
Graham, Zayn berlutut di depan William mereka memohon untuk mengampuni anak ini, mereka berjanji akan mendidik generasi muda mereka menjadi lebih baik.
" tuan muda mohon ampuni kami, biarpun bagaimana ia masih anak muda emosi nya tidak stabil." ucap Zeyn dengan memohon.
" Bery apa yang kau lakukan cepat berlutut di depan tuan muda Alexander, jika tidak keluarga kita akan tamat." ucap Graham Dengan marah kepada adiknya.
Ken yang mendengar ini merasa ingin mati, ia tidak sangka bahwa menantu yang dianggap sampah oleh keluarga pacarnya adalah tuan muda Alexander.
" jika kau tuan muda Alexander, terus tuan Quinton itu siapa." tanya Ken dengan takut.
" oh dia adalah adikku, aku menyuruh dia untuk berpura-pura menjadi aku." jawab William dengan tersenyum.
" tuan muda maafkan aku, aku yang salah tolong tuan muda maafkan aku." ucap Ken sambil menangis kepada William.
" jika aku bukan tuan muda Alexander kau pasti tidak akan berlutut padaku, justru kau akan menghinaku." ucap William dengan dingin.
" aku mohon tuan muda maafkan aku, aku berjanji akan menjadi anjing setia mu." ucap Ken dengan memohon kepada William.
" karena kau adalah keponakan dari tuan Zayn Malik, dan juga tuan Graham, baiklah aku akan memaafkan mu, tetapi dengan satu syarat jangan beritahu ini kepada orang lain termasuk Chelsea dan keluarga wilson, jika sampai ini bocor aku akan membunuhmu.," ucap William dengan dingin.
" baik tuan muda Alexander aku janji tidak akan pernah membocorkan rahasia anda." Jawab Ken dengan senang.
setelah itu Kane dan yang lainnya pergi meninggalkan William, William saat ini sedang menikmati minuman nya, ketika sedang asik menikmati minuman nya handphone William berbunyi, itu adalah panggilan dari Frank karena acara sudah selesai Frank dan William berencana untuk pulang.
" halo Frank ada apa, apa acara sudah selesai." tanya William dengan Santai.
" sudah tuan apa tuan sudah mau pulang, saat saya sedang berada di bawah." jawab Frank dengan sopan.
" baiklah tunggu aku di sana, aku segera turun." jawab William dengan cuek.
setelah itu William langsung pergi menemui Frank, sesampainya di bawah parkiran sudah sepi tinggal tersisa beberapa mobil William melihat masih ada mobil milik keluarga wilson dan juga sebuah mobil RollsRoyce phantom berwarna biru dan juga berwarna putih, setelah itu Frank mengambil mobil nya dan langsung pergi meninggalkan hotel.
" tuan muda apakah tuan muda sedang terburu-buru." tanya Frank dengan takut.
" tidak juga memangnya ada apa." tanya William dengan santai.
" aku sedang membuat janji dengan beberapa sahabat ku, mereka adalah lulusan terbaik dari universitas terkemuka di kota ini, jika tuan muda berkenan aku ingin mengajak tuan muda untuk melihat mereka, jika tuan muda puas dengan mereka aku ingin memperkerjakan mereka di perusahaan tuan muda." jawab Frank dengan hormat.
" baiklah kita bisa kesana, lagipula ini baru jam sepuluh, aku masih punya waktu untuk minum bersama mu." ucap William dengan tersenyum.
" terimakasih tuan, baiklah kita berangkat." jawab Frank dengan senang.
setelah itu mereka pergi menuju restoran milik Frank, restoran yang cukup besar dan mewah, walaupun tidak sebesar restoran milik Richard Marx tetapi restoran ini sudah cukup mewah bagi orang biasa.
" tuan muda ini adalah restoran ku, walaupun tidak terlalu besar dan juga mewah, tetapi hidangan yang kami sajikan cukup enak." ucap Frank dengan tersenyum.
" tidak apa apa yang penting ini bisa menjadi pilihan bagi keluarga sederhana." ucap William dengan tersenyum.
setelah itu mereka masuk kedalam, mereka pergi ke sebuah ruangan VIP, disana sudah ada beberapa orang yang menunggu Frank, jika dilihat mereka semua adalah orang terpelajar.
" maaf membuat kalian menunggu lama, apa kalian sudah pesan." tanya Frank dengan tersenyum.
" kami menunggu anda bro Frank." ucap seorang pria berbadan besar.
__ADS_1
" oh iya pekenalkan ini adalah tuanku, dia adalah pemilik perusahaan ini, namanya adalah William Alexander tuan muda keluarga Alexander." ucap Frank dengan hormat.
semua orang kaget mendengar ucapan Frank, mereka segera memberi hormat kepada William, tetapi William menolak nya.
" apa aku bisa melihat dokumen kalian." ucap William dengan santai.
" Tentu saja tuan, ini dokumen saya." ucap seorang wanita dengan hormat.
" bagus jika dilihat dari dokumen kalian, kalian pantas bekerja di perusahaan ku, baiklah aku. menerima kalian semua." ucap William dengan santai.
" terimakasih tuan, pekenalkan nama saya Barbara Berlusconi, saya adalah putri dari keluarga Berlusconi." ucap Barbara dengan senang.
" keluarga Berlusconi bukannya kalian berasal dari kota Polan, kalau tidak salah keluarga kalian adalah keluarga kelas dua di kota, kalian mempunyai sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa finansial." ucap William dengan tersenyum.
" tuan benar mengapa tuan bisa tahu tentang keluarga saya." tanya Barbara dengan penasaran.
" dulu aku pernah kesana sewaktu kecil, aku pergi menemani kakekku untuk bertemu teman lamanya, dan ketika di perjalanan kami bertemu dengan seorang wanita paruh baya, aku dan kakekku mengantarkan nya ke kantor keluarga kamu." ucap William sambil mengingat masa lalu.
" biar Frank yang menempatkan posisi kalian, aku juga tidak ingin kalian memberi tahu ini kepada orang lain, jika kalian ditanya bilang saja Frank CEO kalian." ucap William dengan tersenyum.
saat sedang mengobrol dengan mereka handphone William berdering itu panggilan dari ayah mertua nya, William bingung mengapa ayahnya menelpon larut malam seperti ini, ia khawatir terjadi sesuatu di rumah.
" halo ayah ada apa .," tanya William dengan santai.
" nak apa Chelsea bersamamu, dari tadi handphone nya sulit dihubungi." kata Jacob dengan khawatir.
" apa Chelsea belum pulang, ayah tenang saja aku akan mencari Chelsea sekarang juga." ucap William dengan panik.
" baik nak jika sudah ketemu hubungi kami." ucap Jacob dengan lega.
" halo dik apa kakak ipar bersama mu." tanya William dengan panik.
" kak tadi kakak ipar bersama kami, tetapi ketika pulang ia berkata ingin menemui temannya, jadi kakak ipar berpisah dengan kami, memangnya kenapa kak." tanya Quinton dengan tersenyum.
" dia belum kembali ke rumah, aku khawatir terjadi apa apa padanya." ucap William dengan panik.
seketika William teringat dengan mobil keluarga Wilson dan juga mobil RollsRoyce phantom berwarna biru, William langsung menghubungi Freddy untuk memeriksa seluruh hotel apa istrinya masih berada di hotel.
" halo paman Freddy aku ingin paman memeriksa seluruh hotel, apa istri ku masih berada disana." ucap William dengan paniknya.
" baik tuan muda, aku akan memeriksa setiap CC TV hotel.," jawab Freddy dengan hormat.
setelah beberapa saat Freddy menghubungi William kembali.
" halo tuan muda, istri anda sedang berada dilantai lima belas, saat ini ia sedang makan malam bersama keluarga wilson dan juga keluarga Smith." ucap Freddy dengan sopan.
" baiklah awasi mereka jika sampai terjadi sesuatu kepada istri ku, aku akan membunuhmu." ucap William dengan dingin.
" baik tuan muda." jawab Freddy dengan takut.
" Frank aku pinjam mobil mu, aku harus kembali ke hotel." ucap William sambil meninggalkan mereka.
William langsung tancap gas menuju hotel, saat ini ia mengeluarkan aura membunuh yang sangat kuat, sampai-sampai stir mobil digenggam nya dengan keras, sesampainya di sana William langsung pergi menuju lift ia langsung menekan tombol lantai lima belas, saat ini didalam pikiran William hanyalah keselamatan Chelsea.
__ADS_1
direstoran lantai lima belas keluarga Wilson dan juga Chelsea sedang duduk dengan keluarga Smith, mereka membicarakan tentang bisnis sampai di mana derryl memberi kode kepada Aiden, untuk segera memulai permainan mereka.
" tuan wilson sebenarnya kami tertarik dengan kerja sama ini, tetapi ada satu syarat yang harus dipenuhi ." ucap Back Smith dengan tersenyum jahat.
" apa itu tuan Smith kami akan memenuhi syarat nya." tanya kakek wilson pura-pura tidak tahu dengan maksud tuan Smith.
"nona Chelsea anakku Aiden Smith sangat menyukai Anda, bagaimana kalau kamu menikah dengan anakku." ucap Back dengan tersenyum.
" maaf tuan Smith saat ini aku sudah mempunyai suami, dan aku mencintainya apa adanya." ucap Chelsea dengan tersenyum.
" Chelsea kau jangan memikirkan dirimu sendiri, kau juga harus memikirkan perasaan kita, saat ini perusahaan sedang mengalami masalah." ucap kakek wilson dengan membujuk Chelsea.
" tetapi maaf kek kalau soal ini aku tidak bisa membantu perusahaan, Kaka hanya ini yang mau kalian bicarakan permisi aku akan pergi." ucap Chelsea dengan dingin.
tetapi sebelum Chelsea pergi derryl sudah menangkap tangan nya dengan keras, bahkan Chelsea yang mencoba melepaskan diri dari tangan derryl tidak bisa karena biarpun bagaimana kekuatan derryl dan lebih kuat dari nya.
" Chelsea sebaiknya kau turuti permintaan tuan Smith, jika tidak mereka akan menghancurkan keluarga kita." ucap derryl dengan marah.
" lepaskan aku jika tidak aku akan menampar mu." ucap Chelsea dengan marah.
" kau ingin menampar ku baiklah silahkan, tapi Jangan salahkan aku jika aku juga menghancurkan ayah dan ibumu." jawab derryl dengan tersenyum lebar.
Chelsea yang mendengar itu langsung menjadi marah, ia langsung mengangkat kedua tangan nya tetapi dihentikan oleh sebuah tangan yang dia kenal, seketika semua orang langsung berbalik melihat siapa orang itu, semua orang kaget ternyata orang itu adalah William.
" sayang kau tidak perlu mengotori tangan mu, biar aku saja yang melakukannya."ucap William dengan tersenyum.
" sayang bagaimana bisa kau ada di sini." tanya Chelsea dengan sedikit terharu.
" lepaskan tangan istriku" ucap William dengan dingin.
" kau pikir kau siapa berani memerintah ku, kau hanya sampah yang dipungut oleh pamanku." ucap derryl dengan tersenyum bangga.
William langsung mengangkat tangan kanannya, dan langsung menampar derryl menggunakan punggung tangan nya, seketika Hendrik dan kakek wilson terkejut melihat itu, derryl yang terkena tamparan keras William langsung tersungkur di lantai.
" kau beraninya kau menampar anakku, aku akan menghancurkan mu dan juga keluarga istri mu." ucap Hendrik dengan marah, tetapi ia langsung mundur ketika wiliam menatap nya dengan dingin.
" sekali lagi kalian memaksa istriku akan aku habisi kalian semua."ucap William dengan dingin sambil membawa Chelsea meninggalkan mereka semua.
" tunggu jika kau berani melangkah satu langkah lagi, maka aku akan mengerahkan anak buah ku untuk menghabisi mu." ucap Back Smith dengan marah.
William berbalik lalu menatap Back dengan tatapan yang haus darah.
" kau pikir aku takut dengan keluarga rendahan seperti keluarga Smith, kalian hanyalah sampah di mataku." ucap William dengan tersenyum dingin kepada Back Smith.
" kau, kau pikir kau siapa berani nya menghancurkan keluarga ku, kami adalah keluarga Smith kaki tangan salah satu keluarga terkaya di negara Nordik ." ucap Aiden dengan sombong.
" beri tahu kepada majikan kalian bahwa aku tidak takut dengan mereka, maupun itu keluarga Jane, keluarga Brooke , bahkan keluarga Amstrong." jawab William dengan dingin sambil membawa Chelsea pergi dari restoran.
" sayang apa kau tidak takut dengan ancaman tuan smith." tanya Chelsea dengan khawatir kepada suaminya.
" buat apa aku takut, bahkan jika mereka datang kesini mereka semua harus berlutut di depan ku." ucap William sambil mencium kening istrinya.
tiga keluarga yang disebut William adalah salah satu dari keluarga terkaya di negara Nordik, keluarga Jean menempati posisi kesembilan, keluarga Brooke menempati posisi ketujuh, sedang kan keluarga Amstrong berada di posisi ketiga.
__ADS_1
setelah itu William mengantar Chelsea kembali ke rumah, William sudah berpesan kepada Chelsea untuk tidak memberi tahu kejadian ini kepada ayahnya, jika Jacob sampai tahu dia akan marah besar kepada keluarga wilson.