TUAN MUDA SEJATI

TUAN MUDA SEJATI
KEMBALI KE ADENVILLE


__ADS_3

William berjalan menuju pintu ruangan yang sangat besar dan juga mewah pintu ini terbuat dari kayu Lexington yang sangat bagus, William pernah melihat pintu ini di villa milik keluarga Alexander saat ia masih tinggal disana William maju dan langsung mengetuk pintu ruangan itu.


" permisi aku William Alexander boleh kah aku masuk ." tanya William dengan santai.


"masuk tidak dikunci " jawab Freddy dengan santai.


William pun masuk ke dalam ruangan itu dan dia terkejut karena apa yang ada di ruangan itu terlalu besar bahkan bukan seperti kamar hotel ini seperti rumah.ruangan itu memiliki 4 kamar pribadi , ruang keluarga yang luas bahkan masih memiliki 2 ruangan lain.


"apakah anda yang memanggil ku kesini. " tanya William kepada Freddy.


"sebenarnya bukan aku yang memanggil mu, aku hanya menjalankan tugasku. " jawab Freddy dengan gugup.


" jadi siapa yang memanggilku kesini." tanya William dengan penasaran.


tiba tiba ada sebuah suara yang tidak asing di telinga William suara yang sering ia dengar selama dua puluh dua tahun, suara yang sangat ia takuti ketika dirumah.


"aku yang memanggilmu dasar anak nakal."ucap Wayne kepada William.


William terkejut karena ayahnya Wayne Alexander juga kakeknya Zeus Alexander tiba tiba berdiri di depan matanya.


"ayah, kakek mengapa kalian ada disini. " tanya William dengan gagap.


"dasar anak nakal tentu saja untuk membawamu pulang ke rumah , ketika kau hilang 3 tahun yang lalu ibumu sangat sedih sampai sampai dia marah padaku." jawab Wayne sambil berjalan menuju William dan memeluknya.


"dari mana ayah tau aku ada disini " jawab wiliam dengan sedih.


" kau pikir keluarga kita keluarga apa ini hanya kota kecil jadi gampang menemukanmu, apa lagi tidak sembarang orang bisa menggunakan nama Alexander." jawab Wayne dengan senang.


setelah selesai memeluk ayahnya William berjalan menuju kakeknya dan langsung memeluknya dengan erat.


"kakek maafkan aku jika aku tidak pulang kerumah 3 tahun yang lalu."jawab William dengan rasa bersalah.


"tidak apa apa yang penting kau baik baik saja dan juga sehat." jawab zeus dengan senang


"ohh iya bagaimana bisa kalian tahu aku tinggal di kota ini." tanya William dengan penasaran.


"walaupun ini hanya kota kecil tetapi kita masih mempunyai banyak perusahaan dan usaha di kota ini, selain itu ayah menyuruh pamanmu untuk mencari mu kemana mana." jawab Wayne sambil tersenyum.

__ADS_1


William pun tersenyum dan bertanya kepada ayahnya "dimana ibu dan juga kak Olivia, ayah belum memberi tahu ibumu Kalau kau sudah ketemu , karena ayah ingin memastikan itu Benar kamu , sedangkan kakak mu dia pergi mengganti kan ayah pergi ke Jepang" Jawab Wayne Alexander sambil memandang Wiliam.


setelah itu Sebastian pun muncul ia langsung menyapa William " tuan muda akhirnya kami menemukan mu." ucap Sebastian dengan senang.


" paman jangan panggil aku tuan muda biarpun bagaimana anda adalah pamanku" jawab William


"baiklah kalau begitu mari kita kembali ke rumah , Sebastian siapkan mobil kita akan menuju bandara." jawab Zeus dengan senang.


"maaf kakek aku belum bisa pulang sekarang. " jawab William dengan tersenyum.


"memangnya kenapa apa kau tidak ingin berkumpul bersama keluarga kita lagi." tanya zeus dengan penasaran.


"bukan nya tidak ingin tetapi aku tidak bisa pergi meninggalkan istriku." jawab wiliam Dengan tersenyum.


"apa kau sudah menikah, mengapa kau tidak mengundang kami dan juga tidak memberi tahu ayahmu." ucap wayne Alexander dengan marah.


"bukannya aku tidak ingin memberi tahukan ayah tetapi aku ingin merahasiakan identitas Ku kepada mereka." jawab William dengan santai.


"dari keluarga mana dia aku ingin bertemu dengan menantuku, dan siapa namanya" tanya Zeus dengan penasaran.


"dari Keluarga Wilson, namanya Chelsea wilson dia wanita yang baik mencintaiku apa adanya." jawab William dengan gugup.


" William jangan jangan itu adalah kamu." tanya Wayne dengan dingin kepada William.


"itu benar itu adalah aku." jawab Wiliam sambil tertunduk.


Wiliam tahu dia tidak bisa berbohong kepada mereka bertiga karena mereka bukan orang biasa


Zeus Alexander pernah dijuluki sebagai dewa Odin Nordik, sedangkan ayahnya Wayne Alexander dijuluki sebagai Dewa bisnis Nordik ,dan sedangkan Sebastian Alexander dijuluki sebagian dewa strategis Nordik. di keluarga Alexander terdapat enam orang yang dijuluki dewa Nordik dan salah satunya adalah William Alexander.


Wayne marah dan ingin segera pergi ke rumah Keluarga Wilson untuk membunuh mereka semua karena telah berbuat jahat kepada anak kesayangannya.


" beri tahu ayah Dimana rumah keluarga Wilson ayah akan menyuruh beberapa orang untuk membalas mereka" tanya Wayne Alexander dengan mata yang Dingin dan niat membunuh yang kuat, sampai sampai William dan Sebastian gemetar ketakutan.


" aku rasa tidak perlu aku berterima kasih ayah masih khawatir denganku tetapi aku tidak ingin orang lain yang memberi mereka pelajaran aku ingin aku sendiri yang Melakukannya.


3 tahun yang lalu William merupakan jendral perang black dragon orang ketiga tertinggi di dunia bawah.

__ADS_1


bahkan William pernah membunuh seseorang hanya menggunakan sebuah pensil, tetapi karena sebuah perang dengan rival keluarganya William mengalaminya kecelakaan yang dimana membuat mobil Ford Mustang GT kesayangannya jatuh ke sungai .


karena merasa kejadian itu bukanlah karena kecelakaan melainkan karena sabotase , William memutuskan untuk bersembunyi sampai dia bisa menemukan dalang dibalik semua ini.


Hingga sampai William bertemu dengan Chelsea wilson dan menikahi nya , dan setelah menikah William memutuskan untuk pensiun dari dunia bawah.


"baiklah kalau begitu , ayah akan membiarkanmu tetap disini, tetapi dengan satu syarat." ucap Wayne sambil memainkan handphone jadul miliknya.


" apa syarat nya akan aku penuhi. "jawab William dengan penasaran.


" kau harus berkunjung ke rumah kita terserah kapan kau waktu tetap ingat kau harus datang." Jawab Wayne Alexander dengan nada dingin.


" baiklah aku aku akan meminta ijin kepada istri dan juga mertuaku." jawab William.


"baiklah aku tunggu kabar darimu malam ini , jika kau tidak memberi kabar malam ini aku akan kembali dan mematahkan semua tulang mu." jawab Wayne dengan niat membunuh yang besar.


setelah selesai berbicara dengan semua orang Wayne Alexander menjadi lapar Dengan cepat dia menyuruh Freddy menyiapkan ruangan untuk mereka makan siang bersama.


" baik tuan Alex akan aku sediakan " jawab Freddy , setelah itu dia pergi untuk menyiapkan ruangan untuk mereka makan .


sambil menunggu Freddy Wayne bertanya kepada Sebastian " Sebastian aku ingin kau mencari tahu perusahaan apa yang terbesar dan juga memberikan penghasilan tertinggi di kota ini " tanya Wayne kepada adiknya.


" baik kak akan aku cari tahu " jawab Sebastian.


tidak sampai lima menit Sebastian melapor


" kak perusahaan Terbesar disini adalah Phoenix comporation perusahaan ini memiliki penghasilan 350 miliar dolar per tahunnya dan juga banyak beberapa keluarga kelas tiga sampai kelas satu didanai oleh perusahaan ini." ucap Sebastian dengan tersenyum.


Wayne berkata " beli perusahaan itu aku ingin itu menjadi milik William. " perintah Wayne kepada adiknya.


" baik kak " jawab Sebastian


" ayah, ayah tidak perlu Melakukan itu bukannya kita masih mempunyai banyak perusahaan di kawasan ini. " jawab wiliam dengan marah.


" William kau memang benar tetapi semua perusahaan kita ini hanya lah perusahaan perusahaan kecil sedangkan usaha usaha yang lainnya kita hanya memiliki 6 hotel bintang lima di kota ini dan juga beberapa vila dan juga lahan anggur dan perkebunan lainnya, perusahaan ini cukup bagus mereka bekerja di segala bidang seperti kontruksi bangunan, jalan , jembatan bahkan mereka memiliki beberapa saham di mall-mall besar di kota ini " Jawab Wayne dengan nada senang.


" ayahmu benar William kau harus belajar cara memimpin sebuah perusahaan besar walaupun perusahaan ini tidak sebesar Alexander group tetapi perusahaan ini adalah yang terbesar di kota ini." sambung Zeus dengan dingin.

__ADS_1


" baiklah jika itu keinginan ayah dan kakek." jawab William dengan tersenyum.


William tidak menyangka akan menjadi CEO di Phoenix comporation beberapa hari yang lalu istrinya pernah berkata padanya bahwa kakek wilson sedang mengajukan kontrak kerja sama dengan Phoenix comporation, tetapi mereka ditolak begitu saja oleh manajer CEO mereka, ini adalah kesempatan bagi William untuk mengangkat derajat istri dan juga ayah mertuanya.


__ADS_2