Wayne dan juga Elizabeth, sementara Elvin sedang bersiap untuk pergi menemui seseorang ia menggenakan tutlle neck berwarna abu-abu muda dan jas berwarna hitam saat sedang memakai sepatunya seseorang mengetuk pintu kamarnya itu adalah salah satu dari pengawal pribadi miliknya.


" Tuan muda Elvin mobil sudah siap kita bisa berangkat sekarang juga." Ucap pria itu dengan hormat.


" Baiklah kita berangkat ke sana." Ucap Elvin sambil memakai jam tangan rolex daytona miliknya


sebenarnya Adrian mempunyai villa di kota berilon tetapi Elvin memutuskan untuk menginap di Berilon internasional hotel ini adalah hotel termewah kedua setelah diamond surface, hotel ini adalah hotel milik pemerintah karena setiap ada tamu pejabat yang datang ke kota berilon mereka akan menginap di kota ini sedangkan diamond surface itu adalah sebuah hotel milik keluarga Alexander, awalnya Elvin ingin menginap di diamond surface tetapi karena Freddy adalah salah satu orang kepercayaan William ia yakin Freddy akan memerintahkan anak buahnya untuk mengawasinya secara diam-diam.


Di depan pintu hotel sudah ada sepuluh mobil land crusher Prado yang siap menunggunya Elvin naik ke salah satu mobil dan langsung memerintahkan untuk berangkat, sementara William ia telah sampai di diamond surface semua penjaga langsung membungkuk ketika William turun dari mobilnya William tersenyum kepada mereka semua dan langsung pergi menuju lift VVIP dan langsung menekan nomor yang akan ia tuju, di lantai atas di sebuah ruangan yang ada di lofttop sebuah ruangan berbentuk Piramida yang terbuat dari kaca Freddy dan Kurt sedang asik menikmati secangkir teh ruangan ini adalah ruangan khusus yang didesain oleh Freddy untuk menyambut Zeus dan beberapa petinggi keluarga Alexander untuk menikmati secangkir teh di pagi hari dan juga malam hari.


Ruangan ini tidak disewakan kepada pelanggan hotel karena Freddy tidak mengizinkan siapa saja memasuki ruangan ini hanya beberapa karyawan yang telah ia percayai untuk membersihkan tempat ini, William telah sampai di depan ruangan yang Freddy maksud ia pun langsung masuk kedalam dan pergi menemui Kurt Freddy dan Kurt yang melihat kedatangan William segera berdiri dan langsung memberi salam sambil membukukan badan mereka berdua.


" Selamat pagi tuan muda, apa anda ingin teh atau kopi." Ucap Freddy dengan hormat.


" Aku ingin latte art satu." Ucap William dengan tersenyum.


" Baik tuan muda." Ucap Freddy dengan tersenyum.


" Pagi tuan muda ini adalah surat yang anda minta, saya sudah menaruh materai dan juga pulpen di dalam map ini anda bisa membacanya jika ada yang kurang." Ucap Kurt dengan hormat.


" Terimakasih tuan Schneider saya ingin mengeceknya terlebih dahulu, agar jika ada yang kurang saya bisa meminta anda untuk menggantinya sesuai keinginan saya." Ucap William dengan tersenyum.


William mengecek surat buatan Kurt setelah ia rasa sesuai ia menaruhnya kembali kedalam map Freddy yang pergi membuatkannya kopi sudah kembali dan menyerahkan kopi buatan barista hotel kepada William, William mengambil kopinya dan langsung meminumnya secara perlahan William menyerahkan map itu kepada Freddy untuk ia simpan dengan baik Freddy mengambilnya dan langsung memegangi map itu dengan tangan kanannya.


William mengeluarkan sebatang rokoknya dan langsung membakarnya dengan korek gas miliknya sementara Elvin ia telah sampai di sebuah daerah pegunungan di ujung tenggara kota berilon, disana ada sebuah tembok kayu di tengah hutan ada beberapa orang yang berjaga di depan gerbang mereka memegang sebuah senjata salah satu dari penjaga maju dan menyuruh sopir Elvin untuk membuka kaca mobil mereka.


" Ada tujuan apa kalian kemari." Ucap penjaga dengan nada yang kurang ramah.


" Buka gerbangnya aku kemari karena perintah ayahku Adrian Taylor." Ucap Elvin dengan acuh tak acuh.


" Maaf tuan muda Elvin saya tidak mengenali anda, sekali lagi mohon maaf tuan muda Elvin." Ucap penjaga itu dengan sikap yang langsung berubah menjadi sangat hormat kepada Elvin.

__ADS_1


Setelah mengetahui identitas Elvin ia menyuruh dua orang temannya untuk membukakan gerbang untuk Elvin dan rombongannya tidak lama pintu gerbang terbuka Elvin dan rombongannya masuk kedalam menggunakan mobil milik mereka, setelah mereka masuk pintu gerbang kembali ditutup oleh kedua orang itu dan kembali berjaga di sekeliling pintu gerbang ada dua puluh orang yang berjaga di depan gerbang dan beberapa jebakan yang dipasang di sekililing mereka.


Dulu tempat ini adalah sebuah tempat persembunyian tentara China setelah perang berakhir tempat ini menjadi kosong ketika Adrian berkunjung ke kota ini pertama kali, ia membeli tempat ini dari seseorang yang sempat membeli tempat ini setelah berhasil mendapatkannya ia menjadikan tempat ini sebagai tempat rahasia miliknya sekaligus kelompok miliknya yang ada di kota berilon.


__ADS_2