
saat ini William dan Peter sedang dalam perjalanan pulang William berencana untuk mencari tahu siapa pelaku sabotase rem mobil nya tiga tahun yang lalu, saat sedang dalam perjalanan handphone William berbunyi itu adalah panggilan dari Quinton.
" halo Kak apa Diana sudah ketemu, maaf aku baru menghubungi kalian, saat ini aku benar benar kelelahan sampai sampai aku ketiduran." ucap Quinton dengan penasaran.
" Diana sudah ketemu, Quinton untuk saat ini aku belum bisa pulang besok aku ingin kalian pergi ke perusahaan besok istriku akan datang, aku sudah memberitahu asisten Ku untuk membawanya bertemu dengan mu ." ucap William dengan tersenyum.
" baik kak aku akan melaksanakan perintah mu." ucap Quinton dengan tersenyum.,
setelah itu William langsung menghubungi Freddy more untuk menyuruh seseorang untuk mengantarkan Quinton, Clara, dan juga Andy untuk berangkat ke kantor, ia juga meminta Freddy untuk mengumpulkan empat raja dunia bawah , dan juga keluarga kelas atas kota berilon.
" halo paman aku ingin seseorang untuk mengantarkan adik dan juga temanku pergi ke perusahaan besok pagi, dan aku ingin empat raja dunia bawah dan empat keluarga kelas atas untuk datang ke perusahaan ku besok, beri tahu kepada mereka Quinton adalah wakil direktur saat ini.
" baik tuan muda akan aku suruh sopir pribadimu yang baru direkrut oleh ku." jawab Freddy dengan tersenyum.
setelah itu William sampai di rumah keluarga Alexander ia dan Peter langsung pergi meninggalkan garasi menuju kamar mereka masing-masing, keesokan paginya Wiliam bersiap siap untuk mencari tahu siapa pelaku dari sabotase rem mobilnya , ia juga mengajarkan Peter dan juga keempat anak buahnya, Albert dan yang lainnya sudah menunggu William di luar rumah keluarga Alexander, saat sedang mengenakan jasnya Quinton menghubungi nya.
" halo kak sebentar lagi kami akan berangkat ke perusahaan, apa ada perintah lainnya." tanya Quinton dengan tersenyum.
" sesuai perintah ku, jika kalian butuh sesuatu bilang saja ke Freddy atau asistenku." jawab William dengan santai.
" baik kak."Jawab Quinton dengan senang.
setelah itu William langsung pergi menuju tempat Albert dan yang lainnya berada, William tidak lupa berpamitan dengan ayah dan ibunya, ia juga turun untuk menemui kakeknya, Peter yang dari tadi bersama Albert sedang berbicara sambil meminum secangkir kopi . William pun datang dan langsung mengajak mereka pergi.
" ayo berangkat aku ingin secepatnya tau siapa orang yang berani mengganggu ku." ucap William dengan dingin.
" kak kita mulai dari mana." tanya Peter dengan santai.
" kita mulai dari the Ruby rooms, tempat terakhir yang aku kunjungi sebelum terjadi kecelakaan itu." ucap William dengan dingin.
" kak bukannya tempat itu milik keluarga Amstrong, kalau tidak salah tempat itu milik Leo , apa kau yakin kita akan kesana." ucap Peter dengan kaget.
" tentu saja, kau tenang saja kita kesana bukan cari Ribut dengan mereka." ucap William dengan tersenyum.
setelah itu mereka pergi kali ini William tidak menyetir mobil, kali Tyson yang membawa mobil, mereka pergi menggunakan Rolls-Royce phantom di samping Tyson ada Don Albert dan dibelakang ada William, dan juga Peter yang duduk dengan santai, dibelakang mereka ada mobil Chevrolet Camaro warna hitam milik Bryan Robson, dan dibelakang Bryan ada mobil Audi R8 GT milik roman Pearce, sesampainya mereka disana mereka langsung turun dan ingin masuk kedalam tetapi seorang pria berbadan besar menghalangi jalan William.
" maaf tuan untuk saat ini kami tidak menerima pengunjung, karena di dalam tuan Leo sedang ada rapat dengan petinggi snake eyes."
seketika Albert yang ingin maju langsung dihentikan oleh William, William tidak ingin cari Ribut dengan Leo baginya Leo hanya tangan kanan orang itu, walaupun Leo kuat tetapi masih ada lima orang dari keluarga Amstrong yang lebih kuat darinya, dan orang yang dimaksud William adalah pemimpin dari mereka berenam.
" beri tahu Leo Amstrong aku William Alexander ingin menemui nya." kata William dengan dingin.
penjaga ini tidak bodoh ia tau siapa William bahkan jika Leo adalah sekelompok singa bagi orang orang William adalah naga sejati, seketika orang itu mengambil handphone nya dan langsung menghubungi Leo Amstrong.
" halo , tuan Leo di luar ada tuan muda Alexander, ingin menemui anda."
" hahahaha, baik tunggu aku di sana." ucap Leo sambil tertawa, setelah itu ia pergi bersama semua orang yang ada didalam klab .
__ADS_1
" lama tidak berjumpa William, ada urusan apa kau datang kemari." ucap Leo Dangan senyum mengembang.
" lama juga tidak bertemu, Pedahal baru dua hari yang lalu kita bertemu." ucap William sambil berjalan masuk bersama Peter dan yang lainnya.
" Leo apa aku bisa melihat rekaman CC TV tiga tahun yang lalu." tanya William dengan dingin.
" memangnya ada apa mengapa kau ingin mengecek CC TV kami." tanya Leo dengan penasaran.
" tiga tahun yang lalu tempat terakhir yang aku kunjungi adalah tempat ini, aku yakin rem mobil ku disabotase disini." jawab William dengan tersenyum dingin kepada mereka.
" baiklah silahkan ikuti aku." jawab leo dengan tersenyum kepada William
ketika itu William langsung mengikuti Leo menuju tempat keamanan, Di sana ada sebuah monitor besar yang memperlihatkan rekaman CC TV, Leo memerintahkan anak buahnya untuk mencari rekaman tiga tahun yang lalu dimana hari William sedang bertemu dengan seseorang, William memperhatikan dengan seksama, sekitar lima belas menit seorang menggunakan topeng mengotak Atik mobil William, karena orang itu menggunakan topeng William tidak bisa mengenalnya.
" kakak itu dia, apa kau mengenal Sese dengan ciri ciri tinggi, berbadan kurus seperti itu." ucap Peter dengan penasaran.
"tidak aku tidak mengenalnya, Leo bisa kau perbesar di bagian tangannya nampak ada sebuah gambar." ucap William dengan dingin.
setelah itu Leo memperbesar gambar itu, terlihat sebuah tato dua pedang yang berbentuk tanda silang, Leo juga tidak mengenal orang orang yang mempunyai tato seperti ini di kota ini, tetapi ia mempunyai orang yang memperhatikan tato yang sama di kota Amber.
" maaf William aku tidak mengenalnya, tetapi aku mempunyai seorang teman yang mempunyai tato yang sama di kota Amber." ucap Leo dengan tersenyum kepada mereka
" apa kau bisa beri tau aku alamat teman mu itu." aku akan menyuruh anggota black dragon yang ada disana untuk mencari nya ." ucap William dengan santai.
" tentu saja aku akan memberi kan nomor handphone nya kepada mu " jawab Leo dengan tersenyum.
" William bukannya orang yang datang bersama mu waktu lalu adalah Adrian Taylor siapa dia mengapa dia begitu dekat dengan mu." tanya Leo dengan penasaran.
" oh dia adalah paman ku adik dari ibuku, sebenarnya mereka bukan saudara kandung tetapi juga ibuku sudah menganggap nya seperti adik kandungnya sendiri, kakek ku hanya mempunyai dua anak dan dia adalah anak angkatnya." jawab William dengan tersenyum.
setelah itu William langsung pergi menuju tempat dimana ia mengalami kecelakaan, ia meminta Albert untuk mencari tahu siapa pelaku nya, dan jika sudah ketemu hubungi dia, selama ini ia penasaran siapa orang itu, apakah ia orang terdekat William.
di perusahaan Phoenix comporation sebuah mobil RollsRoyce Pantom berwarna putih Quinton Clara dan juga Andy Murray telah datang Quinton yang menggenakan setelan jas berwarna biru muda turun bersama Clara yang menggenakan dress berwarna hitam, disampingnya ada Andy Murray dengan setelan hitam nya memasuki kantor, Aurora young menyambut mereka dan langsung membawa mereka menuju tempat semuanya berkumpul, sesampainya di tempat meeting Freddy more langsung memperkenalkan Quinton sebagai wakil CEO yang baru semua orang di tempat langsung membungkuk kepada Quinton.
William yang berada di tepi sungai ia melihat lihat sekitar ia melihat ada beberapa kamera CC TV yang baru terpasang, saat sedang melihat lihat handphone nya berdering itu adalah panggilan dari Chelsea ia meminta yang lainnya untuk diam.
" halo sayang ada apa ." tanya William dengan tenang.
" tidak ada apa apa aku hanya memberi tahu mu bahwa sebentar lagi aku akan pergi untuk menandatangani kontrak kerja sama dengan nyonya Aurora." jawab Chelsea dengan gembira.
" baguslah jika kau ingin pergi pakai saja mobilku." ucap William dengan tersenyum.
" tidak perlu aku bisa menggunakan taksi." jawab Chelsea dengan sopan.
" baiklah kalau begitu, kau pergi dengan siapa ke sana." tanya William sambil memandangi sungai.
" aku pergi dengan ayah jadi kau tenang saja." ucap Chelsea sambil meyakinkan William.
__ADS_1
saat mereka sedang berbicara tiba tiba Jacob datang dan langsung memberi tahu Chelsea sebuah kabar buruk.
" Chelsea kakek Wilson bilang kita tidak perlu datang kesana, kakek ingin dia dan yang lainnya yang pergi kesana untuk bertemu dengan tuan muda Alexander.," ucap Jacob dengan sedikit marah, wajar jika Jacob marah biarpun bagaimana itu semua adalah kerja keras anaknya bukan mereka.
" apa kakek tidak bisa berbuat seenaknya seperti itu.' ucap Chelsea dengan marah
" kita bisa berbuat apa bagi mereka kita hanya orang luar." ucap Jacob dengan sedih
William yang mendengar itu tiba tiba menjadi marah , ia ingin sekali memukul kakek tua itu hingga mati, William langsung menenangkan istrinya, ia tidak ingin Chelsea menjadi sedih karena itu.
" sayang kau tidak perlu sedih lagipula mereka belum tentu diterima." Ucap William dengan tenang.
" baiklah kalau begitu sudah dulu , aku tau kau lagi sibuk dengan pekerjaannya mu." jawab Chelsea dengan sederhana sedih.
kakek Wilson, Hendrik , Derryl, Angela , dan juga yang lainnya telah sampai di Phoenix comporation mereka masuk kedalam dan langsung bertemu dengan resepsionis.
" ada yang bisa di bantu." tanya resepsionis dengan ramah.
" kami dari keluarga wilson kami kesini Inggris membawa kontrak kerja kita." ucap Hendrik dengan sombong.
" baik silahkan ikuti kami." jawab resepsionis dengan tersenyum.
setelah itu keluarga Wilson di bawah kesebuah ruang tunggu, saat ini Quinton sedang berbicara dengan yang lainnya saat sedang asik berbicara handphone miliknya berbunyi itu adalah panggilan dari William.
" halo kak apa kakak ipar sudah sampai." tanya Quinton dengan tersenyum.
" Quinton kau tidak perlu menemui mereka, tua bangka itu beraninya melarang istriku datang membawa kontrak kerja sama." jawab William dengan dingin.
" apa beraninya mereka, apa perlu aku mengusir mereka semua." tanya Quinton dengan marah.
" tidak perlu beri tahu asistenku tidak perlu menemui mereka, tetapi suruh seseorang untuk menerima kontrak itu. " ucap William dengan dingin.
" baik kak." jawab Quinton dengan tersenyum.
setelah itu Aurora menyuruh asistennya untuk pergi menemui keluarga Wilson , saat sedang menunggu keluarga wilson akhirnya senang karena ada juga yang datang menemui mereka, seorang wanita cantik berusia 25 tahun datang menemui mereka.
" halo apa kalian keluarga wilson, perkenalkan nama saya Wendy Shaorel ." tanya Wendy dengan dingin.
" betul kami adalah keluarga wilson, dimana nona young dan juga tuan muda Alexander." tanya Markus dengan tersenyum.
" maaf mereka tidak punya waktu untuk bertemu kalian, dimana kontrak saat ini kami sedang sibuk." tanya Wendy dengan dingin.
kakek wilson yang mendengar ini menjadi kecewa , Pedahal ia berencana untuk memikat Quinton dengan Angela Wilson, ia ingin Angela merayu Quinton agar mau mengubah 60 persen saham kerja sama menjadi atas nama mereka.
" ini kerja sama nya, kalau begitu kami pergi dulu." ucap Kakek Wilson dengan tersenyum kepada Wendy.
setelah itu mereka pergi meninggalkan tempat itu, kakek wilson sangat marah, bahkan ia ingin sekali memaksa Chelsea untuk mengubah 60 persen saham kerja sama menjadi atas nama nya.
__ADS_1