TUAN MUDA SEJATI

TUAN MUDA SEJATI
KEKEJAMAN NIEL AMSTRONG


__ADS_3

William dan Jacob sedang berada di balkon mereka mulai bercerita satu sama lain Jacob bercerita tentang masa kecil nya tentan bagaimana ibunya menyayanginya, ia masih ingat tentang semua itu tetapi setelah ibunya meninggal ia merasa bahwa ayahnya membencinya, William yang mendengar itu merasa kasihan dengan ayah mertuanya.


" Ayah tenang saja mulai sekarang tidak akan ada yang berani menghina kalian, jika orang itu menyakiti kalian aku akan membuat orang itu merasakan apa yang lebih buruk dari kematian." ucap William dengan dingin.


" William aku ingin kau berjanji bahwa kau akan melindungi anakku.," Tanya Jacob dengan serius.


" Aku janji bukan hanya melindungi nya walaupun nyawaku taruhannya." Jawab William dengan tersenyum.


" Kapan kapan ayah ingin kau menemaniku untuk pergi memancing bersama." tanya Jacob dengan tersenyum.


" Baiklah aku akan menemani ayah untuk memancing." Jawab William dengan tersenyum.


setelah mendengar perkataan william Jacob pergi menuju kamarnya ia merasa mengantuk sedangkan William ia tinggal seorang diri di balkon ruang keluarga, sedangkan di rumah keluarga Smith Back dan juga Aiden sedang bersiap siap menuju suatu tempat bukan hanya mereka berdua tetapi beberapa pengawal juga sedang bersiap siap, Aiden sedang duduk di sebuah sofa mewah yang terletak di ruang keluarga mereka sedangkan Back ia sedang menikmati secangkir kopi.


" ayah ini sudah waktunya ayo kita pergi menjemput mereka." ucap Aiden dengan tersenyum.


" baiklah mari kita pergi." ucap beck sambil berdiri dan langsung menuju ke depan rumah.


rombongan Niel telah sampai di villa milik Stuart Niel langsung turun dari mobilnya dan langsung menuju ruang tengah disana sudah ada Stuart dan beberapa anak buahnya yang menemaninya ketika Niel sampai mereka langsung berdiri dan membungkuk kepadanya, beberapa anak buah Niel masuk membawa Burke Hors dan juga teman-temannya Stuart yang melihat ini langsung bertanya kepada Eren mengapa mereka di bawah Kesini.


" Eren ada apa ini mengapa mereka di bawah kemari, bukannya anak ini putra dari keluarga Horse mengapa ia ada disini." tanya Stuart dengan dingin.


" maaf tuan mereka mencari masalah dengan tuan muda Amstrong bahkan anak yang bermarga horse ini mengancam tuan muda Amstrong." jawab Eren dengan dingin.


Stuart yang mendengar ini langsung menjadi marah ia menyuruh anak buahnya untuk membangun kan mereka, sementara Niel ia sedang bersandar di sofa sambil menghisap rokok nya, Beberapa saat kemudian sebuah mobil Audi A6 datang ke villa milik Stuart itu adalah mobil milik ayah Burke ia adalah Fraser Horse ia datang bersama beberapa anak buahnya, Fraser berjalan menuju pintu tetapi dihentikan oleh penjaga mereka bertanya apa mereka sudah membuat janji terlebih dahulu, Fraser menjawab bahwa ia dipanggil oleh tuan Eren kemari .


penjaga menyuruh nya untuk tetap di depan salah satu dari mereka masuk kedalam dan memberi tahu Stuart bahwa tuan Horse sudah ada didepan, Stuart menyuruh penjaga untuk membawa nya kemari, salah satu anak buah Stuart maju dan langsung menampar mereka berenam hingga sadarkan diri ketika bangun burke langsung meronta karena tangan dan kedua kakinya telah diikat oleh anak buah Stuart.


" lepaskan aku atau tidak aku akan menyuruh paman Jhon untuk membunuh kalian semua." ucap burke dengan marah.


Stuart maju dan langsung menampar nya bahkan ia juga menginjak mukanya hingga hidung dan mulutnya mengeluarkan darah yang sangat banyak.


" kau pikir aku takut dengan Jhon bahkan jika Jhon datang menyelamatkan mu ia harus berlutut di hadapan ku." ucap Stuart dengan dingin.


setelah beberapa saat Ayah burke datang ia melihat putranya yang sedang dipukuli oleh Stuart, Fraser segera menghampiri Stuart dan mulai berbicara dengannya.


" tuan Stuart lama tidak berjumpa bagaimana kabarmu." tanya Fraser dengan tersenyum.


" sebenarnya tadi aku baik baik saja tetapi semenjak aku mendengar apa yang anakmu lakukan terhadap tuanku aku menjadi tidak baik." ucap Stuart dengan dingin.


" tuan Stuart aku mohon untuk perilaku anakku jangan dimasukkan ke dalam hati wajar ia masih muda tempramen nya belum stabil." ucap Fraser dengan tersenyum.


" jadi kau ayah dari anak ini, anak mu telah berani bertindak sombong di depan ku selama aku hidup tidak ada yang berani berbuat sombong di depan ku tetapi anakmu berani melakukan itu di depan ku." ucap Niel dengan dingin.


" jadi anda orang yang telah disinggung oleh anakku aku mohon lepaskan anakku aku akan memberikan limapuluh juta dolar kepada mu jika kau mau melepaskannya." ucap Fraser dengan tersenyum.


Niel berdiri dari sofa dan langsung berjalan menuju Fraser tanpa banyak bicara ia langsung menampar Fraser." kau pikir aku kekurangan uang apa kau menghinaku." ucap Niel dengan dingin.

__ADS_1


beberapa anak buah Fraser mencoba maju untuk menyerang Niel tetapi mereka tidak berani bergerak karena anak buah Stuart sudah memegang senjata dan menodongkan kepada mereka, anak buah Fraser tidak membawa senjata sama sekali mereka datang kemari hanya dengan tangan kosong, Fraser yang menerima tamparan dari Niel langsung menjadi marah ia langsung ingin menyerang Niel tetapi sebelum ia sempat menyerang Niel sudah menendang nya hingga terlempar ke belakang.


" dasar orang tua bodoh kau pikir kau bisa menyentuh ku jangan pikir aku akan mengasihani kalian." ucap Niel dengan dingin.


tetapi sebelum Niel membunuh Fraser Stuart datang dan menghentikan nya Niel yang melihat Stuart menghentikan nya langsung menarik kerah baju Stuart " apa kau ingin mati minggir atau aku akan membunuhmu." ucap Niel dengan dingin.


Stuart yang mendengar perkataan Niel menjadi gugup ia segera berbisik kepada Niel tentang rencana nya." tuan muda kita bisa menggunakan mereka untuk menyerang tuan muda Alexander." ucap Stuart berbisik di telinga Niel.


Niel yang mendengar itu langsung tertawa ia tidak sangka bahwa orang ini lumayan pintar ia pun kembali menjadi tenang ia menghampiri Fraser Niel menarik dasinya." aku ingin kau bekerja untuk ku aku akan memberikan apa yang kau inginkan jika kau berhasil melakukan perintah ku, tetapi jika kau menolak atau gagal aku akan membunuhmu dan juga seluruh keluarga mu." ucap Niel dengan tersenyum.


Fraser yang mendengar itu langsung bertanya."memangnya apa yang kau inginkan jika kami sanggup akan kami lakukan." tanya Fraser dengan penasaran.


" aku ingin kau menghabisi orang yang bernama William aku akan mengirimkan foto nya kepada mu." jawab Niel dengan tersenyum.


" memangnya siapa orang ini mengapa kau ingin aku menghabisi nya." tanya Fraser dengan tersenyum.


" kau cukup lakukan tugasmu jika kau bersedia aku akan memberikan seratus juta dolar kepada mu jika kau berhasil aku akan menambahkan jumlah nya sebanyak sepuluh miliar dolar." jawab Niel dengan tersenyum.


" baiklah aku bersedia." jawab Fraser dengan tersenyum.


" Stuart berikan dia uang seratus juta dolar bawah anak itu kerumah sakit." ucap Niel sambil meninggalkan mereka.


" baik tuan Eren lakukan." jawab Stuart sambil menyuruh Eren mengirimkan uang itu.


Niel telah sampai dikamar nya ia langsung berganti pakaian ia menggunakan kimono mandi dan langsung pergi ke bathtub ia memesan sebotol wiski untuk ia minum di kamar mandi, pelayan datang membawa kan wiski dan juga segelas air putih setelah itu pelayan pergi.


" tuan muda aku sudah mencari tahu tentang orang ini nampaknya ia berasal dari kota Amber." kata Pablo dari SMS.


William yang mendengar itu langsung kaget ia rasa ini adalah salah satu dari keluarga terkaya di negara Nordik" cari tahu siapa dia cari dia bawa dia hidup hidup ke hadapanku." perintah William kepada Pablo.


setelah selesai minum ia kembali kekamar ia langsung berbaring di tempat tidur setelah menunggu beberapa saat akhirnya ia tertidur pulas sampai-sampai ia bangun sedikit kesiangan, Chelsea sudah tidak ada disampingnya William bangun dan langsung pergi menuju kamar mandi ia langsung mandi dan bersiap siap untuk berangkat ke kantor, Chelsea sudah menyiapkan makanan untuknya William langsung makan dan langsung pergi meninggalkan apartemen.


saat didalam mobil Peter menghubungi nya." halo ada apa." tanya William dengan dingin.


" kak aku Andy dan juga Derby akan pergi ke rumah keluarga Wilson apa ada yang kakak tambahkan." jawab Peter dengan ramah.


" tidak ada." jawab William singkat.


Peter merasa ada yang kakaknya sembunyikan dari mereka tetapi ia tidak berani bertanya kepada kakaknya ia takut kakaknya akan memarahinya, tanpa pikir panjang mereka bertiga langsung pergi menuju rumah keluarga Wilson, sedangkan William ia menghubungi Frank apakah ia sedang berada di kantor jika ia William akan kesana untuk menemuinya Frank menjawab kalau saat ini ia sedang berada di kantor William segera kesana.


beberapa menit kemudian William sampai ia langsung menuju keruangan Frank William masuk dan langsung menyapa Frank" bagaimana kabarmu apakah ada perkembangan dengan perusahaan ini." tanya William dengan tersenyum.


" aku Baik baik saja tuan muda sedangkan untuk perusahaan sedang berkembang pesat bahkan beberapa perusahaan kecil mulai bekerja sama dengan kita, mereka mempercayakan kita untuk mengurus interior baru mereka, keluarga Malik juga mempercayai Kita untuk menata interior bar yang akan segera mereka buka." jawab Frank dengan sopan.


" baguslah aku berencana akan memberikan kantor ini kepada istriku aku ingin kau membantu dia ketika dia bekerja disini." ucap William dengan santai.


" baik tuan aku akan mengurus semuanya aku akan mengurus semua dokumen tentang pengalihan perusahaan ini." jawab Frank dengan hormat.

__ADS_1


" baguslah Minggu depan adalah ulang tahun istriku aku ingin kau datang bawa pacarmu juga supaya aku bisa mengenalnya ." kata William dengan tersenyum.


" baik tuan muda aku akan datang." jawab Frank dengan sopan.


" kalau begitu aku pergi dulu, oh iya aku ingin kau mencari tahu tentang keluarga wilson dan aku ingin kau mencari tahu tentang ayah kandung ayah mertuaku." tanya William dengan santai.


" baik tuan muda apapun yang tuan muda perintah akan aku lakukan." jawab Frank dengan hormat.


setelah itu William langsung pergi meninggalkan ruangan Frank Frank ingin mengantar nya sampai di depan tetapi William menolaknya William takut pekerjaan Frank terganggu, setelah sampai didepan William langsung masuk kedalam mobil dan langsung meninggalkan kantor barunya yang bernama Wichel group, Wichel adalah singkatan dari nama William dan juga Chelsea William sengaja'memilih nama ini karena ia berencana untuk mengelola ini bersama istrinya.


beberapa saat kemudian William tiba di Phoenix comporation William langsung pergi menuju ruangannya sesampainya disana ia menghubungi Quinton agar ke ruangan nya sekarang juga ia juga menyuruh Aurora untuk datang keruangan nya beberapa saat kemudian mereka berdua datang secara bersamaan.


" kak ada apa kakak memanggilku apa ada yang ingin aku bantu." tanya Quinton dengan tersenyum.


" aku dengar kemarin kau mencariku untuk menandatangani sesuatu memangnya apa itu." tanya William dengan tersenyum.


" oh iya aku hampir lupa ini adalah laporan dari keluarga Malik mereka mengirimkan ini kemarin sore sebagai pemilik empat puluh persen dari perusahaan kontruksi mereka kakak perlu menandatangani ini juga." ucap Quinton dengan tersenyum.


" baiklah akan aku tandatangani, setelah aku tandatangani aku ingin kau membawa ini kembali kepada mereka." ucap William sambil memerintahkan Aurora.


" baik CEO Alexander aku akan mengantarkan ini ke perusahaan milik keluarga Malik ." ucap Aurora dengan tersenyum.


saat sedang membahas ini telepon William berdering itu adalah panggilan dari Nola Malik putri Zayn Malik William mengangkatnya terdengar suara Nola sangat khawatir" halo tuan muda maaf mengganggu anda saat ini di villa kami sedang kedatangan perwakilan dari keluarga Jean mereka mengancam ayahku jika ayahku tidak menjual perusahaan kontruksi milik kami maka mereka akan menghancurkan keluarga kami bahkan mereka mulai bertindak kasar terhadap kami." ucap Nola dengan sedikit khawatir.


" sebaiknya kalian tenang tunggu aku akan kesana sekarang juga." ucap William tetapi belum sempat dijawab oleh Nola telepon seperti direbut oleh seseorang.


" kak ada apa apa terjadi sesuatu kepada keluarga Malik." tanya Quinton dengan penasaran.


" Quinton aku ingin kau pergi ke rumah villa keluarga Malik saat ini keluarga Jean sudah menampakkan diri mereka tidak menganggap kita ada disini." ucap William dengan dingin.


" baik kak aku akan kesana." ucap Quinton dengan dingin.


" baiklah aku percayakan padamu aku tidak bisa menampakkan diri disana karena aku yakin keluarga Smith pasti ada disana membantu keluarga Jean untuk menyerang keluarga Malik jika mereka mengetahui ku Chelsea akan mengetahui identitas ku." ucap William dengan dingin.


setelah itu Quinton pergi meninggalkan kantor ia pergi menuju mobil McLaren Sena miliknya setelah itu ia pergi melaju dengan cepat menuju villa mewah keluarga Malik, William menghubungi Richard dan juga Jhon Hart untuk membawa pasukan sebanyak mungkin menuju villa keluarga Malik untuk membantu Quinton, sedangkan Peter, Andy Murray,dan Derby Romero mereka bertiga sudah tiba di depan villa milik keluarga Wilson mereka langsung masuk tanpa mengetuk pintu.


di ruang keluarga keluarga Hendrik beserta istri dan juga anak-anaknya sedang berbicara dengan suami Tanya Wilson yang baru kembali dari Adenville ia bekerja disana disalah satu perusahaan textile industry di kota Adenville sedangkan anaknya ia bekerja di salah satu perusahaan real estate di kota Adenville ia menjabat sebagai ketua HRD, ketika mereka sedang asyik berbincang Peter masuk mengagetkan mereka semua.


" tuan muda Peter ada apa anda kemari." tanya derryl dengan tersenyum.


" aku kemari hanya untuk mengambil mobil yang telah kakakku berikan kepada nyonya Chelsea karena nyonya Chelsea tidak bekerja di perusahaan kalian lagi maka kami akan menarik semua fasilitas yang telah kami berikan." ucap Peter dengan dingin.


semua keluarga Wilson terkejut mendengar ucapan Peter apalagi Angela ia tidak mau memberikan mobil itu ia berencana menggunakan mobil itu untuk pergi ke gedung pertunangannya.


" maaf tuan Peter bukannya tidak baik meminta apa yang sudah anda berikan kepada orang lain." ucap Angela dengan tersenyum.


" kalian pikir kakakku memberikan itu kepadamu surat surat mobil itu masih atas nama kami dari pada memberikan itu kepada kalian lebih baik kami membakar mobil itu." ucap Peter dengan tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2